TRENGGALEKNJENGGELEK.JAWAPOS.COM - Melakukan modifikasi Toyota Agya di bagian suspensi membutuhkan perhitungan matang agar mobil tidak amblas. Kesalahan dalam memilih ukuran per dan shockbreaker bisa membuat berkendara menjadi tidak nyaman. Seorang pemilik membagikan racikan rahasia kaki-kaki ceper yang aman untuk digunakan membelah jalanan kota setiap hari.
Fokus utama dari proyek ubahan roda ini adalah mengejar tampilan estetika luar yang lebih padat. Jarak antara ban dan spakbor bodi mobil sengaja dipangkas agar terlihat lebih merapat. Namun, faktor fungsionalitas dan keamanan berkendara bersama anggota keluarga tetap menjadi prioritas paling utama.
Langkah awal dimulai dengan melakukan pemesanan setelan pegas atau per baru di bengkel khusus. Pemilik memilih untuk memesan per custom di gerai Lembayung Per yang berlokasi di kawasan Lebak Bulus. Setelan ketinggian bodi luar disesuaikan dengan permintaan khusus sang pemilik kendaraan.
Hasil akhir dari setelan per custom tersebut menghasilkan jarak bodi yang sangat proporsional. Bagian roda depan disetel dengan jarak ketinggian setara dua jari tangan orang dewasa. Sementara untuk sektor roda belakang diatur sedikit lebih tinggi, yakni sekitar dua setengah jari longgar.
Komponen peredam kejut atau shockbreaker asli bawaan pabrik juga langsung diganti total. Pemilik mempercayakan proses pengerjaan komponen ini kepada bengkel Wito Autoir yang berada di daerah Joglo. Suku cadang shockbreaker standar dicopot karena memiliki ukuran as roda yang dinilai terlalu panjang.
Sebagai gantinya, sang mekanik memasang shockbreaker milik mobil Honda Jazz dengan kode bodi GD3. Komponen suspensi hatchback lawas tersebut sengaja dipilih karena memiliki ukuran fisik yang jauh lebih pendek. Penggunaan komponen ini membuat ayunan suspensi tetap bekerja optimal meskipun bodi mobil sudah dipendekin.
Beralih ke bagian roda, velg bawaan pabrik diganti dengan model velg IRS bergaya ala-ala JDM. Velg berkelir putih pucat tersebut memiliki spesifikasi ukuran diameter yang sangat pas dengan ruang spakbor. Lebar velg tercatat berada di angka 6,5 inci dengan ukuran offset atau ET berkode 38.
Sektor karet bundar atau ban dipercayakan pada produk lokal yang memiliki harga sangat bersahabat. Keempat roda dibalut menggunakan ban GT Radial Champiro Eco dengan spesifikasi ukuran ketebalan 185/55 R15. Kombinasi velg dan ban murah meriah ini dinilai sangat cocok untuk mengakomodasi kebutuhan gaya anak muda.
Racikan kaki-kaki baru ini sudah diuji coba secara langsung untuk melewati berbagai medan jalan raya. Saat diisi penuh oleh empat orang penumpang dewasa, performa redaman suspensi diklaim masih berada dalam batas aman. Mobil tidak mudah mengalami gejala gesrot atau mentok saat melewati polisi tidur.
Namun, terdapat catatan khusus jika mobil dipaksakan untuk menampung kapasitas penuh hingga lima orang penumpang. Bagian dalam pelindung spakbor atau inner fender roda depan akan sedikit bergesekan jika melewati jalanan bergelombang. Pemilik menyarankan untuk melakukan proses roll fender jika ingin kapasitas muat kabin menjadi lebih maksimal.
Seluruh paket modifikasi Toyota Agya pada bagian roda ini menghabiskan biaya operasional yang cukup efisien. Pilihan komponen replika dan perpaduan part copotan menjadi solusi jitu bagi pemilik yang memiliki keterbatasan dana. Kendaraan LCGC ini pun kini sukses tampil lebih sporty tanpa harus mengorbankan kenyamanan suspensi.
Editor : Dinar Ananda Putri