TRENGGALEKNJENGGELEK.JAWAPOS.COM - Dunia kustom otomotif tanah air kembali dihebohkan oleh kreasi ekstrem yang sangat luar biasa. Kali ini, sebuah langkah modifikasi Karimun Kotak berkonsep hot rod milik musisi cadas tanah air, Diego vokalis band grindcore Noxa, sukses mencuri perhatian publik. Mobil yang sejatinya lahir sebagai kendaraan perkotaan kompak yang imut ini, dirombak total hingga wujudnya berubah drastis menjadi sangat sangar, ceper, dan tampak tak lazim.
Proyek modifikasi Karimun Kotak lansiran tahun 2005 milik musisi metal ini sebenarnya sudah mulai dibangun sejak tahun 2006 silam lewat tangan dingin builder legendaris Peter Jacob. Melalui proses panjang yang berliku, mobil legendaris ini sempat mengalami beberapa kali ubahan konsep, mulai dari gaya bosozoku yang eksentrik dengan velg lebar, hingga akhirnya mendarat pada konsep final bergaya Bekasi Hot Rod. Menariknya, mobil yang kerap dijuluki pemiliknya sebagai "beban keluarga" ini tetap dipertahankan fungsionalitasnya untuk jalan-jalan sore meskipun memiliki bentuk yang sangat radikal.
Langkah ekstrim dalam modifikasi Karimun Kotak ini bisa menjadi inspirasi out of the box bagi para pencinta modifikasi ekstrem di Indonesia. Fokus utama dari ubahan mobil boks ini terletak pada pemotongan pilar atap (chop top) yang menyisakan kaca depan hanya setinggi satu jengkal tangan saja. Efek dari pemotongan atap yang ekstrem ini membuat siluet bodi mobil tampak sangat pipih dan ambles, memberikan point of view berkendara yang unik layaknya sedang menaiki sebuah kapsul balap.
Pintu Suicide Tanpa Handle dan Penggunaan Velg Raksasa Ring 20
Menengok estetika eksteriornya, mobil ini tampil polos tanpa adanya gagang pintu (delete door handle) di sekujur bodinya. Sebagai gantinya, mekanisme pembukaan pintu depan dan belakang sudah diintegrasikan menggunakan sistem motorik elektrik yang dikendalikan penuh lewat remote canggih. Kejutan tidak berhenti sampai di situ, pintu baris kedua dipasang terbalik dengan sistem suicide doors yang mewah layaknya mobil premium Eropa. Sektor buritan juga dibuat bersih dari segala emblem varian aslinya untuk menonjolkan kesan bodi kustom yang rapi.
Bagian kaki-kaki menjadi sektor yang paling tidak masuk akal dalam proyek modifikasi ini. Bagaimana tidak, ruang spakbor mobil berdimensi mini ini dipaksa menelan velg raksasa Lowenhart ring 20 inci copotan dari mobil Mercedes-Benz. Agar velg jumbo tersebut bisa berputar bebas tanpa merusak bodi, bagian fender dalam telah di-radius ulang secara total. Sektor pengereman depan pun tidak main-main karena sudah mengadopsi piringan cakram besar yang dikawal oleh kaliper Brembo 4 pot yang mencolok mata.
Jantung Pacu Jadul Pasokan Karburator Weber 4 Barrel yang Gahar
Demi mengimbangi bobot velg ring 20 yang sangat berat, sektor dapur pacu juga mendapatkan rombakan mekanikal yang sangat serius. Mesin sempat mengadopsi mesin B20 milik Honda CR-V generasi pertama, namun karena sering bermasalah pada dudukan las sasis, Diego akhirnya mengembalikan mesin orisinal bawaan Karimun. Meski kembali ke mesin standar, pasokan bahan bakar dan udara kini disuplai oleh karburator copotan mobil Amerika Serikat yaitu Weber 4 Barrel (f-barrel) tipe 45 yang dikombinasikan dengan konfigurasi pipa knalpot kustom header 4-1-2 bersuara stereo yang menggelegar.
Masuk ke dalam kabin, lantai dasar mobil sengaja di-drop atau diturunkan agar posisi duduk pengemudi tidak mentok ke atap yang sudah diceperkan. Rangka jok kustom dipotong pendek sehingga pengemudi duduk dengan posisi kaki lurus ke depan. Dasbor bawaan di-angle ulang agak mendongak, sementara lingkar kemudi diganti menggunakan setir rantai kustom berdiameter mini 13,5 inci khas aliran hot rod. Hebatnya lagi, di tengah kondisi kabin yang sempit dan panas karena atapnya didominasi oleh kaca transparan berukuran raksasa, sistem AC mobil ini terbukti masih berfungsi dengan sangat normal dan sangat dingin.