JAKARTA - Perjalanan Polytron Fox 500 mudik motor listrik kembali menjadi sorotan setelah seorang pengguna melakukan uji coba perjalanan jarak jauh dari Jakarta menuju Jawa Tengah. Dalam perjalanan tersebut, motor listrik ini digunakan untuk menempuh rute Pantura dengan kondisi nyata, termasuk hujan, kemacetan, hingga kebutuhan pengisian daya di SPKLU PLN.
Uji coba Polytron Fox 500 mudik motor listrik ini dilakukan dengan gaya berkendara realistis, bukan hemat ekstrem, melainkan kombinasi kecepatan normal di kisaran 60 km/jam serta membawa beban penumpang dan barang. Sepanjang perjalanan, pengendara beberapa kali harus berhenti di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di wilayah Cirebon, Brebes, hingga Pekalongan untuk mengisi daya baterai.
Menariknya, pengalaman Polytron Fox 500 mudik motor listrik ini juga memperlihatkan bagaimana infrastruktur SPKLU PLN mulai mendukung perjalanan jarak jauh. Bahkan di beberapa titik, fasilitas pengisian daya sudah menyerupai rest area lengkap dengan AC, toilet, hingga tempat istirahat layaknya “hotel mini” bagi pengendara motor listrik yang sedang melakukan perjalanan jauh.
Perjalanan Mudik dengan Polytron Fox 500
Dalam perjalanan yang didokumentasikan, Polytron Fox 500 digunakan untuk perjalanan mudik dengan kondisi baterai penuh di awal perjalanan. Rute yang ditempuh meliputi Jakarta, Bekasi, Karawang, Cirebon, Brebes, hingga Pekalongan. Pengendara juga menghadapi kondisi jalan Pantura yang padat serta rusak di beberapa titik, sehingga konsumsi daya baterai cukup fluktuatif.
Selama perjalanan, mode berkendara yang digunakan lebih banyak di posisi Drive (D) dan Eco, dengan kecepatan rata-rata 50–60 km/jam. Pada kondisi tertentu, sistem motor listrik juga secara otomatis membatasi tenaga ketika baterai mulai rendah untuk menjaga efisiensi daya.
Pengalaman Ngecas di SPKLU PLN
Salah satu momen penting dalam uji coba ini adalah proses pengisian daya di SPKLU PLN. Pengguna melakukan pengisian di beberapa titik, termasuk Cirebon dan Brebes. Proses charging dilakukan dengan sistem token maupun scan aplikasi PLN Mobile.
Baca Juga: 7 Rekomendasi HP 5G NFC Murah 2026 Paling Worth It, Mulai 2 Jutaan Spek Gahar Bikin Kaget!
Durasi pengisian rata-rata berkisar 1–2 jam hingga baterai kembali penuh. Menariknya, biaya yang dikeluarkan untuk satu kali pengisian penuh hanya sekitar Rp6.000–Rp8.000, tergantung konsumsi kWh. Dalam pengujian ini, motor tercatat hanya membutuhkan sekitar 2 kWh dari kondisi kosong hingga penuh.
Biaya dan Efisiensi Polytron Fox 500
Dari sisi efisiensi, Polytron Fox 500 mudik motor listrik menunjukkan konsumsi energi yang cukup ekonomis. Dengan estimasi 1 kWh setara sekitar Rp3.000, maka biaya perjalanan jauh bisa ditekan jauh dibandingkan motor berbahan bakar bensin.
Selain itu, fitur aplikasi Polytron juga membantu pengendara dalam mencari SPKLU terdekat, memantau kondisi baterai, hingga melihat rute mudik yang sudah terintegrasi dengan Google Maps. Hal ini membuat perjalanan jarak jauh menjadi lebih terencana dan aman.
Baca Juga: 7 HP Baterai 7000 mAh Terbaik 2025: Dari iQOO Z10 5G Hingga Realme 15 5G, Tahan 2 Hari Tanpa Ngecas!
Kesimpulan
Dari hasil uji coba ini, Polytron Fox 500 terbukti mampu digunakan untuk perjalanan mudik jarak menengah dengan catatan harus memperhitungkan titik pengisian daya. Dengan infrastruktur SPKLU yang terus berkembang, motor listrik ini mulai menunjukkan potensi sebagai alternatif kendaraan mudik masa depan.
Meski demikian, pengguna tetap disarankan untuk merencanakan perjalanan dengan matang, terutama terkait jarak antar charging station agar tidak kehabisan daya di tengah jalan.
Editor : Divka Vance Yandriana