Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Sejarah Yamaha NMAX di Indonesia, Dari Maxi Scooter Penantang PCX hingga Lahirnya NMAX Turbo

Fadhilah Salsa Bella • Selasa, 14 Juli 2026 | 12:20 WIB
Sejarah Yamaha NMAX Indonesia dari generasi pertama hingga NMAX Turbo. Simak evolusi desain, teknologi, dan alasan motor ini sukses terjual jutaan unit (Pinterest).
Sejarah Yamaha NMAX Indonesia dari generasi pertama hingga NMAX Turbo. Simak evolusi desain, teknologi, dan alasan motor ini sukses terjual jutaan unit (Pinterest).

TRENGGALEKNJENGGELEK.JAWAPOS.COM – Sejarah Yamaha NMAX Indonesia menjadi salah satu kisah sukses terbesar di industri sepeda motor Tanah Air. Sejak pertama kali diluncurkan pada 2015, Yamaha NMAX berkembang menjadi salah satu maxi scooter paling populer dengan penjualan jutaan unit dan telah melewati tiga generasi, mulai dari generasi pertama hingga hadirnya NMAX Neo dan NMAX Turbo.

Motor ini awalnya dikembangkan Yamaha sebagai jawaban atas dominasi Honda PCX di pasar global. Namun, seiring waktu, NMAX justru menjelma menjadi ikon baru di segmen skuter premium, baik di Indonesia maupun berbagai negara lain.

Keberhasilan tersebut tidak lepas dari strategi pengembangan produk, teknologi, serta peran sejumlah desainer Yamaha yang pernah meraih penghargaan desain internasional.

Baca Juga: Diskon MG4 EV Tembus Ratusan Juta, Harga Tinggal Rp289 Jutaan, DP Mulai Rp5 Juta

Lahir untuk Menantang Dominasi Honda PCX

Dalam ulasan video dijelaskan bahwa Yamaha melihat kesuksesan Honda PCX yang lebih dulu populer di Eropa, Jepang, hingga Asia Tenggara.

Honda memposisikan PCX sebagai maxi scooter entry level di Eropa dan Jepang, sementara di negara berkembang seperti Thailand dan Indonesia, motor tersebut dipasarkan sebagai skuter premium.

Keunggulan lain Honda adalah basis produksi yang berada di Thailand sehingga biaya produksi dapat ditekan dan harga jual menjadi lebih kompetitif.

Di sisi lain, Yamaha sebenarnya telah memiliki Yamaha Majesty 125 atau SMAX. Namun, motor tersebut dinilai kurang cocok untuk pasar Asia Tenggara karena biaya produksinya lebih tinggi.

Yamaha kemudian memilih Indonesia sebagai pusat pengembangan sekaligus basis produksi maxi scooter baru yang akhirnya diberi nama Yamaha NMAX.

Generasi Pertama Hadir dengan Teknologi Lebih Maju

Yamaha NMAX resmi diperkenalkan di Indonesia pada 2015.

Saat Honda PCX masih menggunakan mesin 153 cc dua katup, Yamaha langsung menghadirkan mesin empat katup dengan teknologi Variable Valve Actuation (VVA).

Motor ini juga dibekali fitur yang saat itu tergolong mewah di kelasnya, seperti rem cakram depan-belakang, ABS dual channel pada varian tertentu, panel instrumen digital, hingga dimensi ban yang lebih besar.

Karena diproduksi di Indonesia, harga jual NMAX disebut jauh lebih kompetitif dibandingkan Honda PCX yang masih diimpor dari Thailand.

Meski demikian, generasi pertama juga mendapat sejumlah kritik, terutama terkait suspensi belakang yang terasa keras serta desain lampu belakang yang menuai pro dan kontra.

Baca Juga: Mobil Listrik Bekas Kini Terjun Bebas, Wuling Air EV Cuma Rp95 Juta, Lebih Untung Beli Bekas?

Desain Terinspirasi Yamaha TMAX

Video tersebut menyebut desain Yamaha NMAX generasi pertama dibuat oleh Kenji Otobe.

Sebelum menggarap NMAX, desainer tersebut telah meraih penghargaan Red Dot Design Award melalui Yamaha TMAX facelift 2012.

Meski begitu, desain NMAX justru disebut lebih banyak mengambil inspirasi dari konsep awal Yamaha TMAX generasi pertama yang diperkenalkan pada 2001.

Menurut pembahasan, konsep desain sederhana dipilih untuk menekan biaya produksi sehingga Yamaha dapat lebih fokus menghadirkan teknologi dan fitur.

Generasi Kedua Hadir dengan Desain Lebih Modern

Memasuki 2020, Yamaha meluncurkan NMAX generasi kedua dengan perubahan yang jauh lebih besar.

Selain desain baru, motor ini mendapat mesin yang telah direvisi menggunakan piston R15, ukuran klep lebih besar, serta berbagai penyempurnaan pada sektor mesin.

Generasi ini juga memperkenalkan fitur Yamaha Y-Connect yang memungkinkan motor terhubung dengan smartphone.

Namun dalam video disebutkan fitur tersebut dinilai kurang efektif karena dianggap menambah beban aki. Bahkan, menurut pembuat video, sebagian pengguna memilih melepas modul konektivitas tersebut.

Baca Juga: Mobil Listrik Bekas Terjun Bebas! Hyundai Ioniq 5 hingga Wuling Air EV Kini Dijual Setengah Harga

Dirancang Desainer Peraih Penghargaan Dunia

Yamaha mempercayakan desain generasi kedua kepada Kazumasa Sasanami dari GK Dynamics.

Desainer tersebut dikenal sebagai perancang berbagai motor Yamaha yang meraih penghargaan internasional, termasuk MT-09, MT-07, hingga Yamaha R7.

Menurut ulasan, desain NMAX generasi kedua berhasil mempertahankan identitas NMAX, tetapi tampil lebih modern dengan garis bodi yang lebih mengalir.

Era NMAX Neo dan NMAX Turbo

Kurang dari lima tahun setelah generasi kedua, Yamaha kembali menghadirkan pembaruan besar melalui NMAX Neo dan NMAX Turbo.

Perubahan terbesar adalah hadirnya Yamaha Electric CVT atau YECVT yang dipasarkan dengan nama Turbo.

Selain itu, motor ini juga memperoleh lampu depan dual projector LED serta desain bodi yang lebih tajam menyerupai Yamaha XMAX.

Generasi terbaru tersebut dirancang oleh Mitsuaki Ohta bersama Kohei Sakata.

Mitsuaki Ohta dikenal sebagai desainer berbagai skuter Yamaha yang pernah meraih penghargaan Red Dot Award, termasuk Yamaha XMAX generasi 2016.

Baca Juga: Promo BYD Juli 2026 Bikin Kaget, Atto 3, M6 hingga Sealion 7 Dapat DP 15 Persen dan Cashback

Harga Dinilai Semakin Tinggi

Meski membawa banyak teknologi baru, video tersebut menyoroti kenaikan harga pada generasi ketiga.

Untuk menikmati seluruh fitur unggulan, konsumen disebut harus menyiapkan dana mendekati Rp39 juta. Sementara varian tertinggi dengan panel TFT dan fitur tambahan lainnya memiliki harga sekitar Rp44 juta hingga Rp46 juta.

Sebagai alternatif, Yamaha tetap menawarkan varian Neo yang dinilai lebih terjangkau.

Tetap Menjadi Ikon Maxi Scooter

Di balik sejumlah kritik mengenai suspensi, modul Y-Connect, kabel spul, hingga biaya penggantian modul ABS yang dianggap mahal, Yamaha NMAX tetap menjadi salah satu produk paling sukses Yamaha.

Dalam video disebutkan bahwa selama empat tahun terakhir, sekitar seperempat penjualan skuter Yamaha di Eropa berasal dari keluarga NMAX.

Secara global, Yamaha NMAX juga disebut telah mencatat penjualan lebih dari 1,8 juta unit dalam waktu kurang dari empat tahun.

Keberhasilan tersebut membuat Yamaha NMAX dinilai sejajar dengan produk legendaris Yamaha lainnya seperti Mio, Jupiter Series, hingga Vixion yang pernah mengubah peta pasar sepeda motor di Indonesia.

Baca Juga: Daftar Harga Mobil Bekas Bekasi Juli 2026, Wuling Air EV Rp140 Juta hingga Alphard Mulai Rp550 Juta

Editor : Fadhilah Salsa Bella
Sumber : pinterest
Sejarah Yamaha NMAX Indonesia Yamaha NMAX generasi pertama Evolusi Yamaha NMAX Sejarah perkembangan Yamaha NMAX dari generasi pertama hingga NMAX Turbo di Indonesia Yamaha Nmax Turbo