TRENGGALEK NJENGGELEK - Motor listrik Polytron Fox Air resmi meluncur dan langsung mencuri perhatian masyarakat Indonesia.
Dengan harga mulai Rp16 jutaan, motor listrik ini hadir membawa spesifikasi yang cukup kompetitif di kelas entry level.
Kehadiran Polytron Fox Air juga menjadi bagian dari tren kendaraan listrik yang terus berkembang di Indonesia.
Motor listrik Polytron Fox Air kini mulai banyak diperbincangkan karena menawarkan kombinasi harga terjangkau, desain modern, serta fitur yang mendukung kebutuhan mobilitas harian masyarakat perkotaan.
Di tengah meningkatnya penggunaan sepeda motor listrik di jalanan, Polytron mencoba mengambil peluang dengan menghadirkan kendaraan yang praktis dan hemat biaya operasional.
Polytron Fox Air menyasar pengguna harian seperti pekerja kantoran, mahasiswa, hingga masyarakat yang membutuhkan kendaraan ramah lingkungan untuk aktivitas dalam kota.
Dengan harga yang relatif lebih murah dibanding sejumlah kompetitor, motor listrik ini dinilai memiliki daya tarik tersendiri.
Baca Juga: Komisi IV DPRD Trenggalek Siap Benahi Rapor Merah Pendidikan
Desain Ringkas dan Cocok untuk Perkotaan
Secara tampilan, Polytron Fox Air hadir dengan desain modern dan minimalis. Motor ini memiliki dimensi panjang 1.760 mm, lebar 720 mm, dan tinggi 1.045 mm. Sementara bobot kendaraan berada di kisaran 85 kilogram.
Ukuran tersebut membuat Polytron Fox Air cukup ringkas untuk digunakan di area perkotaan maupun jalanan padat. Pengendara juga dinilai lebih mudah bermanuver ketika menghadapi kemacetan atau mencari area parkir sempit.
Menariknya, motor listrik ini menggunakan sistem penggerak langsung ke roda belakang. Teknologi tersebut membuat Polytron Fox Air tidak lagi menggunakan fan belt seperti beberapa motor listrik lain di kelasnya.
Performa Motor Listrik Polytron Fox Air
Dari sisi performa, Polytron Fox Air dibekali motor bertenaga 3.000 watt dengan baterai berkapasitas 3,7 kWh. Kombinasi tersebut membuat motor mampu melaju hingga kecepatan maksimal 90 kilometer per jam.
Untuk kebutuhan harian, kemampuan tersebut dinilai sudah cukup memadai. Terlebih, motor listrik Polytron Fox Air diklaim mampu menempuh jarak hingga 130 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh.
Jarak tempuh itu memungkinkan pengguna memanfaatkan motor untuk bekerja, kuliah, hingga aktivitas perjalanan dalam kota tanpa harus terlalu sering melakukan pengisian ulang baterai.
Selain performa, aspek kenyamanan juga menjadi perhatian. Polytron Fox Air sudah menggunakan symmetric suspension yang dirancang membantu menjaga kestabilan saat berkendara. Sistem pengereman depan dan belakang pun sama-sama memakai rem cakram.
Dilengkapi Fitur Reverse Gear dan Koneksi Smartphone
Salah satu fitur yang cukup menarik perhatian adalah hadirnya reverse gear atau gigi mundur. Fitur tersebut masih tergolong jarang ditemukan pada motor listrik berukuran kecil.
Keberadaan reverse gear membantu pengguna saat memarkir kendaraan atau bermanuver di area sempit. Hal ini tentu memberikan nilai tambah bagi pengguna pemula maupun pengendara di kawasan perkotaan.
Polytron Fox Air juga dilengkapi berbagai fitur modern yang mendukung kebutuhan pengguna masa kini. Motor ini sudah mendukung konektivitas smartphone untuk memantau statistik berkendara, status baterai, hingga lokasi stasiun pengisian daya.
Panel instrumen menggunakan layar digital, sementara sistem pencahayaan telah memakai lampu LED. Selain itu, tersedia pula fitur tambahan seperti anti theft security, charging point, dan battery status checker.
Dengan kombinasi fitur tersebut, Polytron Fox Air dinilai cukup kompetitif di segmen motor listrik entry level Indonesia yang kini semakin ramai.
Harga Polytron Fox Air
Berdasarkan informasi dari situs resmi Polytron, harga Polytron Fox Air dibanderol mulai Rp16,5 juta. Namun harga tersebut belum termasuk pajak dan biaya on the road.
Sementara untuk wilayah Jabodetabek, harga on the road motor listrik Polytron Fox Air disebut mencapai sekitar Rp18,5 juta.
Dengan spesifikasi yang ditawarkan, motor listrik ini diprediksi menjadi salah satu pilihan menarik bagi masyarakat yang ingin beralih ke kendaraan listrik dengan biaya lebih terjangkau.
Baca Juga: Komisi IV DPRD Trenggalek Siap Benahi Rapor Merah Pendidikan
Editor : Muhamad Ahsanul WildanSumber : Motor & Mobil