TRENGGALEK NJENGGELEK - Masalah pada motor listrik kembali menjadi sorotan setelah seorang pengguna mengeluhkan gangguan serius pada Polytron Fox 350 miliknya.
Keluhan itu muncul dalam video unggahan YouTube kanal Koni Mura yang memperlihatkan bagaimana ECU Polytron Fox 350 mendadak menyala tanpa kode error saat motor digunakan di jalan.
Gangguan tersebut membuat speedometer tidak berfungsi dan mode berkendara D maupun S tidak muncul di panel indikator.
Bahkan, motor disebut seperti mengalami pembatasan tenaga dan hanya mampu melaju sekitar 20 kilometer per jam.
Pemilik motor mengaku awalnya menduga kerusakan berasal dari soket dashboard yang longgar.
Dugaan itu muncul setelah pemeriksaan awal di Service Center Polytron Bandung menyebut komunikasi data dari baterai menuju dashboard mengalami delay.
“Katanya dari soket yang kendor. Tapi setelah pulang, ECU menyala lagi tanpa kode error,” ungkap pemilik motor dalam videonya.
Masalah ECU Polytron Fox 350 itu pun membuat motor kembali dibawa ke bengkel resmi untuk pemeriksaan lanjutan.
Teknisi membongkar area bawah jok hingga bagian depan motor demi mencari sumber kerusakan.
Dugaan Gangguan Baterai dan Sistem Kelistrikan
Dalam proses pemeriksaan, teknisi sempat menjelaskan bahwa lampu ECU menyala belum tentu disebabkan soket longgar saja.
Ada kemungkinan lain yang berasal dari sistem baterai atau komunikasi data elektronik motor.
Menurut penjelasan teknisi, keterlambatan pengiriman data antara baterai dan dashboard bisa memicu indikator ECU aktif tanpa memunculkan kode error tertentu.
Hal inilah yang kemudian membuat proses diagnosis menjadi cukup rumit. Sebab, saat dilakukan pengecekan di bengkel, masalah sempat hilang dan tidak muncul kembali selama pengujian berlangsung.
Namun setelah motor digunakan pulang sejauh sekitar tujuh kilometer, indikator ECU kembali menyala. Kondisi itu membuat pemilik motor mengaku kecewa karena masalah belum benar-benar terselesaikan meski motor sudah diperiksa selama lebih dari empat jam.
Antrean Service Center Jadi Sorotan
Selain masalah teknis, pemilik Polytron Fox 350 juga menyoroti pelayanan antrean di Service Center Polytron Bandung. Ia mengaku sempat ditolak petugas keamanan karena antrean servis disebut sudah penuh sejak pagi.
Padahal menurutnya, masalah ECU menyala merupakan kondisi darurat yang seharusnya mendapat pemeriksaan awal terlebih dahulu.
Pemilik motor mengatakan dirinya datang sejak pukul 10 pagi tetapi baru mendapatkan penanganan sekitar pukul 15.30 WIB. Pada hari berikutnya, kejadian serupa kembali terjadi ketika ia datang lebih pagi namun tetap memperoleh nomor antrean belakang.
Ia juga mengungkap dugaan adanya “titipan” antrean karena beberapa pengguna lain disebut bisa langsung mendapat nomor lebih depan meski baru datang.
Keluhan tersebut langsung memicu perhatian warganet, terutama pengguna motor listrik yang mulai mempertanyakan kualitas penanganan servis kendaraan listrik di Indonesia.
Polytron Siapkan Motor Pengganti
Sebagai solusi sementara, pihak Service Center Polytron Bandung akhirnya menawarkan unit pengganti agar motor pengguna dapat ditahan lebih lama untuk pemeriksaan menyeluruh.
Motor Polytron Fox 350 tersebut rencananya akan diinapkan di bengkel resmi guna dilakukan pengecekan lebih detail terkait sumber gangguan ECU dan sistem elektroniknya.
Langkah itu diambil karena kerusakan tidak selalu muncul saat proses pemeriksaan berlangsung di bengkel.
Kasus ini menjadi perhatian karena Polytron Fox 350 merupakan salah satu motor listrik yang cukup populer di pasar Indonesia. Motor ini dikenal memiliki desain modern serta fitur digital yang lengkap.
Namun munculnya masalah ECU tanpa kode error membuat sebagian pengguna mulai khawatir terhadap kestabilan sistem elektronik kendaraan listrik, terutama yang berkaitan dengan komunikasi baterai dan dashboard.
Hingga kini, belum ada penjelasan resmi dari pihak Polytron terkait penyebab pasti gangguan ECU Polytron Fox 350 yang dialami pengguna tersebut.
Editor : Muhamad Ahsanul Wildan