JAKARTA - Pasar motor listrik Indonesia kembali diramaikan dengan kehadiran motor listrik baru bergaya retro dari Indomobil E-Motor. Dalam ajang Indonesia Motorcycle Show (IMS) 2026, Indomobil resmi memperkenalkan motor listrik Indomobil Cutie yang hadir dalam dua varian, yakni QT standar dan QT Pro.
Motor listrik Indomobil Cutie langsung mencuri perhatian pengunjung berkat desainnya yang klasik modern ala skuter Eropa. Bentuk lampu depan bulat dengan projector LED dan DRL membuat tampilannya terlihat premium meski dibanderol dengan harga terjangkau.
Kehadiran motor listrik Indomobil ini juga menjadi sorotan karena menawarkan fitur modern seperti NFC keyless system, panel instrumen full digital, hingga reverse mode yang biasanya hadir di motor listrik kelas lebih mahal.
Desain Retro Jadi Daya Tarik Utama
Secara tampilan, Indomobil Cutie mengusung desain skuter retro dengan sentuhan modern. Lampu depan berbentuk bulat dipadukan aksen chrome di beberapa bagian bodi membuat motor ini terlihat elegan dan stylish.
Pada bagian depan, motor ini sudah menggunakan lampu projector LED lengkap dengan DRL. Lampu sein diletakkan terpisah di sisi kanan dan kiri bodi depan, sementara fitur hazard juga sudah tersedia.
Bagian stang dibuat cukup tinggi sehingga memberikan posisi berkendara yang nyaman. Dek kaki dibuat rata dan luas sehingga cocok digunakan untuk kebutuhan harian maupun membawa barang bawaan.
Varian QT Pro tampil lebih mencolok dengan konsep two tone color atau dua warna. Sementara varian standar hadir dengan warna solid yang lebih simpel.
Fitur Modern, Bisa Nyala Pakai NFC
Salah satu fitur unggulan motor listrik Indomobil Cutie adalah penggunaan NFC keyless system. Pengendara cukup menempelkan kartu NFC ke panel motor untuk menyalakan kendaraan tanpa perlu menggunakan anak kunci.
Selain itu, panel instrumen motor ini juga sudah full digital dengan tampilan informasi lengkap mulai dari indikator baterai, mode berkendara, hingga speedometer.
Di bagian setang kanan tersedia tombol mode berkendara 1, 2, dan 3 yang berfungsi seperti perpindahan gigi pada motor biasa. Ada juga tombol reverse mode untuk membantu manuver mundur saat parkir.
Sementara pada bagian kiri terdapat tombol lampu jauh-dekat, sein, klakson, dan tombol parkir.
Jarak Tempuh Hingga 130 Kilometer
Indomobil menghadirkan dua pilihan varian pada motor listrik Cutie. Untuk varian standar QT menggunakan satu baterai dengan jarak tempuh maksimal sekitar 70 kilometer dalam sekali pengisian daya.
Sedangkan QT Pro menggunakan dua baterai sehingga mampu menempuh jarak hingga 130 kilometer. Perbedaan lainnya terdapat pada desain warna bodi yang dibuat lebih premium dengan kombinasi dua warna.
Motor listrik ini juga menggunakan dinamo berkekuatan 2.000 watt yang cukup untuk penggunaan harian di area perkotaan. Penggunaan roda ring 12 membuat tampilannya terlihat padat dan proporsional.
Bagasi Luas dan Tetap Nyaman untuk Boncengan
Meski dimensinya tergolong compact, Indomobil Cutie tetap menawarkan kenyamanan. Jok dibuat panjang dan cukup lebar sehingga masih nyaman digunakan berboncengan.
Bagasi di bawah jok juga tergolong luas. Helm half face bahkan bisa masuk ke dalam kompartemen penyimpanan tersebut. Selain itu tersedia storage tambahan di bagian depan untuk menyimpan barang kecil atau menggantung kantong belanja.
Saat dicoba langsung di area test ride IMS 2026, motor listrik ini terasa ringan dan nyaman dikendarai. Posisi duduk cukup ergonomis dengan dek kaki lega sehingga pengendara bisa lebih rileks saat berkendara.
Harga Motor Listrik Indomobil Cutie
Soal harga, motor listrik Indomobil Cutie menjadi salah satu yang paling menarik perhatian di IMS 2026. Varian QT standar dibanderol sekitar Rp15 jutaan, sedangkan QT Pro dijual sekitar Rp18 jutaan.
Baca Juga: Motor Listrik Tailing F5 Resmi Meluncur, Jarak Tempuh 100 Km dan Kecepatan 70 Km/Jam Jadi Andalan
Dengan harga tersebut, Indomobil menawarkan kombinasi desain retro modern, fitur lengkap, serta jarak tempuh yang cukup jauh untuk penggunaan harian.
Kehadiran Indomobil Cutie diprediksi bakal menjadi pesaing serius di segmen motor listrik entry level di Indonesia, terutama bagi konsumen muda yang menginginkan kendaraan listrik stylish namun tetap terjangkau.
Editor : Dyah Wulandari