JAKARTA - Smooth Zuzu kembali mencuri perhatian pecinta motor listrik di Indonesia. Desainnya yang sangat mirip Vespa Sprint membuat motor listrik ini langsung menarik perhatian di jalanan. Namun bukan hanya soal tampang, Smooth Zuzu juga dibekali fitur modern, baterai swap, hingga konektivitas aplikasi yang membuatnya tampil lebih futuristis.
Dalam review terbaru yang diunggah kanal otomotif, Smooth Zuzu warna kuning tampil mencolok dengan desain klasik modern yang kental nuansa skuter Italia. Dari depan hingga belakang, bentuk bodinya memang sangat identik dengan Vespa Sprint, mulai dari fascia, posisi lampu, hingga model dek kaki.
Keyword “Smooth Zuzu mirip Vespa” kini semakin ramai dicari karena motor listrik ini dianggap sebagai salah satu alternatif skuter retro modern dengan harga jauh lebih terjangkau dibanding motor premium asal Italia tersebut.
Desain Klasik Modern Jadi Daya Tarik
Secara tampilan, Smooth Zuzu memang mengusung gaya skuter klasik kekinian. Lampu depan sudah menggunakan teknologi LED lengkap dengan DRL yang menyatu dengan lampu sein di sisi bodi depan.
Panel bodinya tampil membulat dengan detail khas Vespa Sprint. Bahkan posisi stang, dek kaki, hingga jok memberikan nuansa berkendara ala skuter Eropa modern.
Reviewer menyebut desain Smooth Zuzu “plek ketiplek” dengan Vespa Sprint, hanya berbeda pada bagian kaki-kaki, fitur, dan sistem penggeraknya.
Motor listrik ini menggunakan velg ring 12 inci dengan ban Zeneos Milano ukuran 110/70 di depan dan belakang. Kombinasi tersebut membuat tampilannya terlihat padat sekaligus modern.
Dibekali Motor Listrik 1.500 Watt
Smooth Zuzu menggunakan motor listrik tipe BLDC dengan tenaga 1.500 watt. Sumber dayanya berasal dari baterai 72 volt 30 Ah yang diklaim mampu menempuh jarak sekitar 80 kilometer.
Kecepatan maksimalnya disebut bisa mencapai 70 km/jam, cukup untuk penggunaan harian di dalam kota maupun perjalanan pendek antarkawasan.
Untuk mengoperasikan motor ini, pengendara harus menekan tombol “P” atau menarik tuas tertentu hingga indikator “Ready” muncul di panel instrumen digital.
Motor ini juga menyediakan tiga mode kecepatan yang dapat dipilih sesuai kebutuhan pengguna.
Fitur Modern dan Terkoneksi Smartphone
Salah satu keunggulan utama Smooth Zuzu ada pada sistem swap baterainya. Pengguna bisa melakukan penukaran baterai di lebih dari 1.300 swap station yang tersebar di berbagai kota di Indonesia.
Seluruh sistem operasional baterai dapat dipantau melalui aplikasi smartphone. Mulai dari top up saldo, mencari lokasi swap station, mengecek histori perjalanan, hingga memantau posisi motor secara real time.
Menariknya lagi, aplikasi tersebut juga memiliki fitur keamanan yang memungkinkan pengguna mematikan motor dari jarak jauh.
Panel instrumen digitalnya juga cukup lengkap. Informasi seperti kapasitas baterai, kecepatan, odometer, tripmeter, jam digital, hingga indikator sinyal 4G semuanya tampil di layar negatif modern.
Selain itu, tersedia pula port USB charger di kompartemen depan untuk mengisi daya smartphone selama perjalanan.
Nyaman Dipakai Harian, Tapi Ada Catatan
Dari sisi ergonomi, Smooth Zuzu dinilai cukup nyaman digunakan untuk riding harian. Posisi duduk ergonomis memudahkan pengendara menapak ke aspal dengan nyaman.
Dek kaki yang luas juga menjadi nilai tambah, terutama saat berkendara sendirian. Namun saat boncengan, posisi kaki pembonceng disebut sedikit mengganggu area pijakan pengendara sehingga perlu adaptasi.
Suspensinya terasa nyaman di jalan mulus, tetapi reviewer menemukan gejala sedikit oleng saat melintasi marka jalan. Hal itu diduga berasal dari kondisi suspensi atau ban unit test ride yang sudah berumur sekitar dua tahun.
Sistem pengereman cakram depan belakang dinilai cukup mumpuni untuk mengimbangi performa motor listriknya.
Sistem Swap Belum Sepenuhnya Fleksibel
Meski sistem swap baterai menjadi keunggulan utama, reviewer menemukan satu kekurangan menarik. Baterai dari unit Smooth lain ternyata tidak bisa digunakan secara silang pada model berbeda.
Saat mencoba menukar baterai antar unit Smooth Zuzu dan Smooth The Sultan, motor tidak dapat menyala dan panel instrumen menampilkan informasi error.
Hal ini menandakan bahwa setiap baterai sudah terintegrasi khusus dengan model motor tertentu dan belum bisa saling tukar antar tipe.
Meski begitu, Smooth Zuzu tetap menjadi salah satu motor listrik bergaya retro modern yang menarik di pasar Indonesia, terutama bagi pengguna yang menginginkan desain ala Vespa dengan teknologi kekinian.
Editor : Dyah Wulandari