TRENGGALEK NJENGGALEK - Harga Mitsubishi L300 minibus bekas kembali menjadi sorotan setelah sejumlah unit ditawarkan dengan kondisi siap pakai dan pajak aktif. Dalam sebuah penawaran terbaru, Mitsubishi L300 minibus bekas tahun 2002 hingga 2014 dibanderol mulai Rp85 juta sampai Rp115 juta, tergantung kondisi, karoseri, dan fitur yang dimiliki.
Pasar kendaraan niaga bekas masih menunjukkan minat tinggi terhadap Mitsubishi L300 minibus bekas, terutama untuk kebutuhan angkutan penumpang, usaha travel, hingga kendaraan operasional. Selain dikenal tangguh, L300 juga memiliki biaya perawatan yang relatif terjangkau.
Tiga unit yang ditawarkan berada di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, dengan kondisi bodi yang telah mendapatkan pengecatan ulang dan sebagian sudah dilengkapi fitur tambahan seperti power steering, velg racing, hingga AC double blower.
Harga Mitsubishi L300 Minibus Bekas Mulai Rp85 Juta hingga Rp115 Juta
Unit pertama merupakan Mitsubishi L300 Minibus Long tahun 2014 dengan karoseri Sanggar Karya. Kendaraan ini menggunakan pelat kuning dan disebut memiliki pajak aktif sekitar Rp800 ribu per tahun.
Penjual menawarkan kendaraan tersebut dengan harga sekitar Rp115 juta. Kondisinya diklaim cukup menarik karena telah mendapatkan cat baru, menggunakan velg racing ring 14, serta dilengkapi AC dingin dan tiga baris kursi penumpang.
Selain itu, kendaraan ini juga menggunakan pintu model single dan memiliki interior yang masih terawat. Mesin disebut dalam kondisi baik, meski dijadwalkan untuk penggantian oli rutin.
"Mesin bagus, tinggal ganti oli saja," ujar penjual saat menjelaskan kondisi kendaraan.
Harga tersebut menjadikan unit 2014 sebagai varian termahal dibanding dua unit lain yang juga ditawarkan dalam kesempatan yang sama.
Baca Juga: Infinix Hot 60 Pro Plus Bikin Heboh! HP 2 Jutaan Super Tipis 5,95 mm, Kamera 50 MP, AnTuTu 460 Ribu
L300 Grand Elsa 2003 dan 2002 Masih Jadi Buruan
Unit kedua adalah Mitsubishi L300 Grand Elsa Long tahun 2003 dengan pelat nomor wilayah Tasikmalaya, Jawa Barat. Kendaraan ini menggunakan karoseri New Armada dan menjadi salah satu tipe yang cukup diminati di pasar mobil bekas.
Mobil tersebut belum menggunakan power steering, namun telah mendapatkan sejumlah penyegaran seperti cat baru, body kit keliling, grill model Euro 4, serta velg bergaya Innova.
Untuk kenyamanan penumpang, kendaraan sudah dilengkapi AC dingin dan dua baris kursi. Pajak kendaraan disebut masih aktif dengan biaya sekitar Rp2 juta per tahun.
Harga yang dipasang untuk unit ini berada di kisaran Rp93 juta dan masih membuka ruang negosiasi.
Sementara itu, unit ketiga merupakan Mitsubishi L300 Minibus tahun 2002 yang telah dibekali power steering orisinal Mitsubishi. Mobil berpelat Bali tersebut ditawarkan dengan harga paling rendah, yakni Rp85 juta.
Meski menjadi unit termurah, kendaraan ini tetap memiliki sejumlah keunggulan seperti AC double blower, kaca film KTT 80 persen, velg chrome ring 14, serta interior bawaan karoseri New Armada yang masih terawat.
Kondisi Bodi dan Mesin Jadi Nilai Jual Utama
Penjual menegaskan ketiga unit memiliki kondisi bodi yang cukup baik karena telah menjalani pengecatan ulang secara menyeluruh. Tidak ditemukan kerusakan besar seperti bekas tabrakan berat maupun keropos pada bagian utama kendaraan.
Bagian kabin disebut masih menggunakan material kaleng asli, sementara sektor bodi luar tetap tebal dan kokoh. Kondisi plafon, jok, serta dashboard juga diklaim masih layak pakai tanpa kerusakan berarti.
Untuk sektor mesin, ketiga kendaraan disebut dalam kondisi normal dan siap digunakan. Beberapa unit memang membutuhkan perawatan ringan berupa penggantian oli karena sudah memasuki jadwal servis berkala.
Keberadaan fitur AC yang berfungsi normal menjadi nilai tambah penting, terutama bagi pembeli yang ingin menggunakan kendaraan sebagai angkutan penumpang atau usaha travel antarkota.
Dengan rentang harga Rp85 juta hingga Rp115 juta, Mitsubishi L300 minibus bekas masih menjadi salah satu pilihan menarik bagi konsumen yang membutuhkan kendaraan niaga serbaguna. Faktor daya tahan mesin, ketersediaan suku cadang, serta kapasitas angkut yang besar membuat model ini tetap diminati meski usia kendaraan sudah lebih dari satu dekade.
Editor : Gita Dwi Nuraini