Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Review VinFast VF3: Si Mungil Bertenaga Listrik yang Siap Guncang Pasar City Car Indonesia dengan Harga di Bawah Rp200 Juta

Vicky Permana Saputra • Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:48 WIB
Review VinFast VF3: Mobil listrik mungil dengan desain gagah, harga di bawah Rp200 juta. Cek spesifikasi, performa, dan skema cicilannya di sini!(Pinterest)
Review VinFast VF3: Mobil listrik mungil dengan desain gagah, harga di bawah Rp200 juta. Cek spesifikasi, performa, dan skema cicilannya di sini!(Pinterest)

JAKARTA - Industri mobil listrik di Indonesia kini memiliki opsi baru yang menarik perhatian. Kehadiran VinFast VF3 menjadi topik hangat di kalangan pecinta otomotif, terutama bagi mereka yang mencari kendaraan kompak untuk mobilitas perkotaan. VinFast VF3 menawarkan perpaduan antara desain yang unik dan performa yang cukup mumpuni untuk menembus padatnya lalu lintas kota.

Sebagai kendaraan city car, VinFast VF3 tidak hanya mengandalkan estetika, tetapi juga fungsionalitas yang mengejutkan. Meski ukurannya mungil, mobil ini dirancang dengan standar SUV yang memberikan rasa percaya diri saat dikendarai, baik di jalanan aspal perkotaan maupun saat harus melewati kondisi jalan yang kurang rata. Kehadirannya diprediksi menjadi ancaman bagi segmen compact EV yang kini semakin kompetitif.

Performa dan Spesifikasi Mumpuni

Meski bentuknya terlihat imut, spesifikasi yang diusung tidak main-main. Mobil ini dibekali baterai LFP berkapasitas 18,64 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 210 kilometer dalam kondisi baterai penuh. Jarak tersebut tergolong cukup untuk mobilitas harian dari rumah ke kantor atau sekadar berkeliling kota tanpa perlu khawatir kehabisan daya.

Baca Juga: Geely EX2 Dibanderol Mulai Rp200 Jutaan, Bisa Tempuh 395 Km Sekali Cas dan DP Mulai Rp26 Juta, Apa Saja Keunggulannya?

Untuk urusan tenaga, motor listrik pada mobil ini mampu menghasilkan tenaga sekitar 43 daya kuda dengan torsi 110 Nm. Angka ini mungkin terdengar kecil, namun karena bobot mobil yang ringan, tarikan awalnya terasa responsif dan lincah. Sistem penggerak roda belakang (RWD) yang disematkan membuat mobil ini terasa fun to drive, terutama saat bermanuver di tengah kemacetan. Selain itu, fitur fast charging CCS2 menjadi nilai tambah, memungkinkan pengisian daya dari 10 persen hingga 70 persen hanya dalam waktu sekitar 36 menit.

Desain SUV dalam Tubuh Mungil

Salah satu daya tarik utama dari mobil listrik ini adalah desain boxy atau mengotak yang terlihat sangat gagah. Pabrikan memberikan tarikan garis bodi yang tegas serta kap mesin rata, menciptakan kesan intimidatif meskipun dimensinya hanya sekitar 3,1 meter.

Rahasia ketangguhannya terletak pada kaki-kaki. Penggunaan velg berukuran 16 inci memberikan proporsi yang padat dan kokoh. Lebih jauh lagi, ground clearance mencapai 191 mm, setara dengan SUV kompak pada umumnya. Dengan ground clearance setinggi ini, pengguna tidak perlu cemas saat melewati polisi tidur atau jalanan yang rusak ringan. Aksen overfender plastik hitam di sekeliling bodi semakin memperkuat karakter tangguh ala mobil offroader.

Baca Juga: Infinix Hot 60 Pro Plus Bikin Heboh! HP 2 Jutaan Super Tipis 5,95 mm, Kamera 50 MP, AnTuTu 460 Ribu

Interior Minimalis dan Fungsional

Masuk ke bagian kabin, interior mobil ini mengusung konsep minimalis namun sangat fungsional. Pengemudi tidak akan menemukan panel instrumen di balik setir karena semua informasi seperti kecepatan dan sisa baterai dipusatkan pada layar sentuh 10 inci di bagian tengah dasbor.

Konfigurasi joknya menggunakan model integrated headrest atau sering disebut "jok pocong" yang memberikan kesan sporty. Untuk kapasitas, mobil ini dapat menampung empat orang. Jika pengguna membutuhkan ruang bagasi lebih, kursi baris kedua bisa dilipat rata lantai, meningkatkan kapasitas penyimpanan hingga 285 liter. Fleksibilitas ini sangat berguna untuk membawa barang bawaan, mulai dari koper hingga peralatan hobi.

Skema Harga yang Fleksibel

VinFast memberikan dua skema pembelian yang sangat menarik. Pertama, skema langganan baterai. Dengan opsi ini, konsumen cukup membayar harga mobilnya saja di angka sekitar Rp190 jutaan, kemudian membayar biaya sewa baterai per bulan. Keuntungannya, jika baterai rusak, biaya penggantian ditanggung oleh pihak produsen.

Baca Juga: HP Kamera Terbaik Harga 2 Jutaan Terbaru 2024: Ini 5 Rekomendasi Paling Worth It untuk Foto dan Konten Kreator

Kedua, skema beli putus atau baterai include. Jika konsumen tidak ingin terikat cicilan bulanan, mereka bisa membeli mobil sekaligus baterainya seharga Rp233,2 juta (OTR Bali). Dengan berbagai keunggulan, fitur keselamatan standar seperti ABS dan airbags, serta harga yang kompetitif, mobil ini menjadi pilihan menarik bagi mereka yang ingin beralih ke kendaraan ramah lingkungan tanpa harus mengorbankan gaya.

Editor : Vicky Permana Saputra
#Otomotif Indonesia #mobil listrik #Review Mobil #VinFast VF3 #city car