Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Biaya Ganti Baterai Jaecoo J5 EV Terungkap, Tembus Rp170 Juta! Masih Layak Dibeli atau Malah Bikin Konsumen Berpikir Ulang?

Axsha Zazhika • Sabtu, 30 Mei 2026 | 19:18 WIB
Biaya Ganti Baterai Jaecoo J5 EV Terungkap, Tembus Rp170 Juta! Masih Layak Dibeli atau Malah Bikin Konsumen Berpikir Ulang? (Gemini AI)
Biaya Ganti Baterai Jaecoo J5 EV Terungkap, Tembus Rp170 Juta! Masih Layak Dibeli atau Malah Bikin Konsumen Berpikir Ulang? (Gemini AI)

 

JAKARTA - Biaya ganti baterai Jaecoo J5 EV akhirnya terungkap dan menjadi perhatian calon konsumen mobil listrik di Indonesia. SUV listrik yang dikenal berkat harga terjangkau dan fitur melimpah itu disebut membutuhkan dana hingga Rp150 juta-Rp170 juta untuk penggantian baterai, angka yang mencapai lebih dari separuh harga unit barunya.

Informasi mengenai biaya ganti baterai Jaecoo J5 EV menjadi sorotan karena baterai merupakan komponen paling penting sekaligus paling mahal pada kendaraan listrik. Meski menawarkan biaya operasional yang hemat, kekhawatiran mengenai penggantian baterai masih menjadi pertimbangan utama bagi sebagian masyarakat.

Jaecoo J5 EV sendiri sempat menarik perhatian pasar karena hadir sebagai SUV crossover listrik dengan harga setara city car. Desain modern yang disebut mirip Range Rover Evoque serta berbagai fitur premium membuat mobil ini menjadi salah satu kendaraan listrik yang cukup diminati di segmennya.

Baca Juga: Geely EX2 Dibanderol Mulai Rp200 Jutaan, Bisa Tempuh 395 Km Sekali Cas dan DP Mulai Rp26 Juta, Apa Saja Keunggulannya?

Biaya Ganti Baterai Jaecoo J5 EV Capai Lebih dari Setengah Harga Mobil

Perbincangan mengenai biaya penggantian baterai mencuat setelah pihak Jaecoo Indonesia mengungkap estimasi biaya untuk baterai J5 EV. Berdasarkan keterangan yang dikutip dari DetikOto, biaya penggantian baterai termasuk pemasangan diperkirakan berada di kisaran Rp150 juta hingga Rp170 juta.

Head of Marketing Jaecoo Indonesia, Ilham Pratama, menjelaskan bahwa biaya tersebut berkaitan dengan kapasitas baterai yang digunakan. Jaecoo J5 EV dibekali baterai berkapasitas 60 kWh yang menjadi sumber tenaga utama kendaraan.

Jika dibandingkan dengan harga mobilnya, angka tersebut memang cukup besar. Sebagai gambaran, Jaecoo J5 EV varian standar dipasarkan sekitar Rp279 juta, sementara varian premium berada di kisaran Rp319 juta. Dengan demikian, biaya penggantian baterai dapat mencapai lebih dari 50 persen nilai kendaraan.

Baca Juga: Samsung Galaxy A07 Resmi Jadi HP 1 Jutaan Paling Diburu, Pakai Helio G99 dan UFS, Benarkah Lebih Worth It dari Redmi?

Meski terdengar mahal, kondisi tersebut sebenarnya tidak hanya terjadi pada Jaecoo. Hampir seluruh mobil listrik memiliki karakteristik serupa karena baterai menjadi komponen paling bernilai dalam keseluruhan kendaraan.

Mengapa Baterai Mobil Listrik Sangat Mahal?

Baterai berfungsi sebagai pengganti mesin konvensional pada mobil berbahan bakar bensin maupun diesel. Tanpa baterai yang berfungsi dengan baik, kendaraan listrik tidak dapat beroperasi.

Berbeda dengan mesin pembakaran internal yang memiliki banyak komponen mekanis, mobil listrik mengandalkan paket baterai dan motor listrik sebagai penggerak utama. Sistem ini membuat biaya perawatan harian relatif lebih murah karena jumlah komponen bergerak lebih sedikit.

Baca Juga: Infinix Hot 60 Pro Plus Bikin Heboh! HP 2 Jutaan Super Tipis 5,95 mm, Kamera 50 MP, AnTuTu 460 Ribu

Namun, tantangan muncul ketika baterai mengalami kerusakan serius. Hingga saat ini, perbaikan baterai mobil listrik masih terbatas. Pada banyak kasus, kerusakan sel tertentu dapat berujung pada rekomendasi penggantian satu paket baterai secara keseluruhan.

Kondisi tersebut yang membuat calon pembeli kendaraan listrik sering mempertimbangkan biaya jangka panjang sebelum melakukan pembelian. Apalagi nilai jual kembali mobil listrik, khususnya merek-merek asal Tiongkok, masih menjadi perdebatan di pasar kendaraan bekas.

Meski demikian, sejumlah pengguna berpendapat penghematan biaya energi selama bertahun-tahun dapat membantu mengompensasi potensi biaya penggantian baterai di masa mendatang.

Baca Juga: HP 2 Jutaan Kamera OIS Terbaik 2026: 7 Rekomendasi Paling Worth It, Foto Makin Stabil dan Tajam!

Garansi 8 Tahun Jadi Jaminan bagi Konsumen

Untuk mengurangi kekhawatiran konsumen, Jaecoo memberikan garansi baterai selama 8 tahun atau hingga 160.000 kilometer. Garansi tersebut menjadi salah satu faktor penting yang dapat memberikan rasa aman bagi pemilik kendaraan.

Dalam penggunaan normal, tidak semua pengguna akan mencapai batas 160.000 kilometer sebelum masa garansi berakhir. Namun bagi pengguna dengan mobilitas tinggi, batas kilometer tersebut bisa tercapai lebih cepat dibandingkan usia garansi.

Jaecoo J5 EV sendiri tetap menawarkan sejumlah keunggulan yang membuatnya kompetitif di pasar. Selain harga yang relatif terjangkau, SUV listrik ini memiliki desain premium, interior modern dengan layar besar, serta berbagai fitur keselamatan dan kenyamanan yang biasanya ditemukan pada kendaraan dengan harga lebih tinggi.

Baca Juga: Huawei Mate XT Resmi Masuk Indonesia, HP Lipat 3 Seharga Rp50 Juta Ini Bikin Foldable Lain Terlihat Biasa

Di tengah persaingan kendaraan listrik yang semakin ketat, informasi mengenai biaya penggantian baterai menjadi aspek penting yang perlu dipahami calon pembeli. Dengan estimasi biaya Rp150 juta hingga Rp170 juta dan garansi baterai hingga 8 tahun, konsumen kini memiliki gambaran lebih jelas mengenai biaya kepemilikan jangka panjang Jaecoo J5 EV.

Editor : Axsha Zazhika
#Biaya Ganti Baterai Jaecoo J5 EV #Harga Baterai Mobil Listrik #Jaecoo J5 EV Indonesia #Garansi Baterai Mobil Listrik #SUV Listrik Murah Indonesia