TRENGGALEK NJENGGELEK- Update One UI 8.5 di Samsung Galaxy A56 membawa banyak fitur baru yang membuat pengalaman penggunaan terasa lebih modern. Mulai dari tampilan quick panel baru, fitur keamanan tambahan, hingga wallpaper interaktif kini tersedia di Galaxy A56. Namun, dibanding Samsung Galaxy A57, masih ada sejumlah fitur penting yang belum sepenuhnya hadir, terutama pada fitur transkripsi berbasis AI dan dukungan bahasa Indonesia.
Samsung mulai menghadirkan pembaruan One UI 8.5 ke lini Galaxy A Series dengan fokus pada peningkatan personalisasi, keamanan, dan integrasi AI. Dalam video ulasan terbaru kanal YouTube Isan, Samsung Galaxy A56 disebut sudah mendapatkan sebagian besar fitur utama One UI 8.5 yang sebelumnya hadir di Galaxy A57.
Meski tampilannya terlihat hampir sama, beberapa fitur eksklusif ternyata masih dibatasi untuk Galaxy A57.
Quick Panel dan Tampilan One UI 8.5 Samsung Galaxy A56 Kini Lebih Fleksibel
Salah satu perubahan paling mencolok di One UI 8.5 Samsung Galaxy A56 ada pada tampilan quick panel terbaru. Pengguna kini bisa mengatur ukuran panel dan tombol setting dengan lebih fleksibel sesuai kebutuhan.
Fitur ini menjadi lebih lengkap setelah pengguna menginstal aplikasi Good Lock dan modul QuickStar dari Galaxy Store. Lewat fitur tersebut, pengguna dapat mengubah ukuran quick panel secara lebih bebas, bahkan menambahkan wallpaper khusus pada background quick panel.
Dalam pengujian yang dilakukan, tampilan quick panel Galaxy A56 terlihat identik dengan Galaxy A57. Samsung juga menghadirkan desain floating search bar baru yang muncul di app drawer, menu Settings, aplikasi Dial, hingga Gallery.
Perubahan visual lainnya hadir pada Device Care yang kini tampil dengan desain lebih modern. Menu baterai dan storage juga mendapat tampilan baru yang lebih rapi dan mudah dipahami pengguna.
Samsung turut menghadirkan fitur wallpaper grafikal interaktif di One UI 8.5. Wallpaper ini bisa disentuh dan menampilkan animasi interaktif. Namun pengguna harus mengunduh wallpaper tersebut terlebih dahulu sebelum dapat digunakan.
Baca Juga: Motor Listrik Murah Semakin Populer, Anak Muda Mulai Beralih ke Kendaraan Elektrik Modern
Fitur Keamanan dan AI Samsung Galaxy A56 Makin Lengkap
Samsung Galaxy A56 kini mendapat sejumlah peningkatan fitur keamanan setelah update One UI 8.5. Salah satunya adalah Theft Protection dan Identity Check yang kini tersedia penuh seperti di Galaxy A57.
Samsung juga meningkatkan fitur Auto Blocker dengan tambahan opsi aktivasi otomatis setelah dinonaktifkan selama 30 menit. Selain itu, fitur Inactivity Restart kini juga hadir untuk meningkatkan keamanan perangkat saat tidak digunakan dalam waktu lama.
Fitur AI baru lainnya adalah Calculation Suggestions yang memungkinkan pengguna langsung menghitung teks matematika yang disalin ke clipboard secara otomatis melalui kalkulator.
Di aplikasi Gallery, Samsung menghadirkan fitur Private Album yang memungkinkan pengguna menyimpan foto dan video secara lebih aman menggunakan proteksi sidik jari.
Meski begitu, beberapa fitur AI masih belum sepenuhnya setara dengan Galaxy A57. Pada aplikasi Voice Recorder misalnya, Galaxy A56 memang sudah mendukung transkripsi suara menjadi teks, tetapi hanya terbatas untuk bahasa Inggris.
Sementara di Galaxy A57, fitur transcribe sudah mendukung bahasa Indonesia secara langsung. Perbedaan serupa juga terlihat pada fitur Call Captions dan Direct Voicemail yang di Galaxy A57 sudah mendukung transkripsi bahasa Indonesia.
Fitur Kamera One UI 8.5 Galaxy A56 Ada yang Hilang
Update One UI 8.5 ternyata sempat membuat beberapa fitur kamera menghilang di Samsung Galaxy A56. Salah satunya adalah fitur Dual Recording yang sebelumnya tersedia pada aplikasi kamera bawaan.
Namun fitur tersebut ternyata masih bisa dimunculkan kembali melalui aplikasi Camera Assistant yang dapat diunduh dari Galaxy Store. Pengguna hanya perlu mengaktifkan opsi Additional Modes untuk menampilkan kembali fitur Dual Recording dan Single Take.
Samsung juga menambahkan fitur Customize Indicators yang memungkinkan pengguna menampilkan shortcut pengaturan kamera langsung di mode foto dan video.
Di sektor edit foto, Galaxy A56 dan Galaxy A57 tampil hampir identik. Keduanya memiliki fitur motion photo, resize, filter, exposure adjustment, hingga tools seperti Object Eraser, Spot Color, dan Style.
Namun fitur Object Eraser di kedua perangkat masih menggunakan versi basic tanpa AI penuh sehingga hasil penghapusan objek dinilai belum terlalu rapi.
Sementara itu, fitur Improve Fingerprint Accuracy ternyata belum tersedia di Galaxy A56 meski sudah menjalankan One UI 8.5. Fitur tersebut baru tersedia di Galaxy A57 yang sejak awal langsung hadir dengan One UI 8.5 dari pabrik.
Secara keseluruhan, Samsung Galaxy A56 sudah mendapatkan sebagian besar fitur utama One UI 8.5. Meski beberapa fitur AI berbasis transkripsi dan bahasa Indonesia masih kalah lengkap dibanding Galaxy A57, update ini tetap membawa peningkatan besar pada personalisasi, keamanan, dan pengalaman penggunaan harian.
Editor : Cholifatun Nisak