TRENGGALEK NJENGGALEK - Mobil bekas di kisaran harga Rp100 jutaan masih menjadi buruan banyak konsumen yang ingin memiliki kendaraan pribadi dengan budget terbatas. Di segmen ini, terdapat banyak pilihan menarik, mulai dari city car hingga hatchback yang menawarkan karakter berbeda sesuai kebutuhan pengguna.
Salah satu dealer mobil bekas di Jakarta Timur menghadirkan dua pilihan mobil yang cukup menarik untuk dipertimbangkan, yakni Honda Brio E Satya CVT 2019 dan Mazda 2 R Matic 2015. Keduanya ditawarkan di rentang harga yang hampir sama, namun memiliki keunggulan dan karakteristik yang berbeda.
Bagi calon pembeli yang memiliki budget Rp100 jutaan, memilih antara Honda Brio bekas dan Mazda 2 bekas bisa menjadi dilema tersendiri. Sebab, keduanya sama-sama menawarkan nilai lebih di kelasnya masing-masing.
Mazda 2 2015 Tampil Lebih Premium dan Sporty
Pilihan pertama adalah Mazda 2 R Matic tahun 2015. Hatchback asal Jepang ini dikenal memiliki desain yang sporty dan elegan sehingga masih terlihat modern meski usianya sudah lebih dari satu dekade.
Tampilan eksterior Mazda 2 dinilai menjadi salah satu daya tarik utama. Desain bodi yang agresif, pelek two tone, serta garis-garis bodi yang tegas membuat mobil ini tetap menarik di jalan.
Masuk ke dalam kabin, nuansa premium langsung terasa. Interior menggunakan kombinasi warna hitam dan merah yang memberikan kesan sporty. Jok berlapis kulit, fitur smart entry, mode berkendara sport, hingga berbagai tombol pengaturan pada lingkar kemudi menjadi nilai tambah dibanding beberapa kompetitornya.
Mobil ini juga dibekali mesin Skyactiv yang dikenal cukup efisien sekaligus responsif untuk penggunaan harian.
Namun demikian, calon pembeli perlu mempertimbangkan biaya kepemilikan. Salah satu konsekuensi memiliki Mazda 2 adalah harga suku cadang yang relatif lebih mahal dibanding mobil Jepang populer lainnya. Selain itu, ketersediaan spare part dan bengkel spesialis Mazda tidak sebanyak merek-merek mainstream.
Meski begitu, bagi konsumen yang mengutamakan desain dan kenyamanan berkendara, Mazda 2 tetap menjadi pilihan menarik di kelas harga Rp100 jutaan.
Honda Brio Satya 2019 Cocok untuk Mobil Pertama
Pilihan kedua adalah Honda Brio E Satya CVT tahun 2019. Berbeda dengan Mazda 2 yang bermain di segmen hatchback premium, Honda Brio lebih dikenal sebagai city car yang praktis dan ekonomis.
Keunggulan utama Honda Brio terletak pada biaya perawatan yang terjangkau. Ketersediaan suku cadang melimpah serta jaringan bengkel yang tersebar luas menjadi alasan mengapa mobil ini banyak dipilih sebagai kendaraan harian.
Unit yang ditawarkan masih dalam kondisi standar dengan warna abu-abu. Mesin 1.200 cc empat silinder yang digunakan dikenal irit bahan bakar sekaligus memiliki performa yang cukup responsif untuk kebutuhan perkotaan.
Masuk ke dalam kabin, interior masih mempertahankan kondisi orisinal. Hanya bagian head unit yang telah mendapatkan upgrade menggunakan sistem multimedia layar sentuh merek Nakamichi yang sudah dilengkapi kamera mundur.
Selain itu, mobil ini juga sudah menggunakan AC digital yang memberikan kesan lebih modern dibanding beberapa rival di kelasnya.
Dari sisi odometer, Honda Brio ini juga memiliki angka penggunaan yang relatif rendah untuk ukuran mobil tahun 2019 sehingga menjadi nilai tambah bagi calon pembeli.
Mana yang Lebih Layak Dipilih?
Jika mencari mobil dengan tampilan lebih premium, fitur lebih lengkap, dan sensasi berkendara yang lebih menyenangkan, Mazda 2 2015 bisa menjadi pilihan menarik.
Namun jika prioritas utama adalah kemudahan perawatan, biaya operasional rendah, serta nilai jual kembali yang cenderung stabil, Honda Brio Satya 2019 menjadi opsi yang lebih aman.
Kedua mobil tersebut diklaim memiliki kondisi baik, bebas banjir dan bebas tabrak. Dealer juga memberikan garansi untuk sektor mesin dan transmisi sehingga calon pembeli bisa lebih tenang saat melakukan transaksi.
Pada akhirnya, pilihan terbaik kembali kepada kebutuhan masing-masing pengguna. Mazda 2 cocok bagi mereka yang mengutamakan gaya dan kenyamanan, sedangkan Honda Brio lebih ideal bagi konsumen yang menginginkan kendaraan harian praktis, irit, dan mudah dirawat dengan budget Rp100 jutaan.
Editor : Gita Dwi Nuraini