JAKARTA - Kehadiran Polytron Fox 500 berhasil mencuri perhatian pengunjung Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2024. Motor listrik bergaya maxi scooter ini bahkan banyak dikerubungi pengunjung bertubuh besar yang selama ini mencari alternatif motor listrik dengan dimensi besar seperti Yamaha XMAX.
Tak sedikit yang menyebut Polytron Fox 500 sebagai jawaban bagi pengguna skutik bongsor yang ingin beralih ke kendaraan listrik. Dengan desain yang besar dan posisi berkendara yang mirip Yamaha XMAX, motor ini langsung menarik perhatian pecinta motor premium.
Selain menawarkan bodi besar, Polytron Fox 500 juga dibekali tenaga maksimum 14,7 kW, kecepatan puncak 130 km/jam, serta jarak tempuh hingga 130 kilometer. Tak heran jika motor listrik terbaru Polytron ini menjadi salah satu pusat perhatian selama pameran berlangsung.
Desain Bongsor Mirip Yamaha XMAX
Secara tampilan, Polytron Fox 500 memang sangat identik dengan Yamaha XMAX. Mulai dari desain bodi, posisi duduk, hingga panel instrumen memberikan kesan layaknya skutik premium bermesin 250 cc.
Menariknya, model ini sebelumnya dikenal dengan nama T-Rex saat masih dalam tahap pengembangan. Setelah mengalami sejumlah penyempurnaan, Polytron akhirnya memutuskan menggunakan nama Fox 500.
Ukuran bodinya yang besar membuat banyak orang mengira motor ini memiliki kapasitas mesin 500 cc. Padahal, angka tersebut hanyalah penamaan produk.
Posisi berkendara juga menjadi salah satu keunggulan utama. Setang yang lebar serta jok yang besar memberikan kenyamanan maksimal, terutama bagi pengendara dengan postur tubuh tinggi dan besar.
Tiga Mode Berkendara dengan Top Speed 130 Km/Jam
Polytron Fox 500 dibekali motor listrik dengan daya 5 kW dan tenaga maksimum mencapai 14,7 kW. Tenaga tersebut disalurkan ke roda belakang melalui sistem belt drive.
Motor ini memiliki tiga pilihan mode berkendara, yakni Eco, Drive, dan Sport.
Pada mode Eco, kecepatan dibatasi hingga 60 km/jam. Sementara mode Drive memungkinkan motor melaju sampai 90 km/jam. Sedangkan mode Sport mampu memaksimalkan performa hingga mencapai kecepatan 130 km/jam.
Saat diuji di area IMOS 2024, akselerasi awal motor terasa halus dan nyaman. Karakter tenaganya tidak menghentak, tetapi semakin kuat ketika kecepatan mulai meningkat.
Pengendalian motor juga terasa stabil berkat penggunaan ban berukuran lebar. Posisi duduk yang ergonomis membuat sensasi berkendara sangat mirip dengan Yamaha XMAX.
Baterai Bisa Disewa atau Dibeli
Polytron membekali Fox 500 dengan baterai lithium ferrophosphate berkapasitas 3,89 kWh. Baterai tersebut diklaim mampu membawa motor menempuh jarak hingga 130 kilometer dalam sekali pengisian daya.
Proses pengisian baterai dari kondisi kosong hingga penuh membutuhkan waktu sekitar lima jam.
Menariknya, Polytron memberikan dua opsi kepemilikan baterai. Konsumen dapat memilih skema sewa baterai dengan biaya Rp200 ribu per bulan atau membeli baterai secara penuh.
Harga Polytron Fox 500 dengan sistem sewa baterai dipasarkan Rp43 juta. Namun selama IMOS 2024, Polytron memberikan diskon sebesar Rp3,9 juta sehingga harga motor menjadi Rp38,1 juta.
Sementara itu, bagi konsumen yang ingin memiliki baterai secara permanen, perlu menambah biaya sekitar Rp18 juta sehingga total harga motor mencapai kisaran Rp60 jutaan.
Fitur Lengkap dan Bagasi Besar
Sebagai motor listrik premium, Polytron Fox 500 sudah dilengkapi lampu LED penuh, lampu hazard, USB charger Type-A, dua kompartemen penyimpanan di bagian depan, serta bagasi yang berukuran besar.
Suspensi belakang menggunakan monoshock yang dilengkapi pengaturan preload, sedangkan sistem pengereman depan dan belakang sama-sama memakai cakram.
Saat pengujian singkat, suspensi motor terasa empuk dan nyaman digunakan. Hanya saja, terdapat sedikit suara dari bagian suspensi depan ketika melewati permukaan jalan yang kurang rata.
Secara keseluruhan, Polytron Fox 500 menawarkan kombinasi desain besar, tenaga melimpah, serta fitur lengkap yang membuatnya menjadi salah satu pilihan menarik di segmen motor listrik premium di Indonesia.
Editor : Axsha Zazhika