TRENGGALEK,TRENGGALEKNJENGGELEK.JAWAPOS.COM – Suzuki Karimun Estilo masih menjadi salah satu pilihan menarik di pasar mobil bekas Indonesia. Meski usianya tidak lagi muda, city car ini tetap diburu karena menawarkan konsumsi bahan bakar yang irit, dimensi kompak, serta harga yang kini jauh lebih terjangkau dibanding saat pertama kali diluncurkan.
Bagi pencari mobil harian dengan anggaran terbatas, Suzuki Karimun Estilo layak dipertimbangkan. Apalagi versi facelift yang dipasarkan mulai 2009 dikenal memiliki mesin yang lebih modern serta ketersediaan suku cadang yang lebih mudah dibanding model awal.
Di pasar mobil bekas, harga Suzuki Karimun Estilo kini berada di kisaran Rp40 juta hingga Rp70 jutaan, tergantung tahun produksi, kondisi kendaraan, dan kelengkapan dokumen. Dengan harga tersebut, mobil ini menawarkan efisiensi BBM yang menjadi daya tarik utama di tengah tingginya biaya operasional kendaraan.
Sejarah Suzuki Karimun Estilo di Indonesia
Suzuki Karimun pertama kali hadir di Indonesia melalui generasi Karimun Kotak yang sukses mencuri perhatian berkat desain mungil bergaya kei car. Kesuksesan tersebut mendorong Suzuki menghadirkan generasi kedua pada 2007 dengan nama Karimun Estilo.
Berbeda dari pendahulunya yang mengusung karakter khas Jepang, Karimun Estilo mengadopsi basis Maruti Zen Estilo dari India. Statusnya juga berubah menjadi Completely Built Up (CBU), sehingga harga jualnya saat itu lebih tinggi dan membuat peminatnya tidak sebanyak Karimun generasi pertama.
Pada 2013, Suzuki kemudian memperkenalkan Karimun Wagon R sebagai penerus yang masuk segmen Low Cost Green Car (LCGC).
Baca Juga: Suzuki Karimun Kotak GX 2005 Masih Diburu, Ini Kelebihan yang Bikin Harga Bekasnya Tetap Menarik
Desain Lebih Modern Dibanding Karimun Kotak
Karimun Estilo tampil dengan desain yang lebih membulat dibanding Karimun Kotak maupun Karimun Wagon R. Mobil ini memiliki panjang sekitar 3,6 meter, lebar 1,5 meter, tinggi 1,6 meter, serta wheelbase sekitar 2,3 meter.
Suzuki juga menghadirkan dua versi, yakni pre-facelift dan facelift. Model facelift mendapat perubahan paling mencolok pada desain lampu depan yang berbentuk segitiga sehingga terlihat lebih modern.
Selain itu, spion sudah menggunakan electric mirror, sementara bodinya masih mempertahankan karakter city car dengan kaca yang cukup besar sehingga memberikan visibilitas luas bagi pengemudi.
Mesin Facelift Lebih Direkomendasikan
Perbedaan terbesar antara Karimun Estilo pre-facelift dan facelift terletak pada sektor mesin.
Model awal menggunakan mesin F10D 1.100 cc empat silinder SOHC yang menghasilkan tenaga sekitar 65 hp dan torsi 84 Nm.
Sementara versi facelift dibekali mesin K10B 1.000 cc tiga silinder DOHC yang sama dengan Karimun Wagon R. Meski kapasitas mesinnya lebih kecil, tenaga meningkat menjadi sekitar 68 hp dengan torsi 90 Nm.
Keunggulan lainnya, mesin K10B memiliki ketersediaan spare part yang jauh lebih melimpah karena digunakan pada beberapa model Suzuki lainnya. Hal inilah yang membuat banyak mekanik maupun komunitas merekomendasikan Karimun Estilo facelift.
Untuk konsumsi BBM, mobil ini tergolong sangat efisien. Pemakaian dalam kota bisa mencapai sekitar 15 km per liter, rute kombinasi sekitar 17 km per liter, sedangkan perjalanan luar kota dapat menembus lebih dari 25 km per liter.
Baca Juga: Suzuki Karimun Kotak Masih Diburu, Ini Kelebihan dan Kekurangan yang Bikin Harga Bekas Tetap Tinggi
Interior Sederhana, Tapi Tetap Fungsional
Masuk ke kabin, desain dashboard Karimun Estilo sekilas mengingatkan pada Karimun Wagon R dengan dominasi warna cokelat dan krem.
Fitur yang tersedia memang sederhana, namun cukup memadai untuk mobil di kelasnya. Pengemudi mendapatkan power steering, electric mirror, power window empat pintu, head unit double DIN, AC dengan pengaturan lengkap, serta beberapa ruang penyimpanan di bagian depan.
Baris kedua juga terasa cukup nyaman berkat posisi duduk yang lebih tinggi sehingga mampu menopang paha penumpang dengan baik. Sementara bagasinya cukup luas dan jok belakang dapat dilipat rata lantai untuk menambah kapasitas angkut barang.
Harga Bekas Masih Ramah di Kantong
Di pasar mobil bekas, Karimun Estilo pre-facelift umumnya dipasarkan mulai Rp40 jutaan. Sedangkan model facelift dibanderol sekitar Rp50 juta hingga Rp70 jutaan tergantung kondisi kendaraan.
Pajak tahunannya juga relatif ringan, berkisar Rp800 ribu hingga Rp1,8 juta sesuai tahun produksi, wilayah registrasi, dan status kepemilikan kendaraan.
Bagi calon pembeli, versi facelift menjadi pilihan paling direkomendasikan karena lebih mudah dalam perawatan, spare part melimpah, serta menawarkan performa mesin yang lebih baik dibanding model sebelumnya.
Baca Juga: Suzuki Karimun Kotak 2002 Dijual Rp48 Juta, Kondisinya Bikin Melirik Meski Tipe DX
Editor : Fadhilah Salsa Bella