TRENGGALEKNJENGGELEK.JAWAPOS.COM - Menentukan kiblat aliran estetika untuk mobil LCGC berdesain kotak atau boxer memang gampang-gampang susah. Bagi Anda yang sedang mencari inspirasi, melakukan proyek modifikasi Karimun Wagon R harian dengan pendekatan yang realistis bisa menjadi jawaban terbaik. Sebagai mobil perkotaan (city car) yang terkenal sangat irit, andal, dan minim biaya perawatan (maintenance), mobil ini sangat berpotensi tampil memikat jika mendapatkan sentuhan personalisasi yang tepat.
Gaya modifikasi Karimun Wagon R lansiran tahun 2014 milik seorang YouTuber otomotif kawakan ini patut diacungi jempol. Alih-alih membiarkan wujud eksteriornya tampak monoton layaknya "kotak sabun" berjalan, sang pemilik merombak total beberapa sektor krusial agar mobilnya tampil mapak, ceper, namun tetap fungsional tinggi. Melakukan penyegaran berkala pada unit kesayangan terbukti ampuh mengusir rasa jenuh (boring) tanpa harus mengorbankan kenyamanan hakiki berkendara di jalanan padat.
Kunci utama estetika yang proporsional dari modifikasi Karimun Wagon R berfokus pada detail-detail kecil (small detail) yang presisi. Pemilihan komponen eksterior kustom berkualitas, transformasi sektor interior yang mewah, hingga racikan suspensi kustom yang aman menjadi bukti otentik bahwa mendandani mobil harian membutuhkan ketelatenan ekstra.
Kolaborasi Unik Gril Civic dan Racikan Kaki-Kaki Ke-20 yang Dewasa
Rombakan fasia depan mobil kotak ini tergolong sangat radikal namun tetap rapi (clean look). Rumah gril depan orisinal sengaja dipotong dan dikustom pada bagian tengahnya menggunakan panel sarang lebah (honeycomb) copotan dari Honda Civic. Logo burung garuda bawaan pabrik dicopot sepenuhnya, lalu digantikan dengan emblem Suzuki Sport orisinal. Sektor lampu utama diganti dengan teknologi LED berkonsep black housing (black smoke), dipadukan dengan pemanis alis mata (eyelid) minimalis seharga di bawah Rp50 ribu serta lampu kabut (fog lamp) orisinal Suzuki Ertiga berkemampuan cahaya kuning pekat untuk menembus kabut dan hujan.
Beralih ke bagian samping, pemilihan velg untuk Suzuki Karimun Wagon R diakui sang pemilik sangatlah tricky karena ruang sepatbor dalam yang sempit serta ukuran tromol belakang bawaan yang tergolong mungil. Setelah sempat berganti velg sebanyak 20 kali, pilihan terakhir dijatuhkan pada velg Enkei RS (NKRS) ring 15 lebar 6 inci dengan nilai offset (ET) 38 yang dibalut ban berukuran 175/55. Profil velg berdesain agak ngeblok ini sukses menyamarkan area tromol blong dan memberikan aura racing yang dewasa. Sektor suspensi depan mengandalkan per kustom milik Honda Jazz, sedangkan sektor buritan dikawal per Honda Freed dan sokbreker silinder Kayaba Ultra yang telah dilembutkan karakternya.
Kemewahan Sunroof Webasto Premium dan Kenyamanan Jok MBtech Carrera
Sisi eksterior atas dipertegas dengan pembongkaran komponen rel atap (roof rail) bawaan tipe GX agar siluet bodi terlihat lebih landai dan mapak. Sebagai gantinya, sebuah sunroof otomatis lansiran Webasto Premium seri L dipasang secara rapi untuk menambah kesan premium. Kaca film menggunakan produk premium Ice Mu berukuran 20 persen yang jamak ditemukan pada mobil listrik modern. Bagian spion samping juga telah di-upgrade menggunakan motor penggerak elektrik (retract) terintegrasi milik Mitsubishi Xpander dengan tombol saklar internal orisinal Toyota.
Masuk ke area kabin, rombakan interior berfokus pada perbaikan kelemahan utama jok bawaan Karimun yang cenderung datar dan licin. Menggandeng rumah modifikasi Padi, seluruh jok dan karpet dasar dilapisi kulit sintetis premium dari MBtech Premium Carrera berkelir orisinal Innova yang dikombinasikan dengan MBtech Picasso bermotif klasik. Headrest bagian depan diganti menggunakan milik Karimun Kotak lawas, sedangkan bagian belakang memakai kepunyaan Toyota Avanza.
Untuk area hiburan, terpasang head unit double DIN Pioneer yang terintegrasi dengan pengeras suara Rockford Fosgate di depan, speaker JBL di tengah, serta subwoofer double coil JBL 10 inci yang ditenagai oleh amplifier Altitude dan monoblok JBL. Di balik kap mesin, performa mesin 3-silinder K10B tetap dibiarkan standar pabrik demi menjaga reliabilitas harian, hanya dilakukan pencopotan seling kabel gas agar tarikan pedal terasa lebih enteng serta penggantian aki premium dari Bosch.
Baca Juga: Jangan Buru-Buru Beli LCGC! Ini 4 Pilihan MPV Bekas 100 Jutaan yang Bikin Mobil Baru Menangis
Sumber : You Tube