TRENGGALEKNJENGGELEK.JAWAPOS.COM - Pasar roda dua tanah air terbukti masih didominasi oleh pabrikan berlogo sayap mengepak. Kendati demikian, sudah menjadi rahasia umum bahwa unit seken dari pabrikan ini terkenal memiliki nilai jual yang sangat stabil dan cenderung tinggi di pasaran. Konsumen yang berburu unit seken sering kali harus merogoh kocek lebih dalam untuk model populer seperti Scoopy atau Vario generasi tertentu.
Namun, tidak semua varian mempertahankan harga tinggi saat memasuki pasar kendaraan seken. Terdapat beberapa tipe matic yang mengalami penurunan nilai jual yang cukup signifikan dari harga barunya. Fenomena penurunan ini menjadi angin segar bagi konsumen yang mendambakan unit tahun muda dengan spesifikasi mumpuni namun memiliki dana terbatas.
Berikut adalah ulasan mengenai daftar unit matic dari pabrikan berlogo sayap mengepak yang harga sekennya paling anjlok dan ramah di kantong.
Penurunan Nilai Jual Vario Seri 160
Pilihan pertama yang mengalami penyusutan harga cukup signifikan dari kondisi baru ke kondisi seken adalah tipe Vario 160. Jika unit barunya dibanderol pada kisaran angka Rp30 jutaan, harga seken tipe CBS rilisan tahun 2022 kini sudah menyentuh angka Rp22 jutaan hingga Rp23,5 jutaan tergantung kilometer dan kondisi. Penurunan ini terbilang cukup besar jika dikomparasikan dengan model baru lain seperti Stylo yang harga sekennya masih bertahan sangat tinggi.
Untuk tipe tertinggi yang sudah dilengkapi sistem pengereman ABS, unit sekennya dipasarkan pada kisaran angka Rp24 jutaan. Sementara itu, untuk unit lansiran tahun 2022 dengan kondisi jarak tempuh rendah sekitar 18.000 kilometer, harga belinya berada di angka Rp20,6 juta dari pedagang. Pola pergerakan harga ini menjadikannya alternatif yang sangat menguntungkan untuk konsumen yang mencari performa mesin besar dengan harga miring.
Keuntungan Membeli Skutik Genio Bekas
Selain seri 160, model Genio juga menjadi rekomendasi utama bagi konsumen yang mencari skutik berdesain mirip Scoopy namun dengan harga jauh lebih murah. Skutik ini sering kali disebut sebagai versi ekonomis yang memiliki fungsionalitas serupa. Untuk unit rilisan tahun 2020 dengan profil ban ukuran kecil, harga tebusnya berada di kisaran Rp11 juta hingga Rp13 juta tergantung kondisi fisik.
Bagi konsumen yang menyukai varian dengan profil ban model donat rilisan tahun 2022, harga pasarannya berada di angka Rp13,8 juta untuk harga bakul. Secara umum, varian ban donat dengan kondisi prima di pasaran akan dipasarkan pada rentang harga Rp14 juta hingga Rp15 juta. Selisih harga yang cukup jauh dari model Scoopy seken membuat model ini sangat rasional untuk menunjang mobilitas harian.
Baca Juga: Buru Harga Datsun Go Bekas Mulai 50 Jutaan, Opsi LCGC Murah Tahun Muda yang Iritnya Gak Main-main!
Stabilitas Harga Seri Beat di Pasaran
Berbeda dengan kedua model di atas, performa harga untuk seri Beat justru menunjukkan tren yang sangat kokoh dan tidak mengalami penurunan drastis. Sebagai contoh, varian Beat Street seken rilisan tahun 2017 ke bawah umumnya masih dibeli dari tingkat pengguna pada angka Rp17 juta oleh para pedagang. Padahal, harga unit baru untuk tipe tersebut berada pada kisaran angka Rp21 jutaan di diler resmi.
Kondisi tersebut membuktikan bahwa tingkat permintaan yang tinggi dari masyarakat membuat nilai depresiasi seri ini sangat minim. Nilai jual kembali yang kokoh ini berlaku untuk hampir semua sub-varian termasuk tipe Street maupun tipe reguler. Oleh karena itu, bagi konsumen yang memprioritaskan penyusutan harga terkecil, seri sejuta umat ini tetap menjadi opsi utama.
Sistem Garansi Komponen di Diler Seken
"Unit ini bergaransi, meliputi servis dan spare part secara penuh," ujar Ika, perwakilan dari Aneka Motor Solo dalam sesi ulasan unit. Jaminan ini diberikan untuk memberikan rasa aman kepada konsumen agar terhindar dari biaya perbaikan tambahan pasca-pembelian. Skema perlindungan ini mencakup penggantian komponen habis pakai seperti aki baru jika ditemukan mati serta penggantian ban baru jika kondisi tapak ban sudah halus sebelah.
Namun, pihak diler juga menegaskan bahwa klaim penggantian komponen tersebut harus disesuaikan dengan kondisi awal saat transaksi berlangsung dan tidak berlaku untuk komponen yang masih dalam keadaan layak pakai. Layanan proteksi ini menjadi nilai tambah yang sangat krusial mengingat unit seken kerap membutuhkan penyesuaian teknis awal. Kehadiran jaminan servis ini sekaligus meminimalisir risiko kerugian finansial bagi para konsumen pemula.
Baca Juga: "Drakor" Hukum, Lalu Babak Apa Lagi?