TRENGGALEKNJENGGELEK.JAWAPOS.COM - Mobil listrik murah semakin diminati masyarakat Indonesia seiring meningkatnya kesadaran terhadap penggunaan kendaraan ramah lingkungan. Selain menawarkan biaya operasional yang lebih hemat dibanding mobil berbahan bakar bensin, pilihan mobil listrik di segmen entry-level kini juga semakin beragam dengan harga yang lebih terjangkau.
Hadirnya berbagai mobil listrik murah membuat konsumen memiliki banyak alternatif sesuai kebutuhan. Mulai dari city car berukuran kompak hingga crossover listrik dengan daya jelajah lebih jauh, seluruhnya hadir dengan fitur modern yang mendukung mobilitas harian di kawasan perkotaan.
Bagi masyarakat yang sedang mencari mobil listrik murah dengan harga di bawah Rp300 juta, setidaknya ada lima model yang layak dipertimbangkan. Kelimanya menawarkan keunggulan berbeda mulai dari efisiensi baterai, desain modern, hingga teknologi keselamatan yang semakin lengkap.
Wuling Air ev Lite, City Car Lincah dengan Harga Terjangkau
Pilihan pertama adalah Wuling Air ev Lite yang menjadi salah satu mobil listrik paling populer di Indonesia. Kendaraan ini mengusung desain futuristis dengan dimensi kompak sehingga sangat mudah dikendarai di jalan perkotaan maupun saat parkir di area sempit.
Mobil ini menggunakan baterai berkapasitas 17,3 kWh yang mampu menempuh jarak hingga sekitar 200 kilometer dalam sekali pengisian daya. Motor listriknya juga cukup responsif untuk kebutuhan berkendara sehari-hari.
Meski merupakan varian paling terjangkau, Wuling Air ev Lite tetap dibekali berbagai fitur modern yang menunjang kenyamanan pengemudi. Harga mobil ini berada di kisaran mulai Rp190 jutaan.
Seres E1 Tawarkan Desain Futuristis dan Jarak Tempuh 220 Kilometer
Alternatif berikutnya adalah Seres E1 yang hadir dengan desain mungil dan aerodinamis. Mobil listrik ini dirancang untuk mobilitas perkotaan dengan bodi ringkas namun tetap nyaman digunakan sehari-hari.
Seres E1 dibekali baterai yang mampu membawa kendaraan melaju hingga sekitar 220 kilometer dalam sekali pengisian daya. Sistem penggeraknya juga menawarkan akselerasi yang cukup responsif.
Fitur hiburan berupa layar sentuh serta konektivitas smartphone menjadi nilai tambah yang membuat pengalaman berkendara semakin nyaman. Harga Seres E1 dipasarkan mulai sekitar Rp190 jutaan.
VinFast VF5 Cocok untuk Pengguna yang Mengutamakan Fitur
Bagi konsumen yang membutuhkan mobil listrik dengan ukuran sedikit lebih besar, VinFast VF5 menjadi pilihan menarik. Mobil ini mengusung desain modern dengan kabin ergonomis serta berbagai fitur digital.
VF5 telah dilengkapi layar sentuh, konektivitas smartphone, serta sejumlah fitur keselamatan yang mendukung kenyamanan berkendara. Mobil ini juga menggunakan baterai lithium-ion dengan kemampuan pengisian cepat sehingga waktu pengisian daya menjadi lebih efisien.
Harga VinFast VF5 berada di kisaran Rp227 jutaan sehingga masih tergolong kompetitif di segmennya.
DFSK Mini EV Andalkan Dimensi Ringkas
DFSK Mini EV menjadi salah satu pilihan mobil listrik yang cocok digunakan sebagai kendaraan harian di perkotaan. Dimensinya yang kecil membuat mobil ini sangat mudah bermanuver di jalan padat.
Kendaraan ini menggunakan baterai berkapasitas 9,18 kWh dengan daya jelajah hingga sekitar 120 kilometer. Kabinnya mampu menampung empat penumpang dewasa dan telah dilengkapi fitur seperti AC, layar sentuh, serta konektivitas Bluetooth.
Dengan harga mulai sekitar Rp220 jutaan, DFSK Mini EV menjadi alternatif bagi konsumen yang mengutamakan efisiensi penggunaan.
Neta V-II Punya Daya Jelajah Terpanjang
Posisi terakhir ditempati Neta V-II yang menawarkan spesifikasi paling impresif dalam daftar ini. Mobil listrik tersebut menggunakan baterai berkapasitas 36,1 kWh dengan klaim jarak tempuh hingga 401 kilometer berdasarkan standar NEDC.
Desainnya tampil modern dengan bodi aerodinamis yang membantu meningkatkan efisiensi energi. Di sektor kabin tersedia layar sentuh berukuran besar, konektivitas smartphone, serta berbagai fitur keselamatan yang menunjang kenyamanan berkendara.
Neta V-II dipasarkan mulai sekitar Rp290 jutaan dan menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang membutuhkan mobil listrik dengan daya jelajah lebih panjang.
Selain harga yang semakin kompetitif, mobil listrik juga menawarkan biaya operasional yang lebih rendah dibanding kendaraan bermesin bensin. Pemerintah pun terus mendorong penggunaan kendaraan listrik melalui berbagai kebijakan, termasuk insentif serta pengembangan infrastruktur stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU). Dengan semakin banyaknya pilihan di pasar, konsumen kini memiliki kesempatan lebih besar untuk beralih ke kendaraan listrik sesuai kebutuhan dan anggaran.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari