JAKARTA - Motor listrik Yadea G6 semakin banyak diperbincangkan pecinta otomotif Indonesia. Selain punya tampilan futuristis, motor listrik ini juga disebut sebagai salah satu skuter listrik paling nyaman untuk penggunaan harian. Bahkan desainnya pernah memenangkan penghargaan internasional Red Dot Award 2020.
Review Yadea G6 terbaru dari kanal YouTube otomotif menunjukkan bahwa motor listrik ini masih tampil modern meski desainnya sudah diperkenalkan sejak empat tahun lalu. Hal tersebut membuat Yadea G6 dianggap tetap relevan bersaing dengan motor listrik lain di kelasnya pada 2024.
Motor listrik Yadea G6 sendiri dikenal sebagai produk dari Yadea, brand kendaraan listrik yang diklaim paling laris di dunia. Salah satu daya tarik utamanya adalah desain premium hasil garapan rumah desain ternama asal Austria, Kiska Design.
Desain Futuristis dan Fitur Modern
Secara tampilan, Yadea G6 memang terlihat berbeda dibanding mayoritas motor listrik di Indonesia. Bagian depan dilengkapi headlamp LED dengan desain DRL khas yang menampilkan logo Yadea secara tegas.
Meski belum memakai projector, pencahayaan lampu utamanya dinilai cukup terang untuk penggunaan malam hari. Lampu sein diletakkan tersembunyi di bagian atas bodi depan sehingga memberi kesan lebih rapi dan modern.
Motor listrik ini menggunakan pelek 12 inci dengan rem cakram depan-belakang. Sistem pengereman dinilai sangat pakem karena menggunakan double disc brake yang memberikan rasa aman saat berkendara di kecepatan tinggi.
Di bagian dek kaki, ruang pijakan cukup luas meski tidak sepenuhnya rata karena posisi baterai berada di bawah dek tengah. Menariknya, dek tersebut masih cukup untuk membawa dua galon sekaligus.
Bagasi Yadea G6 juga tergolong besar dengan kapasitas mencapai 38 liter. Helm full face masih bisa masuk ke dalam bagasi tanpa kesulitan.
Performa Halus, Stabil, dan Nyaman
Yadea G6 dibekali motor listrik tipe BLDC berkekuatan 2.000 watt dan baterai 72 volt 38 Ah. Kombinasi tersebut diklaim mampu membawa motor melaju hingga 100 kilometer dalam sekali pengisian daya.
Sementara kecepatan maksimalnya berada di kisaran 65 km/jam. Pengujian di jalan menunjukkan akselerasi motor listrik ini terasa sangat halus tanpa hentakan berlebihan.
“Tarikannya lembut dan stabil. Dipakai selap-selip di kemacetan juga enak,” ujar reviewer dalam video tersebut.
Karakter suspensi depan memang sedikit stiff atau agak keras. Namun suspensi belakang sudah adjustable sehingga pengguna bisa mengatur tingkat kenyamanan sesuai kebutuhan.
Handling motor juga dinilai sangat baik. Saat diajak bermanuver di tikungan maupun jalan padat, Yadea G6 tetap terasa stabil dan mudah dikendalikan.
Punya Engine Brake dan Regenerative Braking
Hal menarik lain dari motor listrik Yadea G6 adalah adanya sensasi engine brake saat gas dilepas. Fitur ini jarang ditemukan di motor listrik lain sehingga membuat pengalaman berkendara terasa lebih natural seperti motor bensin.
Selain itu, Yadea G6 juga dilengkapi teknologi regenerative braking atau TTFR. Sistem tersebut memungkinkan energi saat deselerasi dikonversi kembali menjadi daya listrik untuk membantu mengisi baterai.
Fitur ini membuat efisiensi baterai menjadi lebih baik dan membantu menambah jarak tempuh saat digunakan harian.
Kekurangan Yadea G6
Meski punya banyak kelebihan, Yadea G6 tetap memiliki beberapa kekurangan. Salah satu yang paling disorot adalah panel instrumen yang masih sederhana.
Indikator baterai hanya menggunakan model bar tanpa persentase detail. Kondisi tersebut membuat pengguna harus lebih cermat memperkirakan sisa daya baterai.
Reviewer bahkan menyarankan pengguna menambah alat indikator baterai tambahan agar monitoring kapasitas lebih akurat.
Selain itu, desain switch lampu sein juga dianggap masih jadul karena belum menggunakan model tombol tekan modern seperti motor keluaran terbaru lainnya.
Cocok untuk Mobilitas Harian
Secara keseluruhan, Yadea G6 dinilai sangat cocok digunakan sebagai motor listrik harian. Dengan jarak tempuh sekitar 60 kilometer per hari, baterai masih cukup untuk sekali pengisian daya.
Kombinasi desain premium, performa stabil, fitur modern, dan biaya operasional yang hemat menjadi alasan motor listrik ini mulai banyak diminati masyarakat perkotaan.
Apalagi tren kendaraan listrik di Indonesia terus meningkat seiring berkembangnya ekosistem motor listrik dan dukungan pemerintah terhadap transportasi ramah lingkungan.
Editor : Divka Vance Yandriana