JAKARTA - Motor listrik makin dilirik masyarakat Indonesia sebagai solusi kendaraan harian yang lebih hemat. Salah satu yang sedang ramai dibahas adalah Polytron Fox 350, penerus Fox Air yang kini hadir dengan desain lebih modern, fitur lebih lengkap, dan harga yang cukup agresif di kelasnya.
YouTuber otomotif Randi Walinugraha membagikan pengalaman menggunakan Polytron Fox 350 selama satu pekan dengan jarak tempuh hampir 350 kilometer. Dari penggunaan harian tersebut, ia mengungkap sejumlah kelebihan sekaligus kekurangan motor listrik bergaya maxi scooter tersebut.
Polytron Fox 350 sendiri hadir dengan motor listrik 3.000 watt dan baterai berkapasitas 3,7 kWh. Motor ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 130 kilometer dan memiliki top speed mencapai 95 km/jam pada mode Sport.
Posisi Duduk Jadi Nilai Plus Utama
Salah satu peningkatan paling terasa dibanding generasi sebelumnya ada pada ergonomi berkendara. Randi menyebut posisi duduk Polytron Fox 350 jauh lebih nyaman dibanding Fox Air.
“Sekarang posisi paha sudah lebih turun dan kaki bisa selonjoran. Jadi tidak nangkring lagi seperti sebelumnya,” ujarnya dalam video review.
Dengan tinggi badan sekitar 171 cm, ia mengaku masih nyaman mengendarai motor ini. Desain dek kaki yang lebih rendah membuat posisi berkendara terasa lebih santai untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak menengah.
Selain itu, jok motor juga dinilai cukup empuk dan nyaman digunakan untuk aktivitas harian seperti pergi ke kantor.
Tenaga Responsif dan Kecepatan Maksimal 95 Km/Jam
Dalam hal performa, Polytron Fox 350 disebut memiliki akselerasi yang cukup responsif di kelas motor listrik Rp15 jutaan.
Mode D atau Drive dibatasi hingga sekitar 61 km/jam untuk efisiensi baterai. Sedangkan mode S mampu membawa motor melaju sampai 95 km/jam.
Baca Juga: Motorola G06 Power Jadi Monster Baterai 7000 mAh, HP 120 Hz Murah Buat Gaming 2026
Randi menilai performa tersebut sudah lebih dari cukup untuk kebutuhan dalam kota maupun perjalanan antarkawasan.
“Jarang motor listrik harga segini bisa kasih top speed sampai 95 km/jam,” katanya.
Motor ini juga dibekali berbagai fitur modern seperti cruise control, hill start assist, regenerative braking, keyless system, hingga fitur mundur untuk memudahkan parkir.
Konsumsi Listrik Sangat Irit
Salah satu poin yang paling menarik perhatian adalah biaya operasional Polytron Fox 350 yang sangat murah.
Randi mengaku menggunakan motor ini untuk perjalanan pulang-pergi Depok-Kebon Jeruk sejauh 77,4 kilometer tanpa perlu mengisi ulang daya di tengah perjalanan.
Saat baterai diisi ulang hingga penuh, konsumsi listrik tercatat sekitar 3,7 kWh. Dengan tarif listrik rumah tangga sekitar Rp1.699 per kWh, biaya pengisian penuh hanya sekitar Rp6.400.
“Jadi ongkos ngantor pulang-pergi cuma Rp6.400,” ujarnya.
Angka tersebut tentu jauh lebih hemat dibanding motor bensin konvensional, terutama bagi pengguna dengan mobilitas tinggi setiap hari.
Masih Ada Kekurangan di Suspensi dan Finishing
Meski punya banyak kelebihan, Polytron Fox 350 ternyata masih menyisakan beberapa catatan penting.
Salah satunya ada pada sektor suspensi belakang yang dinilai masih terasa agak kaku, mirip seperti Fox Air generasi sebelumnya. Getaran juga masih terasa ketika motor digunakan pada kecepatan rendah saat kondisi macet.
Selain itu, terdapat bunyi berdecit pada windshield ketika melewati jalan bergelombang. Kualitas finishing plastik di area laci depan juga dianggap masih kurang rapi dan sedikit tajam.
Randi juga sempat mengalami kondisi dinamo atau belt motor terlalu panas saat berhenti di tanjakan curam. Ketika itu muncul indikator error E2.4 pada panel instrumen.
Meski begitu, masalah tersebut hilang setelah motor diistirahatkan beberapa menit.
Skema Sewa Baterai Jadi Daya Tarik
Salah satu keunggulan lain dari Polytron Fox 350 adalah skema sewa baterai yang membuat harga motor menjadi lebih terjangkau.
Motor ini dijual mulai Rp15,5 juta dengan biaya sewa baterai Rp200 ribu per bulan. Sementara versi dengan baterai milik pribadi dibanderol sekitar Rp27,5 juta OTR Jakarta.
Menurut Randi, sistem sewa baterai cocok untuk pengguna pemula yang baru ingin beralih ke motor listrik karena tidak perlu khawatir soal penurunan performa baterai di masa depan.
Dengan desain maxi scooter, fitur melimpah, biaya operasional murah, serta performa yang cukup baik, Polytron Fox 350 dinilai menjadi salah satu motor listrik paling menarik di kelas harga Rp15 jutaan saat ini.
Editor : Divka Vance Yandriana