Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Honda Brio RS 2025: Review Lengkap Mobil Mini Hatchback yang Masih Layak Dibeli di Era SUV, Ini Kelebihan dan Kekurangannya

Gita Dwi Nuraini • Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:02 WIB
Review Honda Brio RS 2025: apakah mini hatchback ini masih worth it dibeli? Simak kelebihan, fitur, dan performa lengkapnya.(Gemini AI)
Review Honda Brio RS 2025: apakah mini hatchback ini masih worth it dibeli? Simak kelebihan, fitur, dan performa lengkapnya.(Gemini AI)

 

TRENGGALEK NJENGGALEK - Di tengah dominasi SUV dan crossover yang semakin menguasai pasar otomotif, pertanyaan besar kembali muncul: apakah mini hatchback seperti Honda Brio RS 2025 masih layak dibeli? Jawabannya, menurut banyak pengamat dan reviewer otomotif, masih sangat relevan, terutama bagi pengguna yang menginginkan mobil kecil, irit, dan praktis untuk penggunaan harian di perkotaan.

Baca Juga: Profil Brian Uriarte di Moto3 2026: Talenta Muda Spanyol yang Jadi Sorotan Dunia, Kariernya Penuh Kontroversi dan Persaingan Panas dengan Feda Ega Pratama

Mini Hatchback di Tengah Dominasi SUV

Honda Brio RS menjadi salah satu contoh terakhir dari eksistensi mobil hatchback kecil yang masih bertahan di pasar Indonesia. Saat banyak pabrikan mulai meninggalkan segmen ini, Honda justru tetap mempertahankan Brio sebagai salah satu produk andalan mereka.

Mobil ini sering dianggap sebagai “spiritual successor” dari Honda Jazz generasi awal, terutama bagi pengguna yang menyukai mobil kecil dengan karakter lincah. Meski ukurannya kompak, Brio RS tetap menawarkan desain sporty yang membuatnya tidak terlihat sebagai mobil murah biasa.

Baca Juga: Profil Brian Uriarte: Bintang Muda Red Bull KTM Ajo yang Mengguncang Moto3 2026, dari Juara Junior hingga Sorotan Dunia

Desain Eksterior: Sporty di Kelas Entry-Level

Secara tampilan, Honda Brio RS 2025 membawa bahasa desain yang lebih agresif dibandingkan varian standarnya. Lampu depan sudah menggunakan LED, dipadukan dengan grille besar dan emblem RS yang menegaskan kesan sporty.

Di bagian samping, terdapat side skirt dan velg two-tone berukuran 15 inci yang memperkuat karakter dinamis. Meski hanya masuk kategori hatchback ekonomis, desain ini membuat Brio RS terlihat lebih mahal dari harga sebenarnya.

Dimensi mobil ini mencatat panjang sekitar 3,8 meter dengan bobot di bawah 1 ton. Kombinasi tersebut membuatnya sangat ideal untuk mobilitas di jalan perkotaan yang padat dan sempit.

Baca Juga: Brian Uriarte, Pembalap Muda Spanyol Red Bull KTM Ajo yang Diproyeksikan Jadi Bintang Moto3

Interior: Sederhana Tapi Fungsional

Masuk ke bagian kabin, Brio RS tetap mengedepankan konsep fungsional. Material dominan plastik keras masih digunakan, tanpa sentuhan kulit di beberapa bagian. Namun, layout interior dibuat sederhana dan mudah digunakan.

Sistem hiburan sudah mendukung Apple CarPlay dan Android Auto, meski masih menggunakan koneksi kabel. Panel instrumen juga masih analog dengan tampilan digital kecil di bagian tengah untuk informasi kendaraan.

Dari sisi ruang, mobil ini cukup mengejutkan. Meski kecil, ruang kaki di baris kedua masih tergolong lega untuk penumpang dengan tinggi sekitar 170 cm. Bagasi berkapasitas sekitar 258 liter juga cukup untuk kebutuhan harian atau perjalanan singkat.

Performa Mesin dan Konsumsi BBM

Di sektor dapur pacu, Honda Brio RS 2025 dibekali mesin 1.2 liter i-VTEC 4 silinder yang menghasilkan sekitar 89 horsepower dan 110 Nm torsi. Tenaga tersebut disalurkan melalui transmisi CVT yang lebih halus dibanding generasi sebelumnya.

Performa mobil ini memang bukan untuk kecepatan tinggi, tetapi sangat cukup untuk penggunaan dalam kota. Konsumsi bahan bakarnya juga cukup efisien, dengan rata-rata sekitar 13 km/liter dalam kombinasi rute kota dan tol.

Mode Sport juga tersedia untuk memberikan respons throttle yang lebih agresif, meski tetap dalam batas mobil harian.

Handling dan Kenyamanan Berkendara

Sistem suspensi MacPherson strut di depan dan torsion beam di belakang membuat Brio RS cukup stabil untuk kelasnya. Ditambah ban Bridgestone Potenza, mobil ini terasa cukup stabil saat melibas tikungan.

Namun, sistem pengereman masih menggunakan cakram di depan dan tromol di belakang, yang merupakan standar di kelasnya. Respons pengereman tergolong linear meski tidak terlalu tajam pada awal injakan.

Di jalan rusak, kabin masih cukup nyaman, meskipun tetap ada sedikit getaran yang masuk ke interior karena karakter suspensi yang sederhana.

Honda Brio RS 2025 tetap menjadi pilihan menarik di segmen hatchback kecil. Kombinasi desain sporty, efisiensi bahan bakar, dan kemudahan manuver membuatnya cocok untuk pengguna pertama maupun mobil harian di kota besar.

Meski sudah mulai tertinggal dari sisi fitur dibandingkan beberapa kompetitor baru, Brio tetap unggul dalam hal reliabilitas dan biaya perawatan yang rendah. Di tengah tren SUV, mobil ini membuktikan bahwa hatchback kecil belum sepenuhnya kehilangan relevansi di pasar otomotif modern.

Editor : Gita Dwi Nuraini
#review mobil 2025 #hatchback kecil #mobil Honda Indonesia #mobil irit bbm #honda brio rs