TRENGGALEK NJENGGELEK - Tren penggunaan motor listrik di Indonesia terus berkembang.
Salah satu produk yang kini ramai diperbincangkan adalah Polytron Fox 200 dari Polytron yang menawarkan berbagai fitur modern untuk menunjang aktivitas harian pengendara.
Polytron Fox 200 hadir menyasar pengguna perkotaan, khususnya wanita aktif yang membutuhkan kendaraan praktis, nyaman, dan mudah digunakan.
Motor listrik ini tidak hanya mengandalkan desain stylish, tetapi juga teknologi pintar yang cukup lengkap di kelasnya.
Dalam penggunaan sehari-hari, kendaraan ini disebut cocok untuk berbagai kebutuhan seperti bekerja, mengantar anak sekolah, berbelanja, hingga sekadar nongkrong bersama teman di coffee shop.
Baca Juga: Komisi IV DPRD Trenggalek Siap Benahi Rapor Merah Pendidikan
Teknologi Pintar Bikin Berkendara Lebih Aman
Salah satu fitur yang paling banyak mendapat perhatian adalah Fox Alert atau Smart Alert Assist. Teknologi ini bekerja sebagai alarm pintar yang membantu pengendara lebih disiplin saat menggunakan lampu sein.
Ketika pengendara menyalakan lampu sein kiri namun berbelok ke arah kanan, sistem akan langsung memberikan peringatan suara. Begitu pula saat lampu sein lupa dimatikan, alarm otomatis akan berbunyi setelah sekitar 10 detik.
Fitur tersebut dianggap sangat membantu untuk meningkatkan keselamatan berkendara di jalan raya. Apalagi masih banyak pengendara yang sering lupa mematikan lampu sein setelah berbelok.
Polytron Fox 200 juga dibekali bagasi berkapasitas 13 liter yang cukup luas untuk kebutuhan sehari-hari. Pengguna dapat menyimpan helm, jas hujan, hingga perlengkapan kecil lainnya dengan lebih praktis.
Jarak Tempuh 85 Kilometer
Dari sektor performa, Polytron Fox 200 memiliki jarak tempuh hingga 85 kilometer dan kecepatan maksimum mencapai 70 kilometer per jam.
Karakter tenaga motor dibuat halus sehingga lebih nyaman digunakan oleh pengendara pemula maupun wanita. Akselerasi yang tidak terlalu agresif membuat motor terasa aman saat pertama kali membuka gas.
Tersedia pula dua mode berkendara yakni Drive dan Speed untuk menyesuaikan kebutuhan pengguna di jalan.
Fitur cruise control juga menjadi nilai tambah yang cukup menarik. Teknologi ini dapat aktif mulai kecepatan 5 kilometer per jam sehingga membantu pengendara saat melaju santai di jalan yang lengang.
Selain itu, Polytron menghadirkan tombol reverse atau R yang memudahkan pengguna ketika ingin memundurkan motor saat parkir.
Terhubung dengan Aplikasi Digital
Motor listrik Polytron Fox 200 juga telah mendukung aplikasi PV yang memungkinkan pengguna memantau berbagai kondisi kendaraan langsung melalui smartphone.
Informasi yang tersedia meliputi kapasitas baterai, temperatur kendaraan, riwayat perjalanan, lokasi dealer resmi, hingga titik pengisian daya cepat atau fast charging.
Untuk pilihan warna, Polytron menyediakan tiga varian yaitu Milky White, Lunara Grey, dan Velora Black.
Tak hanya fokus pada produk, Polytron juga memperluas jaringan layanan dengan menghadirkan sekitar 50 showroom resmi di berbagai daerah. Sejumlah dealer bahkan telah dilengkapi fasilitas fast charging gratis untuk pengguna kendaraan listrik Polytron.
Harga dan Dukungan Mudik Lebaran
Polytron menawarkan dua opsi pembelian untuk Fox 200. Konsumen dapat memilih sistem sewa baterai dengan biaya langganan Rp125 ribu per bulan serta garansi baterai seumur hidup.
Dengan sistem tersebut, harga motor menjadi lebih terjangkau yakni sekitar Rp13,5 juta setelah subsidi dari Polytron.
Namun jika ingin langsung memiliki baterai tanpa sistem langganan, konsumen bisa membeli unit lengkap dengan harga Rp20,5 juta on the road Jabodetabek dan garansi baterai tiga tahun.
Menjelang Lebaran 2026, Polytron juga menghadirkan posko mudik di sejumlah wilayah mulai dari Banten hingga Jawa Timur. Posko ini menyediakan fasilitas pengisian daya kendaraan listrik hasil kerja sama dengan PLN.
Selain tempat charging, pengunjung juga dapat menikmati hiburan dan melihat berbagai produk kendaraan listrik Polytron selama perjalanan mudik.
Baca Juga: Komisi IV DPRD Trenggalek Siap Benahi Rapor Merah Pendidikan
Editor : Muhamad Ahsanul Wildan