JAKARTA - Motor listrik Smooth Zuzu mulai mencuri perhatian publik otomotif Indonesia. Desainnya yang sangat mirip Vespa membuat motor listrik ini ramai dibicarakan di media sosial hingga komunitas pecinta skuter klasik. Tidak sedikit yang menyebut Smooth Zuzu sebagai “Vespa listrik versi murah” karena tampilannya yang retro, stylish, namun dibanderol jauh lebih terjangkau.
Motor listrik Smooth Zuzu hadir dengan konsep desain klasik modern yang terinspirasi dari Vespa LX dan Vespa Primavera. Mulai dari bentuk fascia depan, garis bodi, hingga desain lampunya benar-benar mengingatkan pada skuter legendaris asal Italia tersebut. Karena itu, keyword motor listrik Smooth Zuzu kini mulai banyak dicari pengguna internet yang ingin tampil keren tanpa harus membeli Vespa dengan harga mahal.
Selain desain yang menarik, Smooth Zuzu juga menawarkan sejumlah fitur modern yang cukup lengkap untuk motor listrik di kelas entry level. Motor ini bahkan sudah menggunakan sistem swap baterai yang kini disebut memiliki lebih dari 1.000 titik penukaran di Indonesia.
Desain Mirip Vespa Jadi Daya Tarik Utama
Secara tampilan, Smooth Zuzu memang sulit dilepaskan dari aura Vespa. Bagian depan motor menggunakan lampu LED dengan aksen klasik, lengkap dengan sentuhan krom pada spion dan beberapa detail bodi.
Reviewer dalam video menyebut desain Smooth Zuzu paling mendekati Vespa LX dibanding motor listrik lain yang beredar di Indonesia. Siluet bodinya terlihat membulat khas skuter retro, namun tetap diberi sentuhan modern melalui penggunaan lampu full LED dan panel digital.
Meski seluruh bodinya menggunakan material plastik, kualitas finishing disebut cukup baik dan terasa solid. Bahkan beberapa bagian bodi terasa tebal ketika diketuk, berbeda dengan sebagian motor listrik lain yang biasanya menggunakan plastik tipis.
Pilihan warna yang ditawarkan juga dibuat stylish untuk menyasar anak muda maupun pengguna perkotaan yang ingin tampil berbeda saat berkendara.
Fitur Modern dan Sudah Full Digital
Motor listrik Smooth Zuzu sudah dilengkapi speedometer digital dengan berbagai informasi seperti kapasitas baterai, mode berkendara, odometer, hingga indikator jaringan 4G karena motor ini sudah menggunakan SIM card internal.
Pada bagian setang kiri terdapat tombol lampu jauh-dekat, sein, klakson, serta fitur reverse atau gigi mundur. Fitur ini cukup membantu pengguna saat parkir di area sempit.
Sementara di sisi kanan tersedia mode berkendara Eco, Normal, dan Sport. Mode Eco memiliki batas kecepatan sekitar 40 km/jam, Normal 50 km/jam, sedangkan mode Sport mampu mencapai 60 km/jam.
Smooth Zuzu juga menyediakan USB port untuk pengisian daya smartphone yang ditempatkan di dalam kompartemen depan agar lebih aman saat digunakan berkendara.
Pakai Sistem Swap Baterai
Salah satu nilai jual utama Smooth Zuzu adalah penggunaan baterai swap atau tukar baterai. Pengguna tidak perlu menunggu lama untuk pengisian daya karena cukup datang ke stasiun swap dan mengganti baterai kosong dengan baterai penuh.
Saat ini jaringan swap disebut sudah tersedia lebih dari 1.000 titik di berbagai kota di Indonesia, termasuk Jakarta, Tangerang Selatan, hingga Bali.
Baterai yang digunakan memiliki kapasitas sekitar 12,5 Ah dan diklaim mampu menempuh jarak sekitar 50 hingga 60 kilometer dalam sekali penggunaan penuh. Jarak tersebut dinilai cukup untuk kebutuhan harian seperti pergi ke kantor, mengantar anak sekolah, atau aktivitas dalam kota.
Performa Harian yang Nyaman
Smooth Zuzu menggunakan motor listrik berkekuatan 1.500 watt atau setara sekitar 2,1 HP. Karakter tenaga motor ini dibuat lebih lembut dibanding beberapa motor listrik lain.
Tarikan gasnya tidak terlalu agresif sehingga dianggap lebih aman untuk pemula maupun pengendara wanita. Motor tidak langsung melompat saat gas diputar mendadak.
Posisi duduk juga disebut cukup nyaman dan rileks, mirip seperti mengendarai Vespa LX. Sudut kaki terasa santai sehingga cocok digunakan perjalanan harian.
Meski begitu, ada beberapa catatan terkait kenyamanan suspensi. Suspensi belakang terasa cukup keras ketika melewati polisi tidur atau jalan bergelombang. Bobot motor yang ringan membuat bantingan terasa memantul saat melintasi jalan rusak.
Namun di sisi lain, penggunaan ban 12 inci membuat motor tetap terasa stabil ketika dipacu hingga kecepatan maksimal sekitar 60 km/jam.
Harga Setelah Subsidi Jadi Sorotan
Smooth Zuzu dipasarkan dengan harga sekitar Rp19,9 juta. Namun motor listrik ini masuk dalam program subsidi kendaraan listrik dari pemerintah sebesar Rp7 juta.
Artinya, harga motor listrik Smooth Zuzu setelah subsidi turun menjadi sekitar Rp12,9 juta untuk pembelian pertama.
Dengan desain mirip Vespa, fitur modern, serta dukungan jaringan swap baterai yang terus berkembang, Smooth Zuzu menjadi salah satu motor listrik lokal yang cukup menarik di pasar Indonesia saat ini.
Editor : Dyah Wulandari