Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Modifikasi Honda Jazz GD3 Bergaya JDM Ini Bikin Pecinta Hatchback Lama Penasaran, Part-nya Sulit Dicari!

Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari • Jumat, 10 Juli 2026 | 22:55 WIB
Modifikasi Honda Jazz GD3 bergaya JDM tampil makin autentik dengan part langka, velg Mugen, dan komponen original yang jadi incaran pecinta hatchback. (Youtube. com)
Modifikasi Honda Jazz GD3 bergaya JDM tampil makin autentik dengan part langka, velg Mugen, dan komponen original yang jadi incaran pecinta hatchback. (Youtube. com)

TRENGGALEKNJENGGELEK.JAWAPOS.COM - Modifikasi Honda Jazz GD3 masih menjadi salah satu tren yang digemari para pecinta hatchback Honda di Indonesia. Meski usianya sudah tidak muda, generasi pertama Honda Jazz ini tetap memiliki daya tarik berkat desain yang kompak, performa yang responsif, serta ketersediaan berbagai part aftermarket maupun part JDM yang mampu mendongkrak tampilannya.

Salah satu contoh menarik datang dari Honda Jazz GD3 tahun 2007 milik Musa yang dibangun dengan konsep JDM Style. Berbeda dengan modifikasi ekstrem, mobil ini lebih menonjolkan penggunaan komponen original bergaya Japanese Domestic Market (JDM) yang membuat tampilannya semakin autentik sekaligus bernilai koleksi.

Konsep modifikasi Honda Jazz GD3 tersebut tidak hanya mengejar estetika, tetapi juga mempertahankan kenyamanan berkendara untuk penggunaan harian. Berbagai ubahan dilakukan secara bertahap, mulai sektor kaki-kaki, eksterior, interior, hingga rencana penyempurnaan kabin menggunakan part JDM lainnya.

Baca Juga: Modifikasi Honda Jazz GK5 2020 Bergaya Clean JDM, Budget Mahasiswa tapi Speknya Bikin Melongo

Bangun Mobil Bertahap, Berawal dari Sektor Kaki-Kaki

Musa mengaku mulai membangun mobilnya sejak bergabung dengan komunitas Honda Jazz. Dari komunitas tersebut, ia memperoleh banyak referensi sekaligus akses untuk mendapatkan berbagai komponen JDM yang tergolong langka.

Tahap awal modifikasi difokuskan pada sektor kaki-kaki. Pemilik memilih velg Mugen dengan lebar 6,5 inci yang dipadukan suspensi spiral agar tetap nyaman digunakan berkendara sehari-hari.

Menurutnya, mencari part JDM bukan perkara mudah. Banyak komponen harus diperoleh melalui teman sesama komunitas, toko spesialis, hingga marketplace online. Bahkan beberapa part membutuhkan waktu cukup lama sebelum akhirnya berhasil didapatkan.

Baca Juga: 7 Mobil Bekas di Bawah Rp100 Juta yang Minim Penyakit, Toyota Avanza hingga Honda Jazz Masih Jadi Pilihan Terbaik

Kesabaran menjadi salah satu kunci dalam membangun Honda Jazz GD3 bergaya JDM. Tidak semua komponen tersedia di pasaran sehingga proses berburu part menjadi pengalaman tersendiri bagi para penghobi modifikasi.

Eksterior Didominasi Komponen JDM yang Sulit Ditemukan

Sektor eksterior menjadi bagian yang paling banyak mengalami perubahan. Bagian depan kini menggunakan bumper upgrade lengkap dengan grille yang sudah mengikuti model terbaru sehingga memberikan tampilan lebih agresif.

Sementara sistem pencahayaan juga mendapat perhatian khusus. Headlamp telah dimodifikasi menggunakan proyektor dengan sentuhan custom, dipadukan fog lamp JDM bergaya rainbow yang memperkuat identitas mobil bergaya Jepang.

Baca Juga: 7 Mobil Bekas di Bawah Rp100 Juta yang Minim Penyakit, Toyota Avanza hingga Honda Jazz Masih Jadi Pilihan Terbaik

Tak hanya itu, spion juga sudah menggunakan model upgrade yang selaras dengan konsep keseluruhan kendaraan. Warna bodi Volcano Gray tetap dipertahankan karena dinilai mampu menampilkan kesan elegan sekaligus sporty.

Di bagian belakang, sentuhan JDM semakin terasa melalui penggunaan spoiler model VR serta stop lamp Ichikoh JDM yang menjadi salah satu komponen incaran para kolektor Honda Jazz generasi pertama.

Mayoritas komponen tersebut diperoleh dari sesama anggota komunitas, toko spesialis part Honda, hingga pembelian secara online. Cara tersebut dinilai menjadi solusi terbaik mengingat ketersediaan part JDM original semakin terbatas.

Baca Juga: City Car Bekas 50 Jutaan Paling Dicari Tahun 2026, Hyundai i10 hingga Nissan March Jadi Pilihan Murah, Swift dan Jazz Ikut Menggoda

Interior Tetap Fungsional, Mesin Dipertahankan Standar

Masuk ke kabin, perubahan dilakukan tanpa menghilangkan fungsi utama sebagai mobil keluarga. Salah satu ubahan utama adalah pemasangan sistem audio custom menggunakan subwoofer 10 inci.

Meski menggunakan perangkat audio tambahan, ruang bagasi tetap dirancang fungsional. Ban serep masih dapat digunakan karena sistem audio dibuat agar mudah dilepas saat diperlukan.

Selain itu, head unit Android dipasang untuk meningkatkan kenyamanan berkendara sekaligus memberikan fitur hiburan yang lebih modern dibanding perangkat bawaan pabrik.

Baca Juga: Rekomendasi City Car Bekas 50 Jutaan hingga 90 Jutaan Tahun 2026, Nissan March, Hyundai i10, Jazz dan Yaris Jadi Incaran

Menariknya, sektor mesin justru tidak mengalami perubahan berarti. Pemilik memilih mempertahankan spesifikasi standar karena lebih mengutamakan keandalan dan kenyamanan dibanding mengejar peningkatan performa ekstrem.

Ke depan, Musa berencana melanjutkan proyek modifikasinya dengan menambahkan berbagai komponen interior JDM seperti setir hingga panel instrumen digital agar konsep Japanese Domestic Market semakin menyeluruh.

Secara keseluruhan, modifikasi Honda Jazz GD3 bergaya JDM ini menunjukkan bahwa membangun mobil klasik tidak selalu harus dilakukan secara instan. Dengan proses bertahap, pemilihan part original, serta dukungan komunitas, Honda Jazz generasi pertama tetap mampu tampil menawan sekaligus mempertahankan nilai historisnya. Konsep seperti ini menjadi inspirasi bagi para pecinta hatchback Honda yang ingin menghadirkan nuansa JDM autentik tanpa mengorbankan kenyamanan penggunaan sehari-hari.

Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari
#Honda Jazz JDM #Modifikasi Honda Jazz GD3 #JDM Style #Honda Jazz 2007 #Honda Jazz GD3