TRENGGALEKNJENGGELEK.JAWAPOS.COM – Modifikasi Suzuki Karimun Wagon R 2014 kembali menjadi sorotan setelah seorang kreator otomotif membongkar seluruh perubahan yang dilakukan pada mobil hariannya. Mulai dari eksterior, kaki-kaki, interior, audio hingga sektor mesin dijelaskan secara rinci sebagai referensi bagi pemilik Wagon R maupun pecinta mobil LCGC.
Mobil tersebut dipilih sebagai kendaraan harian karena dinilai irit bahan bakar, biaya perawatan relatif ringan, dan tetap nyaman digunakan setiap hari. Pemilik mengaku sebelumnya kurang menyukai desain Wagon R, namun akhirnya memilih mobil tersebut karena lebih realistis untuk kebutuhan mobilitas.
Alasan Memilih Karimun Wagon R
Dalam penjelasannya, pemilik mengatakan Karimun Wagon R telah menemaninya sejak 2014 dan sudah beberapa kali mengalami pembaruan modifikasi.
Menurutnya, konsep yang dipilih bukan mengejar tampilan ekstrem, melainkan perpaduan antara estetika, fungsi, dan kenyamanan untuk penggunaan harian.
Eksterior Mendapat Banyak Sentuhan Custom
Perubahan dimulai dari bagian depan. Wiper diganti menggunakan merek BOS, sementara grille dibuat secara custom dengan memanfaatkan bagian tengah grille Civic dipadukan bingkai asli Wagon R.
Lampu utama menggunakan LED dengan konsep black housing, sedangkan lampu kabut memakai fog lamp Suzuki Ertiga R3 yang juga telah dipasang lampu LED berwarna kuning agar lebih optimal saat hujan.
Bagian bumper mendapat body kit custom yang dibuat agar biaya perbaikan lebih murah apabila mengalami benturan.
Logo depan dilepas dan diganti emblem Suzuki Sport untuk menghasilkan tampilan lebih sederhana.
Di bagian samping, spion tetap menggunakan bawaan pabrik tetapi sudah dilengkapi fitur retract elektrik menggunakan motor milik Mitsubishi Xpander dan sakelar Toyota.
Mobil juga menggunakan sunroof Webasto Premium Comfort Series L serta kaca film Ice MU dengan tingkat kegelapan 20 persen.
Baca Juga: Honda Beat Pop Modifikasi Bergaya CT125 Ini Bikin Pangling, Modal Cuma Rp12 Juta di Luar Harga Motor
Velg dan Suspensi Jadi Fokus Utama
Pemilik mengaku proses memilih velg Wagon R cukup sulit karena karakter ruang rodanya yang unik.
Ia menyebut velg yang digunakan saat ini merupakan velg ke-20 yang pernah dipasang di mobil tersebut.
Velg yang dipilih adalah NKRS ring 15 inci dengan lebar 6 inci dan offset ET38, dipadukan ban berukuran 175/55.
Untuk suspensi depan digunakan shockbreaker custom dengan per Honda Jazz.
Sementara bagian belakang memakai per Suzuki Every serta shock Kayaba Ultra yang kemudian kembali disesuaikan agar menghasilkan karakter suspensi yang lebih nyaman.
Menurutnya, proses menemukan setelan kaki-kaki yang ideal membutuhkan beberapa kali percobaan dan bolak-balik ke bengkel.
Bagian Belakang Tampil Lebih Simpel
Pada sektor belakang, spoiler menggunakan model custom yang dipadukan lampu milik Toyota Avanza.
Seluruh emblem bawaan dihapus sehingga tampilan terlihat lebih bersih.
Lampu belakang hanya diberi efek smoke pada bagian luar tanpa membongkar rumah lampu.
Rear body kit juga dibuat custom, termasuk tambahan side molding Toyota Innova yang dicat hitam agar menyatu dengan desain bumper.
Knalpot tetap menggunakan sistem standar dengan perubahan pada bagian resonator serta penggunaan muffler model HKS.
Interior Lebih Modern dan Nyaman
Masuk ke kabin, perubahan cukup banyak dilakukan.
Setir diganti menggunakan milik Toyota Agya, sementara spion tengah memakai Broadway.
Mobil juga telah dipasang dashcam 70mai A800SE yang menurut pemilik pernah membantu saat terjadi insiden di jalan.
Sektor hiburan menggunakan head unit Pioneer yang telah mendukung koneksi Bluetooth.
Konfigurasi audio terdiri dari speaker depan Rockford Fosgate, speaker tengah JBL, subwoofer JBL double coil 10 inci, amplifier Altitude, serta monoblok bawaan JBL.
Pada bagian jok, seluruh pelapis diganti menggunakan kombinasi MBtech Premium Carrera dan MBtech Picasso.
Pemilik mengaku sebelumnya juga menggunakan MBtech selama bertahun-tahun, namun memilih melakukan penyegaran agar kabin terlihat lebih natural.
Headrest depan menggunakan milik Karimun generasi pertama, sedangkan bagian belakang memanfaatkan headrest Toyota Avanza yang telah dibalut ulang menggunakan bahan MBtech.
Mesin Tetap Standar
Berbeda dengan sektor eksterior dan interior, bagian mesin justru hampir tidak mengalami perubahan.
Pemilik sengaja mempertahankan spesifikasi standar demi menjaga keandalan mobil untuk penggunaan harian.
Perubahan hanya dilakukan pada kabel gas agar respons pedal terasa lebih ringan serta penggunaan aki baru.
Selain itu, gearbox juga sempat diganti sebagai bagian dari proses perawatan kendaraan.
Modifikasi Butuh Biaya Perawatan Tambahan
Pemilik mengingatkan bahwa mobil yang telah dimodifikasi tetap membutuhkan biaya perawatan lebih besar dibanding kondisi standar.
Ia mengaku sempat mengalami kerusakan kaki-kaki sehingga harus beberapa kali melakukan penyetelan ulang hingga mendapatkan karakter suspensi yang diinginkan.
Ia juga menceritakan pengalaman ketika mobil dibuat terlalu ceper menggunakan velg ring 13.
Saat melintasi polisi tidur yang tinggi, mobil tidak bisa melewati jalan sehingga terpaksa mundur di tengah kemacetan. Pengalaman tersebut membuatnya kembali menaikkan tinggi suspensi agar lebih nyaman digunakan sebagai mobil harian.
Di akhir video, pemilik menegaskan alasan utama tetap mempertahankan Karimun Wagon R adalah karena mobil tersebut irit, sederhana, serta sesuai untuk kebutuhan sehari-hari meski telah mengalami berbagai ubahan.
Editor : Fadhilah Salsa Bella