TRENGGALEK NJENGGELEK– Pasar skuter listrik di tanah air dengan rentang harga Rp 30 jutaan kini kedatangan penantang baru yang siap mengacak-acak dominasi pabrikan besar. Bagi konsumen yang sedang berburu kendaraan ramah lingkungan, nama spesifikasi Honda EM1 e: tentu sering masuk ke dalam daftar belanjaan utama. Namun, jika dibedah secara mendalam, motor listrik rakitan Astra Honda Motor (AHM) tersebut dinilai memiliki beberapa keterbatasan teknis yang membuatnya tampak kaku di hadapan rival barunya asal negeri tirai bambu, Zeeho AE6 Plus.
Di atas kertas, Honda EM1 e: dipasarkan dengan harga resmi sekitar Rp 40 juta. Jika dikurangi subsidi pemerintah, harganya memang menyusut menjadi Rp 33 juta. Sayangnya, konsumen masih diwajibkan membeli perangkat pengisi daya (charger) secara terpisah seharga Rp 5 juta, sehingga total dana yang harus dirogoh mencapai Rp 38 juta. Sebagai alternatif yang jauh lebih menggiurkan, Zeeho AE6 Plus hadir dengan banderol Rp 36,9 juta murni siap pakai. Selisih harga Rp 1,1 juta ini menawarkan paket performa, fitur gokil, dan jarak tempuh yang siap membuat kubu Jepang kena mental.
Berikut adalah komparasi tajam yang membedakan kualitas berkendara kedua skutik listrik premium tersebut di aspal jalan raya:
Desain Membulat Lucu Melawan Garis Kaku
Dari sektor visual, Zeeho AE6 Plus membawa bahasa desain yang sangat unik, membulat, dan terkesan lucu. Tampilan ini kontras dengan bodi spesifikasi Honda EM1 e: yang cenderung minimalis dan agak kaku. Pada area fasia depan, Zeeho dibekali lampu utama futuristik yang menyatu antara Daytime Running Light (DRL), lampu senja, serta lampu utama LED dengan sorot tajam berbentuk bumerang.
Masuk ke area kaki-kaki, Zeeho AE6 Plus mengaplikasikan sistem pelek belang, yakni ring 12 dengan ban 90/90 di bagian depan dan ring 11 berbalut ban 100/70 di bagian belakang. Menariknya, suspensi teleskopik depan dan suspensi tunggal di belakangnya memiliki karakter redaman yang sangat empuk dan sudah dilengkapi setelan preload hingga 5 tingkat. Berbeda dengan EM1 e: yang masih mengandalkan rem tromol di roda belakang, Zeeho tampil habis-habisan lewat kawalan rem cakram ganda depan-belakang dengan kaliper 3 piston di depan berteknologi combi brake system.
Adu Performa Ekstrem dan Fitur Pintar NFC
Jantung mekanis menjadi area di mana keunggulan teknologi motor listrik Cina ini terlihat sangat telak. Zeeho AE6 Plus mengusung motor penggerak samping (side drive) terintegrasi besutan nupo dengan tenaga maksimal mencapai 5,5 kW. Motor ini menyediakan tiga mode berkendara (Eco, Street, Spot) yang memiliki output kecepatan luar biasa. Berdasarkan pengujian langsung tanpa beban, mode Eco mampu menembus 49 km/jam, mode Street di angka 76 km/jam, dan mode Spot meledak hingga top speed 86 km/jam (klaim jalanan 80 km/jam).
Performa ini tentu membuat spesifikasi Honda EM1 e: yang mentok di kecepatan 45 km/jam terasa sangat kurang untuk ukuran komuter jalan raya ibu kota. Terlebih lagi, Zeeho AE6 Plus memiliki torsi badak mencapai 160 Nm yang sanggup melesat instan layaknya jet darat saat tuas gas dibuka. Untuk urusan daya jelajah, baterai lithium-ion berkapasitas 69V 27Ah (1,8 kWh) milik Zeeho diklaim mampu menempuh jarak maksimal hingga 100 kilometer pada mode ekonomis, jauh mengungguli EM1 e: yang hanya sanggup menjelajah sejauh 41 kilometer.
"Zeeho AE6 Plus sudah mengadopsi sistem keyless canggih berbasis kartu NFC untuk menyalakan motor, mirip seperti ngetap kartu tol. Fitur ini jauh lebih advance dibanding Honda EM1 e: yang anehnya masih memakai colokan kunci kontak fisik yang jadul," tulis laporan pengujian otomotif.
Sensor Cerdas di Balik Kenyamanan Jok
Kelebihan mutlak lain dari produk Zeeho ini adalah hadirnya fitur keselamatan yang jarang ditemukan pada motor listrik sekelasnya, yaitu sensor jok terintegrasi. Sensor cerdas ini berfungsi membaca bobot pengendara; jika tidak ada orang yang duduk di atas sespan, sistem motor secara otomatis mengunci dan tidak akan bisa di-starter demi menghindari insiden motor melompat liar. Sektor keamanan juga diperkuat dengan alarm anti-maling otomatis yang akan berbunyi kencang diiringi kedipan lampu sein jika motor diguncang saat parkir.
Akomodasi di bawah jok juga terhitung fungsional berkat adanya kompartemen luas yang sanggup menampung jas hujan atau bahkan bertindak sebagai slot penyimpanan untuk satu unit baterai cadangan. Seluruh komponen elektrikal pada Zeeho AE6 Plus ini juga mengantongi sertifikasi ketahanan air tingkat tinggi IP67, menjamin motor tetap aman dan tangguh ketika diajak menerjang genangan banjir perkotaan.