TRENGGALEKNJENGGELEK.JAWAPOS.COM - Modifikasi Karimun Kotak tak selalu harus menggunakan body kit mahal atau ubahan ekstrem. Hal itu dibuktikan oleh Reza, pemilik Suzuki Karimun Kotak tahun 2005 yang sukses mencuri perhatian komunitas otomotif lewat konsep modifikasi sederhana bergaya two tone dan perlengkapan camping.
Mobil yang baru dimilikinya selama kurang dari empat bulan tersebut kini menjadi kendaraan harian keluarga. Bahkan, menurut Reza, Karimun Kotak itu memiliki nilai emosional karena menjadi mobil pertama yang ia kendarai sejak masih duduk di bangku sekolah.
Berkat konsep modifikasi Karimun Kotak yang unik dan fungsional, mobil tersebut ramai dibicarakan di media sosial. Meski tampil sederhana, detail modifikasi yang diterapkan justru membuat tampilannya berbeda dari Karimun Kotak pada umumnya.
Baca Juga: Suzuki Karimun Kotak 2001 Harga Rp50 Jutaan, Simak Kelebihan dan Kekurangannya Sebelum Membeli
Konsep Two Tone Terinspirasi Mobil di Game GTA
Reza mengungkapkan ide modifikasi berawal dari kegemarannya memainkan game Grand Theft Auto (GTA) saat masih kecil. Ia terinspirasi dari mobil-mobil bergaya two tone yang sering muncul di dalam permainan tersebut.
Konsep itu kemudian diterapkan pada Karimun Kotak miliknya dengan mengecat beberapa bagian bodi menggunakan warna berbeda tanpa mengubah bentuk asli mobil.
Bumper, over fender, hingga beberapa panel eksterior mendapatkan sentuhan warna senada sehingga menghasilkan tampilan klasik namun tetap segar.
Menariknya, hampir seluruh bagian bodi masih menggunakan komponen original. Perubahan terbesar hanya terdapat pada permainan warna, sehingga karakter asli Karimun Kotak tetap dipertahankan.
Agar tampil semakin menarik, Reza juga membuat sendiri desain stiker bertuliskan "Mun Mun", nama yang menjadi identitas mobil kesayangannya.
Awning dan Roof Rack Jadi Daya Tarik Utama
Salah satu bagian yang paling menyita perhatian adalah roof rack berbahan kayu yang dibuat sendiri oleh sang pemilik.
Baca Juga: Suzuki Karimun 2026 Hybrid Siap Comeback, City Car Irit 25 Km/L dengan Harga Ramah Kantong?
Jika membeli produk jadi, biaya pembuatan diperkirakan mencapai Rp2 juta hingga Rp2,5 juta. Namun dengan merakit sendiri, Reza mengaku hanya menghabiskan dana sekitar Rp700 ribu hingga Rp900 ribu.
Ia juga mengganti dudukan roof rack berbahan plastik menjadi besi agar lebih kokoh dan tahan lama saat membawa perlengkapan camping.
Tak berhenti di situ, Karimun Kotak ini juga dipasangi awning portabel di sisi kendaraan sehingga dapat dimanfaatkan sebagai tempat berteduh saat berkemah maupun berjualan.
Baca Juga: Suzuki Karimun 2026 Resmi Comeback, Kini Pakai Hybrid SHVS dan Diklaim Tembus 25 Km per Liter
Konsep tersebut membuat mobil mungil ini tampil multifungsi. Selain digunakan sebagai kendaraan harian, Karimun juga siap dipakai untuk aktivitas outdoor.
Velg Ring 13 hingga Interior Tetap Original
Di sektor kaki-kaki, Reza memilih mempertahankan velg SRM berukuran ring 13.
Menurutnya, velg tersebut memiliki bobot yang ringan, kualitas baik, dan hingga kini harganya masih relatif terjangkau dibanding velg merek premium lainnya.
Baca Juga: Suzuki Karimun 2026 Hybrid Siap Comeback, City Car Irit 25 Km/L dengan Harga Ramah Kantong?
Sementara bagian mesin tetap dibiarkan standar tanpa peningkatan performa. Knalpot juga masih menggunakan spesifikasi bawaan dengan sedikit ubahan pada ujung muffler.
Masuk ke dalam kabin, nuansa original tetap dipertahankan. Jok masih menggunakan model bawaan pabrik yang hanya mendapat tambahan busa agar lebih nyaman.
Head unit pun sengaja menggunakan model CD lawas tanpa fitur Bluetooth agar tetap sesuai dengan era produksi mobil.
Baca Juga: Harga Suzuki Karimun Blind Van Bekas Mulai Rp60 Jutaan, Unit 2021 Dijual Jauh di Bawah Pasaran
Meski demikian, ada beberapa penambahan aksesori fungsional seperti voltmeter dan pengatur thermostat untuk membantu memantau kondisi mesin selama digunakan.
Setir menjadi salah satu komponen yang paling mencuri perhatian karena menggunakan produk Nardi original yang nilainya mencapai lebih dari Rp5 juta.
Bagi Reza, setir merupakan bagian paling personal dari sebuah mobil sehingga ia memilih menggunakan produk berkualitas demi meningkatkan kenyamanan berkendara.
Baca Juga: Suzuki Karimun 2026 Resmi Meluncur? Harga Mulai Rp142 Jutaan, Hybrid dan BBM 25 Km/L Jadi Sorotan
Menurutnya, konsep modifikasi sederhana seperti ini justru lebih mudah dinikmati dan tidak membuat Karimun kehilangan identitasnya sebagai city car legendaris.
Ia berharap modifikasi tersebut dapat menjadi inspirasi bagi pemilik Suzuki Karimun Kotak lainnya yang ingin membangun mobil bergaya klasik, fungsional, namun tetap ramah di kantong.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari