TRENGGALEKNJENGGELEK.JAWAPOS.COM - Indomobil e-Motor Sprintto menjadi salah satu motor listrik yang mencuri perhatian berkat desain bergaya skutik Jepang, fitur modern, serta performa yang diklaim cocok untuk mobilitas harian. Dalam pengujian yang dilakukan tim AutonetMagz, motor ini menawarkan pengalaman berkendara yang berbeda dibanding kebanyakan motor listrik di kelasnya.
Sprintto sebenarnya bukan produk yang baru diluncurkan. Motor ini diperkenalkan beberapa bulan sebelumnya dalam ajang Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW). Namun, kali ini pengalaman berkendaranya diuji secara langsung untuk melihat bagaimana performa, fitur, hingga kenyamanannya saat digunakan di jalan.
Dari hasil pengujian tersebut, Sprintto dinilai menjadi salah satu model yang berpotensi memperkuat posisi Indomobil e-Motor di pasar motor listrik Indonesia. Alasannya bukan hanya karena spesifikasi yang ditawarkan, tetapi juga desain yang dibuat mengikuti selera pengguna skutik di Asia Tenggara.
Baca Juga: Alpha Entry Next Generation Meluncur, Motor Listrik Baru dengan Baterai LFP dan Jarak Tempuh 140 Km
Desain Bergaya Skutik Jepang
Secara tampilan, Indomobil e-Motor Sprintto mengusung desain yang dianggap aman bagi pasar Asia Tenggara. Garis bodinya dibuat tajam dengan karakter yang mengingatkan pada skutik populer seperti Honda Vario maupun Honda BeAT.
Bagian depan telah menggunakan seluruh sistem pencahayaan LED, termasuk lampu utama, lampu jauh, lampu sein, dan daytime running light (DRL). Penggunaan pelek ring 14 dengan ban depan berukuran 90/90 juga membuat pilihan ban pengganti lebih mudah ditemukan.
Motor ini memakai suspensi teleskopik di depan serta rem cakram pada roda depan. Sementara dek dibuat rata sehingga lebih praktis saat membawa barang.
Baca Juga: Harga Motor Listrik 2026 Jadi Sorotan, Subsidi Rp5 Juta Segera Bergulir, Ini Penjelasan Pemerintah
Di bagian belakang, desain dibuat lebih ringkas dengan lampu yang memiliki karakter berbeda dibanding bagian depannya. Jok menggunakan kombinasi dua motif, sedangkan posisi berkendara dirancang menyerupai skutik konvensional.
Layar Sentuh dan Fitur Modern Jadi Nilai Tambah
Salah satu keunggulan Sprintto terletak pada kelengkapan fiturnya. Panel instrumen sudah menggunakan layar sentuh yang mendukung fungsi mirroring, navigasi, hingga pemutar musik melalui Bluetooth speaker.
Layar tersebut juga menampilkan berbagai informasi kendaraan, termasuk indikator G-Force. Selain itu, motor ini dibekali Traction Control System (TCS), hill start assist, regenerative braking, serta alarm anti-pencurian.
Menurut pengulas, kombinasi fitur tersebut tergolong jarang ditemukan pada motor listrik di kelas harga Sprintto.
Motor ini juga menawarkan tiga mode regenerative braking yang dapat diatur melalui tombol di sisi kanan setang. Pengaturan tersebut memungkinkan pengguna menyesuaikan efek deselerasi sesuai kebutuhan berkendara.
Spesifikasi Motor dan Baterai
Indomobil e-Motor Sprintto menggunakan motor listrik tipe hub drive yang ditempatkan di roda belakang.
Baca Juga: Penjualan Motor Listrik Naik 400 Persen di PRJ 2026, Harga Pertamax Jadi Pemicu Warga Beralih
Tenaga yang dihasilkan mencapai 3,5 kW atau sekitar 4,7 PS, sedangkan torsinya diklaim mencapai 195 Nm pada hub motor.
Dimensi Sprintto disebut mendekati Yamaha Lexi LX 155 sehingga lebih besar dibanding Honda Vario. Berat kendaraan tercantum sebesar 107,5 kilogram.
Motor ini menggunakan baterai LiFePO4 berkapasitas 2,45 kWh produksi Filion yang dirancang khusus untuk Indomobil e-Motor. Baterai tersebut telah mendukung fast charging melalui konektor langsung pada baterai.
Baca Juga: Motor Listrik Murah IIMS 2026 Bikin Heboh, Harga Mulai Rp2,9 Juta, Mana yang Paling Worth It?
Port pengisian daya ditempatkan di bawah jok dengan desain yang memudahkan proses pengisian. Sementara adaptor bawaan menggunakan output 87,6 volt dan 5 ampere.
Posisi Berkendara dan Pengalaman Riding
Saat diuji oleh pengendara dengan tinggi badan 169 sentimeter, posisi kaki dapat menapak cukup baik berkat tinggi jok 770 mm.
Ground clearance motor mencapai 150 mm sehingga masih nyaman digunakan di berbagai kondisi jalan perkotaan. Posisi setang dibuat sedikit lebih lebar dibanding skutik pada umumnya.
Baca Juga: Daftar Harga Motor Listrik Terbaru Juni 2026, Mulai Rp5,9 Jutaan hingga Rp21,9 Juta
Sprintto menyediakan tiga mode berkendara, yakni Comfort, Sport, dan Boost.
Mode Comfort memiliki kecepatan maksimum sekitar 41 km/jam berdasarkan klaim, sementara pengujian menunjukkan kecepatan berkisar 37-38 km/jam.
Mode Sport dinilai paling ideal untuk penggunaan harian karena mampu melaju hingga sekitar 67 km/jam.
Adapun mode Boost menawarkan performa tertinggi dengan kecepatan maksimal mencapai 90 km/jam.
Baca Juga: Motor Listrik Polytron vs Indomobil vs Yadea, Mana yang Paling Layak Dibeli pada 2026?
Pengulas juga menilai sistem hill start assist sangat membantu saat berhenti di tanjakan, terutama ketika digunakan berboncengan. Namun, fitur tersebut bekerja dengan menahan putaran motor, bukan sistem pengereman.
Handling, Pengereman, dan Jarak Tempuh
Dengan pengaturan suspensi paling kaku, Sprintto dinilai memiliki handling yang mantap saat bermanuver.
Kombinasi ban depan 90 dan ban belakang 100 membuat motor terasa stabil ketika digunakan berpindah jalur.
Sistem pengereman sudah menggunakan Combined Braking System (CBS) sehingga distribusi pengereman antara roda depan dan belakang berlangsung lebih seimbang.
Baca Juga: Panduan Belanja Otomotif: Intip Fitur Keren Aneka Motor Listrik Turun Harga 2026 Sebelum Transaksi
Selama pengujian, pengulas juga tidak menemukan bunyi yang biasanya muncul pada sistem rem beberapa motor listrik.
Untuk daya jelajah, Sprintto diklaim mampu menempuh hingga 110 kilometer dalam sekali pengisian baterai. Namun, konsumsi baterai meningkat lebih cepat ketika mode Boost digunakan secara terus-menerus.
Sementara itu, layar sentuh tetap dapat menampilkan informasi saat siang hari. Meski demikian, pantulan cahaya matahari dinilai cukup mengganggu ketika matahari berada tepat di atas kepala.
Baca Juga: Daftar Harga Motor Listrik Terbaru Juni 2026, Mulai Rp5,9 Jutaan hingga Rp21,9 Juta
Ditujukan bagi Pengguna yang Ingin Sensasi Skutik Konvensional
Berdasarkan hasil pengujian, Indomobil e-Motor Sprintto dinilai cocok bagi pengguna yang ingin beralih ke motor listrik tanpa kehilangan sensasi berkendara ala skutik Jepang.
Selain menawarkan desain yang familiar, motor ini juga dibekali fitur melimpah, pilihan mode berkendara, suspensi yang dapat disesuaikan, serta teknologi pendukung yang membuat pengalaman berkendara terasa lebih modern.
Di sisi lain, posisi harga yang berada di kelas menengah membuat Sprintto menjadi salah satu alternatif bagi konsumen yang menginginkan motor listrik dengan desain konvensional, namun tetap dilengkapi teknologi terkini.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al AkhbariSumber : AutonetMagz