JAKARTA - Pasar kendaraan listrik di Indonesia kembali mendapat amunisi baru yang siap mengusik segmen mobil keluarga. Kehadiran Wuling Darion EV kini menjadi sorotan utama bagi masyarakat yang menginginkan kendaraan elektrifikasi dengan kapasitas tujuh penumpang, namun tetap menonjolkan sisi kemewahan dan fungsionalitas. Mobil ini disebut-sebut sebagai penerus semangat dari lini model sebelumnya, dengan membawa peningkatan signifikan pada aspek teknologi dan performa.
Wuling Darion EV hadir di pasar tanah air untuk menjawab kebutuhan konsumen yang selama ini mencari opsi mobil keluarga yang efisien, ramah lingkungan, dan sarat fitur modern. Sebagai sebuah MPV listrik murni, Wuling Darion EV diprediksi akan menjadi penantang serius bagi model-model konvensional maupun elektrifikasi yang sudah lebih dulu mengaspal di segmen premium. Dengan desain yang futuristik dan dukungan ekosistem layanan yang luas, mobil ini menawarkan paket lengkap bagi keluarga urban.
Secara visual, Wuling Darion EV mengusung bahasa desain yang elegan dan minimalis. Kesan modern terpancar kuat dari penggunaan lampu LED dengan desain unik berbentuk huruf U yang simetris, baik pada bagian depan maupun belakang. Tampilan eksteriornya semakin dipertegas dengan penggunaan pelek 17 inci yang memberikan kesan proporsional. Meski berstatus MPV, ground clearance yang mencapai 205 mm membuatnya cukup tangguh melintasi berbagai medan jalan di Indonesia, memberikan kepercayaan diri lebih bagi pengemudi.
Baca Juga: Infinix Hot 60 Pro Plus Bikin Heboh! HP 2 Jutaan Super Tipis 5,95 mm, Kamera 50 MP, AnTuTu 460 Ribu
Performa Tangguh untuk Perjalanan Jarak Jauh
Performa yang ditawarkan mobil ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Wuling Darion EV dibekali motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga hingga 201 HP dengan torsi puncak mencapai 310 Nm. Dalam pengujian akselerasi, mobil ini mampu menuntaskan jarak 0 hingga 100 km/jam hanya dalam waktu 8 detik. Menggunakan baterai jenis LFP berkapasitas 69,2 kWh, mobil ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 540 km dalam sekali pengisian daya berdasarkan standar CLTC.
Untuk kemudahan pengisian baterai, standar pengisian CCS2 telah disematkan, memungkinkan proses pengisian daya yang cepat. Dalam pengujian di SPKLU berkapasitas 120 kW, kecepatan pengisian dapat mencapai 112 kW, yang menjadikannya salah satu yang tercepat di kelasnya. Efisiensi ini memberikan kenyamanan bagi pengguna yang sering melakukan perjalanan jarak jauh dan tidak ingin menghabiskan waktu lama di stasiun pengisian daya.
Desain Mewah dan Kenyamanan Maksimal
Masuk ke dalam kabin, kemewahan yang ditawarkan terasa sangat nyata. Konfigurasi tujuh penumpang didukung dengan captain seat di baris kedua yang dapat diatur secara elektrik, memberikan fleksibilitas dan kenyamanan maksimal bagi penumpang. Keberadaan electric sliding door semakin menambah kepraktisan akses masuk ke dalam mobil. Material interior yang menggunakan bahan kulit sintetis berkualitas dengan perpaduan warna cokelat memberikan atmosfer yang berkelas, jauh dari kesan mobil listrik yang kaku.
Tidak hanya mengutamakan kenyamanan, sisi teknologi menjadi nilai jual utama. Di bagian dasbor, pengendara dimanjakan dengan instrument cluster berukuran 10,25 inci dan head unit infotainment berukuran 12,8 inci yang responsif. Menariknya, produsen masih mempertahankan beberapa tombol fisik untuk pengaturan AC, sebuah fitur yang seringkali diabaikan oleh produsen mobil listrik lain namun sangat dicari oleh pengguna di Indonesia karena kemudahannya.
Teknologi ADAS dan Fitur Pintar
Mobil ini juga dilengkapi dengan sistem Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) Level 2 yang memberikan keamanan ekstra selama perjalanan. Fitur ini mencakup forward collision avoidance, adaptive cruise control, lane keeping assist, hingga cornering lamp. Selain itu, tersedia fitur V2L (Vehicle to Load) yang memungkinkan mobil menyalurkan listrik ke perangkat eksternal, sangat berguna saat melakukan perjalanan liburan keluarga.
Kelebihan lain adalah adanya kamera 360 derajat yang memudahkan parkir, serta fitur regenerative braking yang halus. Meski terdapat catatan kecil seperti suspensi depan yang cenderung kaku dibandingkan bagian belakang, secara keseluruhan, mobil ini berhasil memberikan keseimbangan yang mumpuni antara nilai guna dan kenyamanan. Dengan harga di kisaran Rp 459 juta, mobil ini membuktikan bahwa beralih ke kendaraan listrik tidak harus mengorbankan kenyamanan khas MPV keluarga.
Baca Juga: HP 2 Jutaan Kamera OIS Terbaik 2026: 7 Rekomendasi Paling Worth It, Foto Makin Stabil dan Tajam!
Editor : Vicky Permana Saputra