TRENGGALEK NJENGGALEK - Honda Brio E CVT 2019 masih menjadi salah satu pilihan favorit di pasar mobil bekas Indonesia. Selain memiliki harga yang relatif terjangkau, city car andalan Honda ini juga dikenal irit bahan bakar, mudah dirawat, dan memiliki nilai jual kembali yang cukup stabil.
Salah satu unit Honda Brio E CVT 2019 yang baru masuk ke showroom Martak Auto Beautic, Jakarta Timur, kini ditawarkan dengan harga Rp140 jutaan. Mobil berwarna abu-abu tersebut diklaim cocok untuk konsumen yang ingin beralih dari sepeda motor ke mobil atau mencari kendaraan harian dengan biaya operasional rendah.
Honda Brio E CVT 2019 hadir sebagai varian tengah dalam lini Brio. Posisinya berada di atas tipe S dan di bawah tipe RS. Meski bukan varian tertinggi, tipe E sudah menawarkan sejumlah fitur yang cukup lengkap untuk kebutuhan mobilitas sehari-hari.
Desain Facelift yang Lebih Modern
Unit yang ditawarkan merupakan model facelift yang mulai dipasarkan pada 2019. Perubahan paling mencolok terlihat pada bagian belakang yang tidak lagi menggunakan kaca penuh seperti generasi sebelumnya. Desain baru ini dinilai lebih aman sekaligus memberikan tampilan yang lebih modern.
Pada bagian depan, Honda Brio E CVT 2019 mengusung desain bumper yang lebih sporty dengan grille beraksen krom serta fog lamp yang sudah menjadi fitur standar. Meski lampu utama masih menggunakan teknologi halogen, tampilannya tetap terlihat agresif berkat desain headlamp yang lebih tajam.
Dari sisi samping, mobil ini masih mempertahankan konfigurasi standar pabrikan, termasuk velg ring 14 dengan ban berukuran 175/65. Kondisi ban disebut masih sangat baik dengan produksi tahun 2025.
Mesin 1.200 CC Empat Silinder yang Irit
Salah satu keunggulan utama Honda Brio E CVT 2019 terletak pada sektor mesin. Mobil ini menggunakan mesin 1.200 cc i-VTEC empat silinder yang dikenal efisien dan minim getaran.
Konfigurasi empat silinder membuat karakter mesin lebih halus dibandingkan beberapa kompetitor yang menggunakan mesin tiga silinder. Selain itu, kapasitas mesin yang tidak terlalu besar juga berkontribusi terhadap konsumsi bahan bakar yang lebih hemat.
Pihak showroom menyebut kondisi mesin masih standar pabrikan tanpa modifikasi. Komponen mesin terlihat bersih, tidak terdapat rembesan oli, serta sistem kelistrikan masih dalam kondisi baik. Mobil juga diklaim bebas tabrak dan bebas banjir.
Meski demikian, pemilik baru tetap disarankan berhati-hati saat melintasi polisi tidur karena ground clearance Brio tergolong tidak terlalu tinggi.
Interior Masih Orisinal, Head Unit Sudah Di-upgrade
Masuk ke dalam kabin, Honda Brio E CVT 2019 ini masih mempertahankan interior orisinal. Perubahan hanya terdapat pada sektor hiburan yang sudah menggunakan head unit layar sentuh merek Nakamichi.
Fitur tersebut membuat pengguna dapat menikmati konektivitas yang lebih baik dibandingkan head unit bawaan pabrik yang masih menggunakan model single DIN.
Di bagian kemudi tersedia tombol pengaturan audio yang memudahkan pengemudi mengontrol hiburan tanpa harus melepas tangan dari setir. Sistem pendingin udara digital juga menjadi nilai tambah karena mampu memberikan kenyamanan selama perjalanan.
Untuk aspek keselamatan, mobil ini telah dibekali dual SRS Airbag pada sisi pengemudi dan penumpang depan. Tersedia pula kamera mundur yang membantu saat parkir, meskipun sensor parkir belum terpasang.
Kabin Belakang dan Bagasi Cukup Fungsional
Kabin belakang Honda Brio E CVT 2019 menawarkan ruang yang cukup nyaman untuk tiga penumpang. Jok belakang memiliki tiga sandaran kepala dan posisi duduk yang cukup rebah untuk perjalanan jarak menengah.
Bagasinya memang tidak terlalu besar jika dilihat sekilas. Namun ruang penyimpanan cukup dalam dan mampu menampung koper maupun barang bawaan harian. Jika membutuhkan kapasitas lebih besar, jok baris kedua dapat dilipat untuk menciptakan ruang tambahan.
Unit yang ditawarkan memiliki odometer sekitar 80 ribuan kilometer dengan status pajak aktif hingga Mei 2026. Dengan harga di kisaran Rp140 jutaan, Honda Brio E CVT 2019 menjadi salah satu opsi menarik bagi konsumen yang mencari mobil bekas irit, mudah dirawat, dan cocok digunakan sebagai kendaraan pertama.
Editor : Gita Dwi Nuraini