Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Veda Ega Pratama Lolos Langsung ke Q2 Moto3 Mugello 2026, Rahasia Kecepatannya Akhirnya Terungkap

Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari • Selasa, 7 Juli 2026 | 14:00 WIB
Veda Ega Pratama lolos Q2 Moto3 Mugello 2026 usai finis posisi kesembilan di sesi Practice. Simak analisis performa dan fakta soal rumor mesin baru. (Youtube. com)
Veda Ega Pratama lolos Q2 Moto3 Mugello 2026 usai finis posisi kesembilan di sesi Practice. Simak analisis performa dan fakta soal rumor mesin baru. (Youtube. com)

TRENGGALEK, TRENGGALEKNJENGGELEK.JAWAPOS.COM – Veda Ega Pratama lolos Q2 Moto3 Mugello 2026 setelah tampil impresif pada sesi Practice Grand Prix Italia di Sirkuit Mugello, Jumat. Pembalap muda Indonesia yang memperkuat Honda Team Asia itu berhasil mengamankan posisi kesembilan, sekaligus memastikan tiket otomatis ke sesi kualifikasi kedua (Q2).

Hasil tersebut menjadi pencapaian penting bagi Veda Ega Pratama lolos Q2 Moto3 Mugello 2026, mengingat hanya 14 pembalap tercepat pada sesi Practice yang berhak langsung tampil di Q2. Sementara pembalap di luar posisi tersebut harus terlebih dahulu melewati Q1 untuk memperebutkan dua tiket tersisa.

Penampilan Veda juga menunjukkan perkembangan positif sepanjang akhir pekan balapan. Meski sempat kesulitan pada sesi Free Practice 1 (FP1), rider asal Indonesia itu mampu bangkit pada sesi penentuan dan mencatatkan lap terbaik di penghujung latihan.

Baca Juga: Video Latihan Feda Ega Pratama Pakai Motor 750 CC Viral, Isyarat Naik Kelas ke Moto2?

Veda Bangkit Setelah Sulit di Trek Basah

Pada sesi FP1, kondisi lintasan Mugello yang masih basah membuat Veda belum mampu menunjukkan performa terbaiknya. Ia bahkan sempat berada di posisi 20 besar bawah sehingga memunculkan kekhawatiran para pendukungnya.

Namun situasi berubah drastis saat memasuki sesi Practice yang berlangsung selama 35 menit. Berbeda dengan FP1, sesi ini sangat krusial karena menentukan pembalap yang langsung lolos ke Q2.

Sepanjang lebih dari 30 menit latihan, Veda masih berkutat di luar 14 besar. Bahkan beberapa menit menjelang sesi berakhir, namanya masih berada di posisi ke-22 sehingga peluang lolos tampak semakin tipis.

Baca Juga: Feda Ega Pratama Siap Bangkit di Moto3 GP Jerman, Simulasi Podium Viral Bikin Publik Optimistis

Drama terjadi pada time attack terakhir. Veda berhasil mempertajam catatan waktunya menjadi 1 menit 56,630 detik dan langsung melonjak ke posisi kesembilan. Hasil itu memastikan pembalap Honda Team Asia tersebut tidak perlu melalui Q1.

Sementara itu, tiga pembalap tercepat pada sesi Practice ditempati Scott Ogden, Marco Morelli, dan Adrian Fernandez.

Time Attack Terakhir Jadi Kunci Keberhasilan

Analisis performa menunjukkan peningkatan signifikan yang dilakukan Veda pada putaran terakhir. Ia terus memperbaiki catatan waktu di setiap sektor lintasan Mugello.

Baca Juga: Feda Ega Pratama Dilirik Liqui Moly Usai Crash di Assen, Siap Bangkit dan Bidik Rookie of the Year Moto3

Sektor pertama menjadi awal yang menjanjikan dengan waktu di bawah 30 detik. Namun peningkatan terbesar justru terjadi pada sektor kedua hingga sektor keempat yang berhasil dipertajam secara bersamaan.

Selain itu, top speed juga menjadi salah satu faktor penting. Dari 12 putaran yang dijalani selama sesi Practice, Veda hanya dua kali menyentuh kecepatan di atas 240 km/jam.

Kecepatan tertinggi 241 km/jam berhasil dicatat pada lap terakhir. Peningkatan satu kilometer per jam dibanding percobaan sebelumnya menjadi modal penting untuk mempercepat waktu di lintasan lurus sebelum memasuki tikungan San Donato.

Baca Juga: Feda Ega Pratama Dapat Sponsor Liqui Moly, Siap Bangkit di Moto3 Jerman Usai Crash di Assen

Perbaikan tersebut menunjukkan kerja sama yang efektif antara Veda dan kru teknis Honda Team Asia dalam menemukan setelan motor terbaik menjelang kualifikasi.

Rumor Mesin Baru Veda Ega Pratama Akhirnya Dijelaskan

Menjelang GP Italia 2026, sempat beredar kabar bahwa Veda mendapatkan paket spesifikasi baru, mulai dari mesin, sasis, hingga perangkat elektronik.

Namun berdasarkan penjelasan teknis yang mengacu pada regulasi Moto3, perubahan spesifikasi mesin selama musim berjalan tidak dimungkinkan karena seluruh mesin telah melalui proses homologasi sejak awal musim. Kemungkinan terbesar yang dimaksud sebagai "mesin baru" adalah penggunaan unit mesin baru dari alokasi resmi yang diberikan kepada pembalap.

Baca Juga: Upgrade Motor Rahasia Feda Ega Pratama Terungkap, Honda Siapkan Senjata Khusus Jelang Moto3 Jerman

Setiap rider Moto3 memperoleh jatah enam unit mesin untuk digunakan sepanjang satu musim kompetisi. Dengan demikian, Veda diduga mulai memakai unit mesin baru pada seri Mugello sebagai bagian dari rotasi penggunaan mesin, bukan menggunakan spesifikasi mesin yang berbeda.

Begitu pula dengan sasis utama yang juga telah dihomologasi. Perubahan besar terhadap sasis maupun suspensi sangat dibatasi oleh regulasi. Penyesuaian yang lebih memungkinkan dilakukan tim biasanya berada pada rasio gigi transmisi, pengaturan elektronik (mapping), hingga setup motor yang disesuaikan dengan karakter Sirkuit Mugello.

Keberhasilan lolos langsung ke Q2 menjadi modal berharga bagi Veda Ega Pratama untuk memburu posisi start terbaik pada balapan Moto3 GP Italia 2026. Jika mampu mempertahankan tren positif tersebut, peluang pembalap Indonesia itu meraih hasil terbaik di Mugello semakin terbuka.

Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari
#Veda Ega Pratama #Honda Team Asia #Moto3 Mugello 2026 #Moto3 Italia 2026 #Q2 Moto3