Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Samsung Galaxy A57 5G Resmi Meluncur, Ini 5 Perbedaan Besar Dibanding Galaxy A56 yang Bikin Banyak Orang Tergoda Upgrade

Cholifatun Nisak • Selasa, 26 Mei 2026 | 16:23 WIB
Samsung Galaxy A57 5G hadir dengan Exynos 1680, One UI 8.5, kamera low light lebih bagus, dan desain lebih premium dari A56.
Samsung Galaxy A57 5G hadir dengan Exynos 1680, One UI 8.5, kamera low light lebih bagus, dan desain lebih premium dari A56.

 

TRENGGALEK NJENGGELEK- Samsung Galaxy A57 5G resmi hadir dengan sejumlah peningkatan signifikan dibanding Galaxy A56. Mulai dari desain yang lebih tipis, chipset Exynos terbaru, peningkatan kamera low light, hingga sertifikasi IP68 kini menjadi daya tarik utama HP midrange terbaru Samsung tersebut. Namun, kenaikan harga yang mencapai jutaan rupiah juga ikut menjadi perhatian.

Samsung Galaxy A57 5G langsung menarik perhatian sejak pertama kali diperkenalkan. Banyak pengguna penasaran apakah peningkatan yang dibawa benar-benar layak untuk upgrade dari Galaxy A56 atau justru hanya perubahan kecil seperti generasi sebelumnya.

Dalam ulasan terbaru kanal YouTube teknologi, Samsung Galaxy A57 disebut membawa lima perubahan utama yang cukup terasa dibanding Galaxy A56. Perubahan itu mencakup layar, performa, desain, kamera, hingga software terbaru One UI 8.5 berbasis Android 16.

Layar Samsung Galaxy A57 Lebih Premium dan Simetris

Perubahan pertama yang langsung terlihat pada Samsung Galaxy A57 ada di bagian layar. Samsung kini membuat bezel atas dan bawah lebih tipis serta terlihat lebih simetris dibanding Galaxy A56.

Tampilan tersebut membuat Galaxy A57 terasa lebih premium meski masih berada di kelas midrange. Samsung juga menggunakan panel Super AMOLED Plus terbaru yang diklaim memiliki warna lebih vibrant dan kontras lebih terang.

Saat digunakan menonton video berdampingan dengan Galaxy A56, layar Galaxy A57 terlihat memiliki tingkat kecerahan dan kontras yang sedikit lebih baik.

Meski demikian, spesifikasi lainnya masih mirip dengan Galaxy A56, termasuk refresh rate, resolusi layar, fitur pendukung, dan perlindungan layar.

Pengalaman gaming di layar juga disebut tetap nyaman. Respons sentuhan saat memainkan Mobile Legends terasa cepat dan mulus meski refresh rate maksimal masih mentok di 90 fps.

Baca Juga: One UI 8.5 Samsung Galaxy A56 Bawa Banyak Fitur Baru, Tapi Masih Kalah dari Galaxy A57 di Bagian Ini

Exynos 1680 dan One UI 8.5 Jadi Peningkatan Besar Galaxy A57

Samsung Galaxy A57 menggunakan chipset Exynos 1680 fabrikasi 4nm yang merupakan penerus Exynos 1580 pada Galaxy A56.

Peningkatan terbesar disebut ada pada CPU dan GPU. Samsung menghadirkan lebih banyak performance core sehingga performa CPU meningkat hingga 12 persen. Sementara performa GPU naik sekitar 15 persen berkat penggunaan GPU AMD RDNA terbaru.

Untuk kemampuan AI, performa NPU juga meningkat hingga 40 persen. Hal inilah yang membuat Galaxy A57 mulai membawa fitur AI baru yang belum tersedia di Galaxy A56.

Dalam pengujian benchmark Antutu, performa Galaxy A57 juga terlihat lebih tinggi dengan suhu perangkat yang lebih adem dibanding generasi sebelumnya.

Samsung juga langsung membekali Galaxy A57 dengan Android 16 dan One UI 8.5. Animasi sistem terasa lebih halus, gesture lebih seamless, serta desain app drawer kini terlihat lebih modern dengan search box yang lebih kecil.

Samsung tetap mempertahankan komitmen update panjang berupa enam kali update Android dan enam tahun security patch.

Kamera Low Light dan Desain Galaxy A57 Mengalami Banyak Upgrade

Dari sisi desain, Samsung Galaxy A57 kini terasa jauh lebih ringan dan tipis dibanding Galaxy A56. Reviewer bahkan menyebut sensasi menggenggamnya terasa seperti memegang “HP mainan” karena bobotnya yang jauh lebih ringan.

Samsung juga meningkatkan sertifikasi ketahanan air dari IP67 menjadi IP68 yang membuat perangkat lebih tahan terhadap air hingga kedalaman 1,5 meter.

Pada bagian kamera, secara konfigurasi memang tidak ada perubahan besar. Galaxy A57 masih menggunakan setup kamera yang mirip dengan Galaxy A56 baik untuk kamera belakang maupun kamera selfie.

Namun peningkatan terlihat jelas pada pemrosesan gambar berkat ISP baru di chipset Exynos 1680. Saat digunakan di kondisi terang, hasil foto Galaxy A57 memang terlihat mirip dengan Galaxy A56.

Perbedaan signifikan mulai terlihat saat digunakan di kondisi low light. Hasil foto Galaxy A57 terlihat lebih terang, noise lebih halus, dan detail highlight lebih terjaga.

Peningkatan tersebut juga terasa saat merekam video malam hari. Selain kualitas low light yang lebih baik, transisi antar lensa kini terasa jauh lebih halus dan tidak patah-patah seperti sebelumnya.

Samsung juga menghadirkan peningkatan software kamera yang membuat pengalaman perekaman video terasa lebih mulus di kelas midrange.

Meski harga Samsung Galaxy A57 mengalami kenaikan cukup signifikan dibanding Galaxy A56, Samsung mencoba menarik minat pengguna lewat promo pre-order berupa upgrade storage gratis, cashback bank, dan tambahan garansi dua tahun.

Varian yang disebut paling menarik adalah model 8GB/256GB karena dianggap menawarkan keseimbangan terbaik antara harga dan kapasitas penyimpanan.

Secara keseluruhan, Samsung Galaxy A57 5G membawa peningkatan yang lebih terasa dibanding transisi Galaxy A55 ke A56. Desain lebih premium, performa lebih kencang, software terbaru, serta kamera low light yang lebih matang membuat HP ini diprediksi menjadi salah satu smartphone Samsung paling diminati tahun ini.

Baca Juga: Review Samsung Galaxy A56 5G: Desain Premium dan Kamera Makin Matang, Tapi Fitur Galaxy AI Masih Absen

Editor : Cholifatun Nisak
#Samsung Galaxy A57 5G #Review Samsung A57 #Spesifikasi Galaxy A57 #Samsung Galaxy A56 vs A57 #HP Samsung midrange terbaru