TRENGGALEKNJENGGELEK.JAWAPOS.COM - Indomobil e-Motor Sprintto hadir sebagai skutik listrik sporty yang menyasar pengguna motor bergaya skutik Jepang. Motor listrik ini menawarkan desain yang disebut menyerupai skutik Honda, dipadukan dengan fitur modern, jarak tempuh hingga 110 kilometer, serta performa yang mendukung mobilitas harian di perkotaan.
Sprintto menjadi salah satu lini motor listrik terbaru dari Indomobil e-Motor setelah sebelumnya menghadirkan model skutik elegan dan skutik bergaya adventure. Kali ini, pabrikan tersebut masuk ke segmen skutik sporty yang tampil lebih agresif.
Dalam ulasan AutonetMagz, Sprintto dinilai memiliki tampilan yang akrab dengan selera konsumen Indonesia. Meski sering dibandingkan dengan skutik Honda, motor ini tetap menghadirkan identitas tersendiri melalui kombinasi warna dan grafis yang lebih atraktif.
Baca Juga: Alpha Entry Next Generation Meluncur, Motor Listrik Baru dengan Baterai LFP dan Jarak Tempuh 140 Km
Desain Sporty dengan Lampu Full LED
Secara tampilan, Indomobil e-Motor Sprintto mengusung desain bodi yang tajam dengan nuansa skutik modern. Bagian depan dilengkapi lampu full LED yang dipadukan dengan daytime running light (DRL), sehingga memberikan kesan sporty.
Permainan warna bodi dibuat lebih ramai dibanding skutik pada umumnya, tetapi tetap terlihat serasi. Hal tersebut membuat tampilannya tidak terkesan berlebihan.
Pada sektor kaki-kaki, Sprintto menggunakan suspensi teleskopik di depan dan twin shock adjustable di belakang. Pengguna dapat mengatur preload suspensi sesuai kebutuhan berkendara.
Motor ini memakai pelek berukuran 14 inci pada roda depan maupun belakang. Ban depan menggunakan ukuran 90/90, sedangkan ban belakang berukuran 100/80.
Sistem pengereman sudah memakai cakram di kedua roda yang dipadukan dengan Combine Brake System (CBS).
Baterai 2,45 kWh dengan Jarak Tempuh 110 Kilometer
Indomobil e-Motor Sprintto dibekali baterai lithium berkapasitas 2,45 kWh.
Dalam pemaparan spesifikasinya, motor listrik ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 110 kilometer dalam satu kali pengisian daya.
Kecepatan maksimalnya mencapai 90 km/jam. Penggeraknya menggunakan motor listrik tipe hub wheel yang ditempatkan pada roda belakang.
Motor tersebut menghasilkan tenaga sebesar 4,7 PS dengan torsi hingga 195 Nm pada hub motor.
Panel Instrumen Layar Sentuh Jadi Daya Tarik
Salah satu fitur yang menjadi perhatian adalah panel instrumen digital berlayar sentuh.
Layar ini dapat dihubungkan dengan smartphone melalui fitur mirroring. Pengguna juga bisa memutar musik karena Sprintto telah dilengkapi speaker bawaan.
Baca Juga: 5 Motor Listrik Terbaik 2026, Polytron Fox 350 hingga Alpha 1 XP, Mana yang Paling Worth Dibeli?
Selain menampilkan berbagai informasi kendaraan, layar tersebut juga memuat indikator tire pressure monitor, G-Force meter, serta pilihan mode berkendara.
Respons layar sentuh disebut cukup baik dengan perpindahan menu yang terasa mulus.
Sprintto menyediakan tiga mode berkendara, yakni Sport, Boost, dan pengaturan regenerative braking yang dapat disesuaikan langsung melalui tombol di setang.
Pada sisi kanan setang juga tersedia tombol emergency throttle lock, pass beam, reverse, serta pengaturan regenerative braking.
Baca Juga: Harga Motor Listrik 2026 Jadi Sorotan, Subsidi Rp5 Juta Segera Bergulir, Ini Penjelasan Pemerintah
Sementara di sisi kiri terdapat saklar lampu jauh-dekat, hazard, lampu sein, klakson, dan tombol parkir.
Fitur Praktis untuk Mobilitas Harian
Sprintto telah menggunakan sistem keyless, tetapi tetap menyediakan lubang untuk anak kunci.
Motor ini juga dibekali kompartemen penyimpanan terbuka di sisi kiri yang dilengkapi port USB Type-C dan USB Type-A untuk pengisian daya perangkat elektronik.
Hook gantungan barang menggunakan material besi, sedangkan dek rata memungkinkan pengguna membawa barang seperti galon atau barang bawaan lainnya.
Baca Juga: Motor Listrik Polytron vs Indomobil vs Yadea, Mana yang Paling Layak Dibeli pada 2026?
Dengan tinggi jok 770 mm dan bobot sekitar 100 kilogram lebih, motor ini dinilai masih mudah dikendalikan saat berhenti maupun bermanuver pada kecepatan rendah.
Posisi berkendara juga disebut cukup ergonomis meski area pijakan kaki tidak terlalu luas.
Bagasi dan Pengisian Daya
Bagasi Sprintto cukup besar untuk menyimpan charger bawaan kendaraan.
Namun, ruang tersebut belum dapat digunakan untuk menyimpan helm karena masih terdapat tonjolan pada bagian dalam jok.
Baca Juga: Alpha Entry Next Generation Meluncur, Motor Listrik Baru dengan Baterai LFP dan Jarak Tempuh 140 Km
Baterai ditempatkan di bawah jok dan dapat dilepas ketika diperlukan proses servis. Meski demikian, pelepasannya tidak bisa dilakukan sembarangan karena masih menggunakan baut pengaman.
Port pengisian daya juga berada di bawah jok. Desain tersebut memungkinkan kabel keluar melalui celah khusus sehingga jok tetap dapat ditutup saat proses pengisian berlangsung.
Ditujukan untuk Pengguna yang Menginginkan Skutik Listrik Bergaya Sporty
Berdasarkan ulasan tersebut, Indomobil e-Motor Sprintto dinilai cocok bagi pengguna yang menginginkan motor listrik dengan tampilan menyerupai skutik konvensional.
Baca Juga: Motor Listrik Polytron vs Indomobil vs Yadea, Mana yang Paling Layak Dibeli pada 2026?
Motor ini juga menyasar konsumen yang menginginkan fitur lengkap, jarak tempuh yang memadai untuk aktivitas harian, serta pengalaman berkendara yang nyaman di dalam kota.
Dengan kombinasi desain sporty, teknologi modern, panel instrumen layar sentuh, hingga fitur konektivitas, Sprintto menjadi salah satu pilihan motor listrik yang ditawarkan Indomobil e-Motor untuk pasar Indonesia.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari