TRENGGALEKNJENGGELEK.JAWAPOS.COM - Modifikasi Honda Jazz GK5 RS bergaya JDM (Japanese Domestic Market) kembali menjadi sorotan setelah sebuah unit Honda Jazz GK5 RS facelift CVT tampil dengan ubahan ekstrem namun tetap mengedepankan tampilan elegan layaknya mobil pabrikan Jepang. Bahkan, total biaya modifikasi mobil ini disebut telah menembus kisaran Rp300 juta.
Mobil yang dibahas dalam kanal YouTube Pengepul Mobil tersebut merupakan Honda Jazz GK5 RS facelift produksi 2017-2021. Sang pemilik mengaku proses modifikasi Honda Jazz GK5 RS dilakukan secara bertahap selama beberapa tahun dengan fokus pada penggunaan part original JDM dan komponen aftermarket berkualitas.
Bagi pecinta hatchback Honda, modifikasi Honda Jazz GK5 RS bergaya JDM memang memiliki daya tarik tersendiri. Selain meningkatkan estetika, penggunaan komponen original Jepang juga membuat tampilan mobil terlihat lebih eksklusif sekaligus mempertahankan karakter khas Honda.
Baca Juga: Harga Honda Jazz Gen 1 Bekas Mulai Rp70 Jutaan, Kenali Kelebihan dan Kekurangannya Sebelum Membeli
Eksterior Didominasi Part Original JDM
Sekilas, tampilan Honda Jazz GK5 RS ini memang terlihat standar. Namun ketika diperhatikan lebih detail, hampir seluruh bagian eksterior telah menggunakan komponen JDM.
Di bagian depan misalnya, mobil sudah memakai grille JDM RS, fog lamp cover JDM, hingga garnish berwarna black gloss yang mengikuti spesifikasi versi Jepang. Pemilik sengaja mempertahankan desain bumper bawaan facelift karena dinilai lebih agresif dibandingkan versi Thailand.
Masuk ke sisi samping, perhatian langsung tertuju pada penggunaan spion model Spoon bergaya Thailand. Menariknya, dudukan spion dibuat secara custom menggunakan resin agar pemasangannya presisi pada bodi Honda Jazz GK5.
Sektor kaki-kaki juga menjadi salah satu bagian paling menonjol. Mobil menggunakan velg legendaris Volk Racing TE37 RPM01 berwarna SBC yang dipadukan dengan sistem pengereman Spoon. Menurut pemilik, ukuran velg ideal untuk penggunaan harian pada Honda Jazz GK5 adalah ring 15 lebar 7 inci ET35 atau ring 16 lebar 7 inci dengan offset 38 hingga 42.
Sementara untuk ban, ukuran 205/45 atau 205/50 dinilai menjadi kombinasi terbaik agar tetap nyaman digunakan setiap hari.
Rem, Lampu hingga Spoiler Ikut Naik Kelas
Modifikasi tidak berhenti di sektor kaki-kaki. Sistem pengereman belakang telah dikonversi menjadi rem cakram menggunakan basis komponen Honda DC2 yang memiliki ukuran lebih besar dibandingkan bawaan Honda Jazz GE8.
Baca Juga: Harga Honda Jazz 2026 Bikin Penasaran, Hatchback Legendaris Ini Masih Jadi Idaman Pecinta Otomotif
Bagian belakang juga menggunakan spoiler Mugen serta lampu belakang JDM facelift yang memiliki desain berbeda dibandingkan model standar Indonesia. Seluruh garnish belakang turut dicat black gloss sehingga tampil lebih elegan.
Tak hanya itu, pemilik juga menerapkan wiper delete kit khusus Honda Jazz GK5 yang memang menggunakan komponen berbeda dengan mobil lain. Detail-detail kecil seperti inilah yang membuat konsep JDM pada mobil tersebut terasa sangat autentik.
Interior Sarat Nuansa Racing Jepang
Masuk ke dalam kabin, nuansa JDM semakin terasa. Jok standar telah diganti menggunakan Recaro SR3, sedangkan lingkar kemudi memakai Momo Fighter.
Baca Juga: Harga Honda Jazz Bekas GK5 Turun, Mulai Rp160 Jutaan, Tipe RS Facelift Jadi Buruan
Beberapa aksesori khas Jepang turut menghiasi interior, seperti tombol JS Racing, perangkat ETC, paddle shift custom, hingga panel karbon pada area konsol tengah. Speedometer juga telah dimodifikasi menggunakan mika smoke agar tampil lebih sporty.
Meski demikian, pemilik mengaku masih kurang menyukai head unit bawaan Honda Jazz facelift yang seluruh pengoperasiannya menggunakan layar sentuh. Menurutnya, sistem tersebut terasa kurang praktis dibandingkan tombol fisik.
Mesin Masih Standar, Fokus ke Performa Harian
Untuk sektor performa, pemilik memilih tidak melakukan modifikasi ekstrem pada mesin. Ia justru menyarankan paket modifikasi yang lebih realistis bagi pengguna harian dengan anggaran sekitar Rp25 juta.
Paket tersebut meliputi pemasangan piggyback ECU, filter udara open filter, header knalpot aftermarket, serta proses tuning mesin. Kombinasi tersebut diklaim mampu meningkatkan tenaga hingga mendekati 10 hp dibandingkan kondisi standar tanpa mengorbankan keawetan mesin.
Bagi pengguna Honda Jazz GK5 bertransmisi CVT, ia juga menyarankan pemasangan CVT cooler apabila performa mesin mulai ditingkatkan. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga suhu oli transmisi tetap stabil ketika mobil digunakan dalam kondisi berat.
Secara keseluruhan, Honda Jazz GK5 RS ini menjadi contoh bagaimana konsep modifikasi JDM tidak selalu identik dengan body kit berlebihan. Pemilihan part original Jepang, detail pemasangan yang presisi, serta kombinasi kaki-kaki dan interior berkualitas mampu menghasilkan hatchback yang tampil elegan, sporty, sekaligus tetap nyaman digunakan sebagai kendaraan harian. Tak heran jika total investasi modifikasinya mampu menembus angka ratusan juta rupiah.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari