TRENGGALEK NJENGGELEK - Persaingan motor listrik di Indonesia semakin ramai setelah Indomobil menghadirkan motor listrik Indomobil eMotor QT dan QT Pro.
Skutik listrik bergaya retro ini menawarkan kombinasi desain klasik, teknologi modern, serta harga yang masih terjangkau untuk penggunaan harian.
Motor listrik Indomobil eMotor QT menjadi sorotan karena tidak mengikuti desain pasaran yang identik dengan Vespa.
Indomobil memilih membuat karakter desain sendiri dengan gaya klasik ala skuter Eropa.
Dari tampilan depan, motor listrik Indomobil eMotor QT sudah menggunakan sistem pencahayaan full LED.
Bentuk lampu belakang bergaris menjadi identitas khas yang membedakannya dari motor listrik lain di kelas entry level.
Indomobil menyediakan dua pilihan varian. QT standar menggunakan baterai 1,44 kWh dengan jarak tempuh sekitar 70 kilometer dan kecepatan maksimal 60 km/jam.
Sedangkan QT Pro hadir lebih unggul berkat baterai 2,88 kWh yang mampu menempuh hingga 135 kilometer dengan top speed 70 km/jam.
Kedua model diklaim bisa diisi penuh dalam waktu sekitar empat jam.
Fitur Keamanan Jadi Nilai Lebih
Salah satu fitur yang cukup menarik perhatian pada motor listrik ini adalah sistem keamanan berlapis. Pengguna mendapatkan remote key, dua anak kunci, serta kartu NFC yang bisa digunakan untuk menyalakan kendaraan.
Fitur tersebut masih jarang ditemukan di motor listrik harga belasan juta rupiah.
Tidak hanya itu, tersedia pula mode parkir agar motor tidak bisa langsung digas saat digunakan anak kecil. Fitur ini dinilai cocok untuk kendaraan keluarga.
Di area setang kanan, terdapat tombol hazard, pilihan tiga mode berkendara, fitur mundur, dan push assist untuk membantu mendorong motor saat kondisi tertentu.
Desain Velg dan Ambient Light Jadi Sorotan
Bagian kaki-kaki motor listrik Indomobil eMotor QT menggunakan suspensi teleskopik depan dan dual shock belakang.
Sistem pengereman sudah memakai disc brake depan dan belakang, sedangkan ukuran velg depan-belakang sama-sama 12 inci.
Desain velgnya menjadi salah satu detail yang paling banyak mendapat perhatian karena tampil sporty dengan nuansa rally look meski keseluruhan motor mengusung konsep retro klasik.
Khusus QT Pro, ukuran ban depan dibuat lebih lebar dibanding versi standar sehingga meningkatkan grip dan stabilitas.
Selain desain, fitur ambient lighting di sisi bodi motor juga dianggap unik. Lampu tersebut memancarkan cahaya ke bawah layaknya welcome light pada mobil premium Eropa.
Efek visual ini diperkirakan akan menjadi daya tarik utama saat digunakan malam hari.
Bagasi dan Ergonomi Mendukung Aktivitas Harian
Indomobil juga memperhatikan sisi fungsionalitas. Bagasi motor cukup dalam untuk menyimpan charger, jas hujan, hingga barang bawaan kecil.
Kompartemen depan bahkan bisa digunakan menyimpan smartphone ukuran 6,3 inci dan sudah dilengkapi port USB Type-C.
Dari sisi ergonomi, motor ini dinilai cocok untuk penggunaan stop and go di area perkotaan. Jok tidak terlalu tinggi dan dek kaki dibuat ramping sehingga memudahkan pengendara menapak.
Pengendara dengan tinggi sekitar 164 cm masih bisa duduk nyaman dan mengendalikan motor dengan mudah.
Saat diuji menanjak pada kemiringan 13 derajat dengan dua penumpang, motor listrik ini masih mampu melaju tanpa kehilangan tenaga.
Dengan harga Rp15 jutaan untuk QT standar dan Rp18,8 juta untuk QT Pro, Indomobil tampaknya serius menggarap pasar motor listrik harian yang mengutamakan desain, fitur, dan efisiensi biaya operasional.
Editor : Muhamad Ahsanul WildanSumber : AutonetMagz