TRENGGALEKNJENGGELEK.JAWAPOS.COM - Rekomendasi mobil bekas Rp50-60 jutaan 2026 masih menjadi pencarian favorit masyarakat yang ingin memiliki mobil pertama dengan dana terbatas. Namun, konsultan mobil bekas dari BMI mengingatkan bahwa membeli mobil di rentang harga tersebut membutuhkan ekspektasi yang realistis karena sebagian besar unit sudah berusia di atas 15 hingga 20 tahun.
Dalam sebuah diskusi di kanal YouTube Mas Wahid, tim BMI mengungkapkan bahwa permintaan mobil bekas dengan budget Rp50-60 juta terus meningkat. Bahkan, hampir seluruh calon pembeli yang menghubungi layanan konsultasi mereka menanyakan mobil terbaik di kisaran harga tersebut.
Meski demikian, tim BMI mengaku cukup berhati-hati menerima permintaan tersebut. Alasannya, mobil dengan harga di bawah Rp80 juta umumnya masih memiliki potensi pekerjaan rumah (PR) berupa perbaikan komponen, sehingga pembeli harus siap menghadapi biaya perawatan setelah mobil dibawa pulang.
Baca Juga: Honda Jazz RS 2013 Bekas Makin Diburu, Simak Modifikasi Simpel yang Bikin Tampil Sporty Tanpa Boros
Ekspektasi Pembeli Harus Disesuaikan
Mas Wahid menjelaskan, banyak calon pembeli berharap mendapatkan mobil bekas tanpa kendala, mudah dirawat, dan bebas biaya tambahan. Padahal, kondisi tersebut sulit ditemukan pada mobil yang usianya sudah mencapai dua dekade.
Menurutnya, risiko seperti kompresor AC yang mulai melemah, cat yang pernah diperbaiki, hingga suara mesin yang tidak lagi sehalus mobil muda merupakan hal yang wajar ditemui di kelas harga Rp50-60 jutaan.
Karena itu, BMI lebih memilih memberikan edukasi kepada calon pembeli agar memahami konsekuensi sebelum memutuskan membeli mobil bekas murah.
Wajib Dibeli Secara Tunai
Salah satu pesan penting dari tim BMI adalah menghindari pembelian mobil bekas murah menggunakan sistem kredit.
Menurut mereka, membeli mobil tua dengan cicilan justru berpotensi menambah beban finansial. Ketika mobil membutuhkan perbaikan sementara cicilan masih berjalan, tekanan ekonomi akan semakin besar.
Karena itu, pembelian secara tunai dinilai menjadi pilihan paling aman agar dana yang tersedia bisa dialokasikan juga untuk servis awal setelah mobil diterima.
Rekomendasi Hatchback Rp50-60 Jutaan
Untuk kategori hatchback, BMI memberikan beberapa rekomendasi yang dinilai masih layak dipertimbangkan.
Pilihan pertama adalah Proton Savvy tahun 2007. Mobil asal Malaysia ini menawarkan desain yang cukup modern untuk kelas harganya, terutama bagi konsumen yang tinggal di wilayah dengan ketersediaan suku cadang memadai.
Selain itu ada Chevrolet Aveo tahun 2005 yang memiliki desain futuristis dan kabin cukup menarik dibandingkan rival sekelasnya.
Pilihan lain meliputi Toyota Starlet Kapsul, Hyundai Getz tahun 2004, Kia Picanto generasi awal, hingga Chevrolet Spark tahun 2010 yang masih terlihat modern untuk penggunaan harian.
Pilihan MPV dan Mobil Keluarga
Bagi konsumen yang membutuhkan mobil keluarga, BMI menyarankan beberapa model MPV yang masih bisa ditemukan di kisaran Rp50-60 jutaan.
Di antaranya Kia Carens, Mitsubishi Kuda, Hyundai Trajet, Proton Exora, serta Suzuki Aerio yang menawarkan kabin lega dan kenyamanan berkendara.
Meski demikian, tim BMI tetap mengingatkan bahwa mobil-mobil tersebut membutuhkan pemeriksaan menyeluruh, terutama pada kondisi mesin, kaki-kaki, sistem pendingin, hingga transmisi apabila memilih varian otomatis.
Baca Juga: Modifikasi Honda Jazz GK5 2015 Ini Bikin Melongo, Pakai Turbo, Air Suspension hingga Facelift 2020
Sedan Bekas Masih Layak Dipertimbangkan
Untuk penggemar sedan, pilihan yang direkomendasikan antara lain Suzuki Baleno Next-G, Toyota Soluna, Honda City Type Z, serta Hyundai Avega.
Mobil-mobil tersebut dinilai masih menawarkan kenyamanan berkendara yang baik dengan harga yang relatif terjangkau dibandingkan mobil baru.
Namun, kondisi setiap unit bisa sangat berbeda sehingga pembeli disarankan tidak hanya berpatokan pada tampilan luar, melainkan juga melakukan inspeksi menyeluruh sebelum transaksi.
Bila Mampu, Naikkan Budget
Meski memberikan banyak rekomendasi, BMI menyebut bahwa kisaran harga Rp70-100 juta sebenarnya jauh lebih ideal.
Di rentang tersebut, pilihan mobil bekas jauh lebih banyak dengan usia kendaraan yang lebih muda serta risiko perbaikan yang lebih kecil.
Namun demikian, Mas Wahid memahami bahwa tidak semua orang mudah menambah anggaran hingga puluhan juta rupiah. Menurutnya, mengumpulkan tambahan dana dari Rp50 juta menjadi Rp80 juta membutuhkan perjuangan yang tidak ringan bagi sebagian besar masyarakat.
Karena itu, bagi yang tetap memilih membeli mobil di kisaran Rp50-60 juta, BMI menyarankan untuk menurunkan ekspektasi, membeli secara tunai, serta menyisihkan dana cadangan untuk servis setelah mobil diterima.
Editor : Fadhilah Salsa Bella