JAKARTA - Toyota Innova Reborn bensin tipe G transmisi otomatis tahun 2016 dinilai masih menjadi mobil keluarga yang nyaman meski telah digunakan selama sembilan tahun. Seorang pemilik membagikan pengalamannya menggunakan mobil tersebut, mulai dari kenyamanan berkendara, konsumsi bahan bakar, biaya servis, hingga alasan belum ingin menggantinya.
Pemilik bernama Garry mengaku membeli Toyota Innova Reborn bensin G baru pada 2016. Setelah hampir satu dekade digunakan, mobil itu disebut belum pernah mengalami kerusakan berarti maupun mogok di jalan.
Menurutnya, sejak awal ia memang lebih memilih varian bensin dibanding diesel. Alasannya bukan hanya soal karakter mesin, tetapi juga kenyamanan saat digunakan sehari-hari.
Baca Juga: Dokter Mobil Ungkap Mobil Hybrid Paling Worth It 2026, XL7 Hybrid hingga Innova Zenix Dibandingkan
Ia menilai mesin bensin lebih halus dan tidak menimbulkan suara berisik. Selain itu, ia juga menyebut mesin diesel menghasilkan polusi suara yang lebih besar dibanding varian bensin.
Kelebihan Toyota Innova Reborn Bensin Setelah 9 Tahun Dipakai
Selama sembilan tahun pemakaian, Garry mengaku paling merasakan kenyamanan suspensi Toyota Innova Reborn.
Menurutnya, mobil terasa stabil ketika melaju, terutama saat digunakan di jalan tol. Guncangan yang diterima kabin juga tergolong minim sehingga perjalanan menjadi lebih nyaman.
Baca Juga: Mobil Bekas 2026 Masih Layak Dibeli, Ini 7 Rekomendasi Terbaik dari Honda Brio hingga Innova Reborn
Selain itu, ia mengatakan mobil tersebut tidak rewel. Selama digunakan sejak baru hingga sekarang, tidak pernah muncul masalah besar yang mengganggu aktivitas.
Keunggulan lain yang dirasakan adalah ketersediaan suku cadang.
Sebagai bagian dari keluarga Toyota Kijang, Innova Reborn dinilai memiliki spare part yang mudah ditemukan di berbagai daerah dengan harga yang relatif terjangkau.
Baca Juga: Review Innova Zenix Hybrid 2026, Fitur Toyota Safety Sense dan Kabin Premium Jadi Daya Tarik Utama
Kemudahan memperoleh komponen menjadi salah satu alasan biaya kepemilikan mobil ini tetap terasa ringan meski usia kendaraan sudah hampir satu dekade.
Tidak hanya itu, Garry juga menilai kabin Toyota Innova Reborn masih menjadi salah satu daya tarik utamanya.
Ruang kabin yang luas membuat mobil ini nyaman digunakan bersama keluarga, baik untuk perjalanan harian maupun perjalanan jarak jauh.
Baca Juga: Mobil Bekas 2026 Masih Layak Dibeli, Ini 7 Rekomendasi Terbaik dari Honda Brio hingga Innova Reborn
Kekurangan yang Dirasakan Pemilik
Meski puas dengan performanya, Garry mengakui Toyota Innova Reborn bensin tipe G 2016 tetap memiliki beberapa kekurangan.
Hal pertama yang disorot adalah konsumsi bahan bakar.
Menurutnya, penggunaan di dalam kota tergolong boros dengan konsumsi sekitar 7,5 kilometer per liter.
Sementara ketika digunakan di jalan tol, konsumsi bahan bakarnya berada di kisaran 9 kilometer per liter.
Selain konsumsi BBM, radius putar mobil juga dinilai cukup lebar sehingga membutuhkan ruang lebih ketika bermanuver.
Bobot setir juga dirasakan masih cukup berat dibanding mobil-mobil yang lebih modern.
Hal lain yang dianggap menjadi kekurangan adalah penggunaan spion yang masih harus diatur secara manual.
Padahal saat pertama kali dibeli, harga mobil tersebut sudah berada di kisaran Rp300 juta lebih.
Baca Juga: Mobil Bekas 2026 Masih Layak Dibeli, Ini 7 Rekomendasi Terbaik dari Honda Brio hingga Innova Reborn
Menurut Garry, dengan harga tersebut seharusnya beberapa fitur sudah menggunakan sistem elektrik agar lebih praktis.
Ia juga menyinggung karakter suara khas Toyota Kijang yang masih dipertahankan pada Innova Reborn.
Menurutnya, suara mesin tersebut mudah dikenali sejak era Kijang generasi sebelumnya, termasuk Kijang Grand dan Kijang Kapsul.
Selama 9 Tahun Belum Pernah Mogok
Salah satu hal yang paling membuat Garry puas adalah keandalan mobilnya.
Ia mengatakan selama sembilan tahun menggunakan Toyota Innova Reborn, mobil tersebut belum pernah mengalami mogok.
Hanya satu kali ia merasakan gejala yang dianggap tidak biasa.
Kondisi itu terjadi setelah mobil tidak digunakan lebih dari satu bulan.
Saat mesin pertama kali dinyalakan, muncul getaran yang terasa cukup kuat.
Namun setelah mesin dipanaskan beberapa saat, getaran tersebut perlahan menghilang.
Ia kemudian membawa mobil ke bengkel untuk memastikan penyebabnya.
Mekanik menjelaskan kondisi tersebut terjadi karena mobil terlalu lama tidak digunakan.
Menurut penjelasan mekanik, kendaraan sebaiknya dipanaskan minimal setiap tiga hari sekali apabila tidak dipakai.
Tujuannya agar oli tetap bersirkulasi ke seluruh bagian mesin sehingga komponen tetap mendapatkan pelumasan.
Menariknya, pada saat pemeriksaan tidak ada komponen yang harus diganti ataupun diperbaiki.
Setelah rutin dipanaskan, getaran tersebut tidak kembali muncul.
Baca Juga: Daftar Mobil Keluarga Terbaik 2026 Bikin Penasaran, Innova Zenix hingga Xpander Masih Jadi Andalan
Jadwal Servis dan Biaya Perawatan
Dalam hal perawatan berkala, Garry mengaku selalu melakukan servis setiap sekitar 10.000 kilometer.
Ia menyarankan servis dilakukan di bengkel resmi agar seluruh riwayat perawatan kendaraan tetap tercatat.
Menurutnya, biaya servis masih tergolong wajar untuk kendaraan di kelasnya.
Untuk servis berkala, pengeluaran berada di kisaran Rp3 juta hingga Rp3,5 juta.
Biaya tersebut sudah mencakup penggantian oli, tune up, pemeriksaan kaki-kaki, serta pengecekan berbagai komponen yang berkaitan dengan keselamatan berkendara.
Dengan perawatan rutin tersebut, kondisi mobil tetap terjaga meski usia kendaraan sudah sembilan tahun.
Saat diwawancarai, odometer mobil menunjukkan angka sekitar 86.000 kilometer.
Angka tersebut tergolong rendah mengingat usia kendaraan sudah hampir satu dekade.
Garry mengaku mobil tersebut memang jarang digunakan sehingga jarak tempuhnya tidak terlalu tinggi.
Baca Juga: Mobil Bekas 2026 Masih Layak Dibeli, Ini 7 Rekomendasi Terbaik dari Honda Brio hingga Innova Reborn
Pajak Tahunan dan Rencana Ganti Mobil
Selain biaya servis, Garry juga mengungkap besaran pajak tahunan Toyota Innova Reborn miliknya.
Berdasarkan dokumen yang ditunjukkan, total pajak kendaraan mencapai Rp4.204.100 per tahun.
Meski demikian, ia mengaku belum memiliki keinginan kuat untuk menjual atau mengganti mobil tersebut.
Menurutnya, Toyota Innova Reborn masih sangat nyaman digunakan sebagai kendaraan keluarga.
Namun apabila suatu saat memutuskan berganti mobil, ia mengaku memiliki satu model yang menjadi incaran.
Baca Juga: Dongkrak Performa Hingga 260 HP, Modifikasi Mobil Harian Innova Diesel 2KD Pakai Turbo Flex PNP
Pilihannya adalah Honda Odyssey.
Alasan utamanya berkaitan dengan kebutuhan keluarganya.
Ia memiliki ibu yang sudah lanjut usia sehingga membutuhkan kendaraan dengan akses keluar-masuk yang lebih mudah.
Menurut Garry, Honda Odyssey memiliki ground clearance yang tidak terlalu tinggi sehingga memudahkan orang tua naik ke dalam kabin.
Selain itu, kursi baris tengah dinilai lebih nyaman untuk penumpang lanjut usia.
Sayangnya, model tersebut kini sudah tidak lagi dipasarkan di Indonesia.
Karena itu, untuk saat ini ia memilih tetap mempertahankan Toyota Innova Reborn bensin 2016 miliknya yang masih dinilai nyaman, andal, dan sesuai dengan kebutuhan keluarga.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al AkhbariSumber : Otomotif Kompascom