TRENGGALEK, TRENGGALEKNJENGGELEK.JAWAPOS.COM – Harga Suzuki Karimun Estilo bekas kembali menjadi perhatian pencari mobil murah yang menginginkan kendaraan irit, kompak, dan nyaman digunakan sebagai mobil harian. Di pasar mobil bekas, city car ini kini bisa dibeli mulai kisaran Rp40 jutaan, menjadikannya salah satu pilihan menarik di segmen kendaraan perkotaan.
Meski tidak sepopuler Suzuki Karimun generasi pertama maupun Karimun Wagon R, Suzuki Karimun Estilo bekas ternyata memiliki sejumlah keunggulan yang membuatnya masih layak dipertimbangkan. Terutama untuk varian facelift yang dinilai lebih mudah dirawat karena menggunakan mesin yang sama dengan Karimun Wagon R.
Bagi calon pembeli, mengetahui perbedaan antara Karimun Estilo pre-facelift dan facelift menjadi hal penting. Pasalnya, selain desain yang berbeda, kedua model tersebut juga menggunakan mesin berbeda sehingga berpengaruh terhadap ketersediaan spare part dan biaya perawatan.
Baca Juga: Harga Suzuki Karimun Wagon R GS Bekas 2014-2019 Turun, Mulai Rp72 Juta hingga Rp102 Juta
Generasi Kedua Karimun Berubah Haluan ke India
Suzuki Karimun Estilo merupakan generasi kedua keluarga Karimun yang mulai dipasarkan di Indonesia pada 2007. Berbeda dengan Karimun kotak yang mengadopsi konsep kei car Jepang, Estilo hadir dengan desain yang terinspirasi dari Maruti Zen Estilo asal India.
Perubahan tersebut membuat tampilannya lebih membulat dibanding pendahulunya. Sayangnya, desain baru ini kurang mendapat respons positif sehingga popularitas Karimun Estilo tidak sebesar Karimun generasi pertama.
Mobil ini juga sempat dipasarkan di Jepang sebagai Suzuki MR Wagon dan hadir dengan nama Nissan Moko melalui skema rebadge.
Baca Juga: Modifikasi Suzuki Karimun Wagon R GS Matic 2016, Sunroof Rp10 Juta Jadi Daya Tarik Utama
Desain Facelift Lebih Modern
Secara tampilan, Karimun Estilo facelift yang hadir mulai 2009 memperoleh perubahan pada bagian depan. Lampu utama kini berbentuk segitiga sehingga terlihat lebih modern dibanding model pre-facelift yang masih menggunakan desain lampu menyerupai jajaran genjang.
Selain itu, bumper depan juga mengalami penyegaran sehingga tampil lebih segar.
Namun calon pembeli perlu memperhatikan kondisi lampu utama. Sebab, harga headlamp original tergolong mahal, bahkan bisa mencapai sekitar Rp2 juta untuk satu buah lampu.
Meski dimensinya lebih panjang dibanding Karimun kotak, bodi Karimun Estilo justru sedikit lebih ramping sehingga tetap lincah digunakan di jalan perkotaan maupun area parkir yang sempit.
Mesin Facelift Lebih Direkomendasikan
Perbedaan terbesar terdapat pada sektor mesin.
Karimun Estilo pre-facelift memakai mesin F10D berkapasitas 1.100 cc empat silinder dengan tenaga sekitar 65 hp dan torsi 84 Nm.
Baca Juga: Modifikasi Suzuki Karimun Wagon R GL 2014, Modal Minimalis Hasilnya Bikin Pangling
Sementara versi facelift menggunakan mesin K10B 1.000 cc tiga silinder DOHC yang juga dipakai Suzuki Karimun Wagon R. Tenaganya meningkat menjadi sekitar 68 hp dengan torsi 90 Nm.
Walaupun kapasitas mesin lebih kecil, performanya justru terasa lebih responsif. Mesin ini juga terkenal irit bahan bakar.
Dalam penggunaan perkotaan, konsumsi BBM dapat mencapai sekitar 15 km per liter. Untuk penggunaan kombinasi dalam dan luar kota bisa menyentuh 17 km per liter, sedangkan perjalanan luar kota bahkan mampu menembus lebih dari 25 km per liter.
Baca Juga: Suzuki Karimun Wagon R 2026 Dibanderol Mulai Rp150 Jutaan, City Car Irit BBM Ini Makin Modern
Keunggulan lainnya, sebagian besar spare part mesin facelift dapat menggunakan komponen milik Karimun Wagon R sehingga lebih mudah dicari dan harganya relatif lebih terjangkau.
Interior Sederhana tetapi Nyaman
Masuk ke dalam kabin, nuansa interior Karimun Estilo menggabungkan desain Karimun kotak dengan Karimun Wagon R.
Dashboard didominasi warna cokelat dan beige, sementara fitur yang tersedia cukup lengkap untuk ukuran city car. Mobil ini telah dibekali electric mirror, power window empat pintu, head unit double DIN, serta pengaturan AC yang lengkap.
Baca Juga: Suzuki Karimun 2026 Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp120 Jutaan, Hybrid Irit BBM hingga 25 Km/L
Posisi duduk baris kedua juga dinilai lebih nyaman dibanding Karimun kotak karena jok memiliki penyangga paha yang lebih baik. Bagasi pun cukup luas dan kursi belakang dapat dilipat rata lantai untuk menambah kapasitas angkut.
Saat dikendarai, Karimun Estilo menawarkan pandangan luas ke segala arah berkat desain kaca yang besar. Setir dengan power steering terasa cukup stabil ketika melaju di kecepatan tinggi, sementara mesin tiga silindernya tetap nyaman digunakan untuk perjalanan jauh maupun kondisi stop and go.
Meski demikian, peredaman kabin masih menjadi salah satu kekurangannya karena suara ban dan mesin masih cukup terdengar dari dalam kabin.
Baca Juga: Suzuki Karimun Bekas Mulai Rp73 Juta, Banyak Pilihan Tahun Muda, Kredit DP Rp2 Jutaan
Harga Bekas Mulai Rp40 Jutaan
Di pasar mobil bekas, Karimun Estilo pre-facelift kini ditawarkan mulai kisaran Rp40 jutaan. Sementara model facelift umumnya dipasarkan pada kisaran Rp50 jutaan hingga Rp60 jutaan, tergantung kondisi kendaraan, tahun produksi, dan kelengkapan dokumen.
Dengan selisih harga yang tidak terlalu besar, versi facelift lebih direkomendasikan karena menawarkan mesin yang lebih modern, konsumsi BBM lebih irit, serta kemudahan memperoleh spare part berkat kesamaan komponen dengan Suzuki Karimun Wagon R.
Bagi masyarakat yang mencari city car murah, irit, dan mudah digunakan sebagai kendaraan harian, Suzuki Karimun Estilo facelift masih menjadi salah satu opsi menarik di pasar mobil bekas.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari