Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Motor Listrik Selis IMX Dibongkar Habis-habisan, Ternyata Punya Kelebihan dan Kekurangan Ini, Jarak Tempuh Asli Bikin Kaget

Divka Vance Yandriana • Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:09 WIB
Motor listrik Selis IMX diuji di jalan raya. Simak kelebihan, kekurangan, performa, dan jarak tempuh aslinya.
Motor listrik Selis IMX diuji di jalan raya. Simak kelebihan, kekurangan, performa, dan jarak tempuh aslinya.

JAKARTA - Motor listrik Selis IMX kembali menjadi perbincangan setelah sejumlah YouTuber otomotif mengulas performa, kenyamanan, hingga jarak tempuh aslinya di jalanan perkotaan. Sebagai salah satu pionir motor listrik di Indonesia, Selis IMX dinilai memiliki banyak kelebihan, tetapi juga menyimpan beberapa kekurangan yang perlu dipertimbangkan calon pembeli.

Dalam beberapa video ulasan, motor listrik Selis IMX disebut punya desain sporty dengan fitur yang cukup lengkap di kelasnya. Motor ini hadir dengan lampu full LED, panel instrumen digital, rem cakram depan-belakang, hingga sistem keyless yang membuat tampilannya terasa modern.

Salah satu reviewer dari channel motorlistrik.com menyebut Selis IMX menawarkan kenyamanan berkendara yang cukup baik untuk penggunaan harian. “Tarikan gasnya halus, posisi berkendara nyaman, dan cukup enak dipakai di jalan perkotaan,” ujarnya dalam video review.

Baca Juga: Arema FC Masih Lapar di Bursa Transfer 2026, Cari Bek Pengganti Luis Gustavo! Lini Belakang Jadi Sorotan Usai Kekalahan dari Dewa United

Desain Sporty dan Fitur Lengkap

Secara tampilan, Selis IMX memang terlihat berbeda dibanding motor listrik entry level lainnya. Bodinya dibuat membulat dengan dek kaki yang lebar sehingga pengendara lebih leluasa saat berkendara.

Motor ini menggunakan ban tubeless ring 10 dengan profil 90/90. Suspensinya memakai teleskopik di depan dan dual shockbreaker di belakang. Menariknya, rem depan dan belakang sudah menggunakan cakram sehingga memberikan rasa aman saat pengereman.

Pada bagian pencahayaan, Selis IMX telah memakai lampu LED penuh, termasuk DRL di sisi depan. Bagian jok juga mendapat perhatian karena dibuat cukup panjang dan empuk sehingga nyaman dipakai boncengan.

Baca Juga: Ciro Immobile ke Persib Bandung Jadi Gempar! Isu Transfer Fantastis 100 Miliar & Nasib Bojan Hodak Bikin Bobotoh Heboh

Selain itu, motor listrik ini memiliki beberapa fitur tambahan seperti gantungan barang, kompartemen kecil di dashboard, serta bagasi di bawah jok. Meski begitu, kapasitas bagasinya disebut belum cukup besar untuk menyimpan helm full face.

Performa dan Kecepatan Maksimal

Selis IMX hadir dalam beberapa varian baterai, mulai dari SLA hingga lithium. Untuk versi lithium, motor ini memakai baterai 60V 25Ah dengan dinamo BLDC 1.500 watt. Sedangkan varian SLA menggunakan tenaga 1.200 watt.

Dalam pengujian di jalan raya, mode kecepatan level 1 mampu menyentuh sekitar 33 km/jam. Pada mode 2 kecepatannya mencapai 41 km/jam, sementara mode 3 bisa menembus sekitar 50-55 km/jam tanpa beban.

Baca Juga: Persib Bandung Bursa Transfer 2026-2027: Daftar Lengkap 15 Pemain Asing yang Dipertahankan, Dilepas, hingga Incaran Mengejutkan dari Eropa dan Amerika Latin

Reviewer lain dari channel otomotif juga mengaku cukup puas dengan tenaga motor ini saat melibas tanjakan. Bahkan saat diuji membawa dua orang dengan total bobot sekitar 150 kilogram, Selis IMX masih mampu berjalan dengan baik.

“Untuk stop and go di tanjakan masih oke, tidak terlalu bermasalah,” ujar reviewer tersebut.

Jarak Tempuh Asli Jadi Sorotan

Hal paling menarik dari motor listrik Selis IMX adalah pengujian jarak tempuh aslinya. Dalam brosur resmi, motor ini diklaim mampu menempuh jarak sekitar 50 hingga 60 kilometer untuk varian lithium.

Pengujian dilakukan dengan rute Kelapa Gading, Sunter, Kemayoran, hingga Sedayu City di Jakarta Utara. Hasilnya, motor listrik ini mampu berjalan sejauh sekitar 45 kilometer sebelum indikator baterai memasuki kondisi lemah.

Meski belum benar-benar habis total, tenaga motor mulai menurun ketika baterai tinggal sedikit. Kecepatan maksimal pun menjadi lebih rendah dibanding kondisi baterai penuh.

Penguji menyebut hasil tersebut masih cukup realistis dan mendekati klaim pabrikan. “Kalau untuk klaim 50 kilometer masih masuk akal dan mendekati spesifikasi,” katanya.

Kekurangan Selis IMX

Meski punya banyak kelebihan, motor listrik Selis IMX juga memiliki beberapa catatan. Salah satunya adalah suspensi yang terasa agak keras, terutama saat melewati jalan bergelombang.

Selain itu, beberapa pengguna mengeluhkan bagian lampu depan dan belakang yang rawan kemasukan air saat dicuci atau terkena hujan deras.

Kekurangan lainnya berasal dari penggunaan baterai SLA pada beberapa varian. Baterai jenis ini memiliki karakter tenaga yang menurun saat kapasitas mulai berkurang dan waktu pengisian daya yang relatif lebih lama dibanding baterai lithium.

Namun secara keseluruhan, banyak reviewer menilai Selis IMX masih layak dipertimbangkan, terutama bagi pengguna yang mencari motor listrik untuk kebutuhan harian di dalam kota.

Dengan harga mulai Rp14 jutaan setelah subsidi pemerintah hingga sekitar Rp21 jutaan untuk varian tertentu, Selis IMX dianggap menjadi salah satu motor listrik yang cukup kompetitif di pasar Indonesia saat ini.

Editor : Divka Vance Yandriana
#motor listrik Selis IMX #motor listrik selis #motor listrik