Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Polytron Fox 500 Diklaim Jadi Salah Satu Motor Listrik Tercepat di Indonesia, Top Speed 130 Km/Jam tapi Ada Kekurangan yang Bikin Putar Balik Merepotkan

Axsha Zazhika • Rabu, 10 Juni 2026 | 22:28 WIB
Polytron Fox 500 Diklaim Jadi Salah Satu Motor Listrik Tercepat di Indonesia, Top Speed 130 Km/Jam tapi Ada Kekurangan yang Bikin Putar Balik Merepotkan (Pinterest)
Polytron Fox 500 Diklaim Jadi Salah Satu Motor Listrik Tercepat di Indonesia, Top Speed 130 Km/Jam tapi Ada Kekurangan yang Bikin Putar Balik Merepotkan (Pinterest)

 

JAKARTA - Kehadiran Polytron Fox 500 semakin meramaikan persaingan motor listrik premium di Indonesia. Skuter listrik berukuran bongsor ini bahkan diklaim sebagai salah satu motor listrik tercepat di Tanah Air berkat kemampuan melesat hingga 130 km/jam.

Tak hanya menawarkan performa tinggi, Polytron Fox 500 juga dibekali baterai berkapasitas besar dengan jarak tempuh mencapai 130 kilometer dalam sekali pengisian penuh. Menariknya, baterai tersebut menggunakan sistem berlangganan dengan biaya sekitar Rp200 ribu per bulan.

Dalam pengujian awal, Polytron Fox 500 memberikan kesan sebagai skuter listrik premium dengan posisi berkendara yang nyaman, bagasi luas, serta tenaga yang melimpah. Namun, terdapat beberapa catatan yang masih menjadi perhatian, terutama terkait manuver di ruang sempit.

Baca Juga: Bukan Sekadar Juara Liga, Ini Proyek Ambisius Persib Bandung untuk Jadi Raksasa Sepak Bola Asia

Posisi Berkendara Nyaman ala Skutik 250 cc

Dengan dimensi besar, Polytron Fox 500 menawarkan ergonomi yang mengingatkan pada motor-motor premium seperti Honda Forza maupun Yamaha XMAX.

Bagi pengendara dengan tinggi badan sekitar 170 cm, jok yang lebar membuat kedua kaki sedikit membuka saat menapak ke aspal. Meski demikian, karakter jok yang empuk serta adanya lumbar support memberikan kenyamanan lebih ketika digunakan untuk perjalanan jauh.

Posisi kaki juga fleksibel. Pengendara dapat memilih posisi normal maupun sedikit selonjoran, mirip skutik 250 cc pada umumnya. Dipadukan dengan setang yang tidak terlalu tinggi, posisi berkendara terasa rileks untuk penggunaan harian.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Berpeluang Dapat Tambahan 10 Poin? Dorna dan FIM Dikabarkan Evaluasi Hasil Moto3 Hungaria 2026

Suspensi Belakang Empuk, Bagian Depan Masih Jadi Catatan

Polytron melakukan pengembangan baru pada sektor kaki-kaki. Suspensi depan masih menggunakan teleskopik, sedangkan bagian belakang mengandalkan monoshock.

Saat diuji melintasi polisi tidur, suspensi depan terasa kurang maksimal dan cenderung mengalami gejala bottoming. Sebaliknya, suspensi belakang justru memberikan kenyamanan yang cukup baik saat melibas jalan bergelombang.

Sistem pengereman sudah menggunakan cakram di kedua roda serta dilengkapi Combined Braking System (CBS). Pengendara juga dapat mengoperasikan gas sambil menarik rem pada kecepatan rendah.

Tenaga 14,7 kW dan Kecepatan Maksimum 130 Km/Jam

Jantung penggerak Polytron Fox 500 mengandalkan motor listrik tipe mid-drive yang dipasang pada bagian tengah. Tenaga maksimum yang dihasilkan mencapai 14,7 kW, sedangkan daya nominalnya berada di angka 5 kW.

Baca Juga: Mengenal Sosok Glenn Sugita: Mengintip Kekayaan dan Peran Vitalnya di Balik Stabilitas Finansial Persib Bandung

Tenaga tersebut diteruskan ke roda belakang melalui sistem belt drive. Motor ini menyediakan tiga mode berkendara, yakni Eco, Drive, dan Sport.

Pada mode Eco, kecepatan maksimal dibatasi hingga 60 km/jam. Sementara mode Drive mampu mencapai 100 km/jam. Adapun mode Sport memungkinkan motor melaju hingga 130 km/jam.

Selain itu, Polytron Fox 500 juga telah dibekali fitur regenerative braking yang membantu menjaga efisiensi energi dan memperpanjang daya tahan baterai.

Jarak Tempuh 130 Kilometer dengan Sistem Berlangganan

Motor listrik ini menggunakan baterai Lithium Ferro Phosphate (LiFePO4) bertegangan 72 volt dan kapasitas 54 Ah.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Kembali Pimpin Klasemen Rookie Moto3 2026, Brian Uriarte Kehilangan Poin Usai Hasil GP Hungaria Direvisi

Polytron mengklaim Fox 500 mampu menempuh jarak hingga 130 kilometer dalam kondisi ideal dengan kecepatan rata-rata sekitar 30-40 km/jam. Untuk mengisi daya dari kosong hingga penuh, dibutuhkan waktu sekitar empat hingga lima jam.

Sama seperti Polytron Fox-R dan Fox-S, baterai pada Fox 500 menggunakan sistem sewa atau subscription. Pengguna cukup membayar biaya berlangganan sekitar Rp200 ribu per bulan.

Keuntungan dari sistem tersebut adalah konsumen tidak perlu khawatir apabila kondisi baterai mengalami penurunan kapasitas. Selama biaya langganan dibayarkan secara rutin, baterai mendapatkan garansi seumur hidup.

Baca Juga: Bursa Transfer Panas: Daftar Pemain Asing Baru Persib Musim 2026/2027 Bocor, Bintang Eropa hingga Bomber Uzbekistan Siap Merapat ke Maung Bandung!

Bagasi Besar dan Fitur Melimpah

Salah satu keunggulan Polytron Fox 500 adalah kapasitas bagasinya yang besar. Ruang penyimpanan di bawah jok diklaim mampu menampung dua buah helm sekaligus.

Selain itu, tersedia dua kompartemen depan, port USB, cruise control, fitur reverse, lampu LED penuh, panel instrumen kombinasi digital, hingga alarm yang dapat mengunci roda belakang.

Meski demikian, wheelbase yang panjang dipadukan dengan sudut belok setang yang cukup lebar membuat motor ini agak merepotkan saat melakukan putar balik atau manuver di area sempit.

Secara keseluruhan, Polytron Fox 500 menawarkan kombinasi performa tinggi, kenyamanan, serta fitur yang lengkap. Dengan karakter layaknya skutik premium, motor listrik ini berpotensi menjadi salah satu pilihan menarik bagi konsumen yang menginginkan kendaraan ramah lingkungan dengan sensasi berkendara ala maxi scooter.

Editor : Axsha Zazhika
#Top speed 130 km/jam #Skuter listrik premium #Motor listrik tercepat #Baterai berlangganan #Polytron fox 500