Honda Brio Masih Jadi Mobil Terlaris, Ini Alasan Banyak Orang Memilihnya Meski Fiturnya Kalah

Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari • Dipublikasikan Selasa, 21 Juli 2026 | 13:10 WIB
Honda Brio tetap menjadi mobil terlaris berkat desain premium, mesin andal, irit, mudah dimodifikasi, dan harga bekas yang tetap tinggi. (Youtube. com)
Honda Brio tetap menjadi mobil terlaris berkat desain premium, mesin andal, irit, mudah dimodifikasi, dan harga bekas yang tetap tinggi. (Youtube. com)

JAKARTA - Honda Brio masih menjadi salah satu mobil terlaris di Indonesia dan terus bersaing ketat dengan Toyota Avanza dalam daftar penjualan nasional. Meski usianya sudah lebih dari satu dekade dan fitur yang ditawarkan tidak sebanyak rivalnya, Honda Brio tetap menjadi pilihan utama berkat desain, keandalan, biaya operasional, hingga nilai jual kembali yang tinggi.

Dalam ulasan di kanal YouTube Ridwan Hanif, Honda Brio dinilai memiliki kombinasi keunggulan yang sulit disaingi mobil lain di kelasnya. Mobil ini memang masih memiliki sejumlah kekurangan, tetapi faktor desain, kemudahan perawatan, hingga pasar aftermarket yang besar membuatnya tetap menjadi tulang punggung penjualan Honda di Indonesia.

Desain Jadi Senjata Utama Honda Brio

Persaingan mobil terlaris di Indonesia selama bertahun-tahun identik dengan Toyota Avanza dan Honda Brio. Namun, berbeda dengan Avanza yang kini memiliki banyak pesaing, Brio hanya berhadapan langsung dengan Toyota Agya dan Daihatsu Ayla di segmen hatchback LCGC.

Baca Juga: Promo Honda Brio 2026 di Honda Autoland Ciputat, DP Mulai Rp7 Jutaan, Cicilan Rp1,9 Juta per Bulan

Salah satu alasan Brio mampu mempertahankan popularitasnya adalah desain.

Meski masuk kategori mobil murah, tampilannya dinilai tidak memberikan kesan murahan. Perubahan desain belakang pada generasi terbaru membuat Brio terlihat lebih modern dibanding model sebelumnya yang menggunakan pintu bagasi berbahan kaca.

Menurut ulasan tersebut, bagian depan, samping, hingga belakang Honda Brio memberikan kesan lebih premium dibanding para pesaingnya.

Baca Juga: Honda Brio Satya Disulap Jadi RS Urbanite 2025, Ini Daftar Upgrade Eksterior, Interior, dan Fiturnya

Bahkan setelah Toyota Agya mendapatkan penyegaran, Brio masih dianggap memiliki aura mobil yang lebih mahal.

Honda sendiri menawarkan dua varian utama, yakni Brio Satya dan Brio RS.

Brio Satya masuk kategori LCGC sehingga harganya lebih terjangkau. Sementara Brio RS tampil lebih sporty dengan perbedaan pada pelek, eksterior, serta detail interior, meski keduanya menggunakan basis mesin yang sama.

Baca Juga: Honda Brio 2021 Tipe E Disulap Jadi Mewah, Body Kit Custom dan Interior Premium Bikin Pangling

Sudah Berusia Lebih dari 10 Tahun

Honda Brio bukanlah model baru.

Mobil ini pertama kali hadir pada 2011 sebagai produk CBU dari Thailand dengan mesin 1.300 cc.

Setelah mengikuti regulasi LCGC di Indonesia, kapasitas mesin diturunkan menjadi 1.200 cc dan diproduksi secara lokal.

Sejak saat itu Brio telah mengalami beberapa kali penyegaran, mulai dari perubahan wajah depan, desain interior, hingga model buritan yang digunakan saat ini.

Baca Juga: Honda Brio 2026 Bikin Heboh, Desain Berubah Total, Makin Mewah dengan Harga Mulai Rp167 Jutaan

Perubahan desain belakang tersebut disebut menjadi salah satu titik balik meningkatnya penjualan Honda Brio hingga beberapa kali menyandang status mobil terlaris di Indonesia.

Mesin Sederhana, Tetapi Terbukti Andal

Di balik kap mesin, Honda Brio mengusung mesin 1.200 cc i-VTEC yang dipadukan dengan transmisi CVT.

Meski transmisi CVT Honda pada beberapa model sempat dikenal memiliki masalah, kondisi tersebut disebut tidak banyak terjadi pada Brio.

Menurut Ridwan Hanif, volume penjualan Honda Brio jauh lebih besar dibanding Honda Mobilio, BR-V maupun HR-V. Namun, kasus kerusakan transmisi CVT justru relatif lebih sedikit.

Baca Juga: Honda Brio RS Urbanite Tampil Makin Sangar, Modifikasi Simpel Ini Bikin Satya Naik Kelas

Hal itu dikaitkan dengan tenaga mesin yang lebih kecil, yakni 88 PS, serta bobot kendaraan yang lebih ringan dibanding model Honda bermesin 1.500 cc yang menghasilkan sekitar 120 PS.

Beban kerja transmisi menjadi lebih ringan sehingga daya tahannya dinilai lebih baik.

Sistem pendingin mesin juga disebut bekerja dengan baik meski ukuran radiator dan kondensor AC terlihat relatif tipis.

Perawatan Menjadi Penentu Kondisi Mobil

Dalam ulasan tersebut juga disampaikan bahwa masalah Honda Brio lebih sering berasal dari faktor perawatan.

Baca Juga: Honda Brio 2026 Bikin Heboh, Desain Berubah Total, Makin Mewah dengan Harga Mulai Rp167 Jutaan

Mobil ini banyak digunakan sebagai kendaraan harian sehingga tidak sedikit pemilik yang terlambat mengganti oli atau mengabaikan servis berkala.

Akibatnya, menemukan Honda Brio bekas dengan kondisi prima disebut lebih sulit dibanding mencari Honda Jazz maupun Honda HR-V bekas.

Meski demikian, apabila dirawat dengan baik, mesin dan transmisinya dinilai tetap memiliki daya tahan yang baik.

Surga bagi Pecinta Modifikasi

Honda Brio juga dikenal sebagai salah satu mobil paling ramah untuk dimodifikasi.

Pilihan body kit, pelek, lampu, knalpot hingga aksesori aftermarket tersedia sangat banyak di pasaran.

Bahkan Brio generasi pertama dapat diubah tampilannya menyerupai model terbaru dengan mengganti beberapa komponen eksterior.

Popularitasnya di dunia balap juga memperkuat citra tersebut.

Baca Juga: Hemat 40 Juta! Begini Trik Modifikasi Honda Brio Satya Jadi Varian RS Urbanite, Tampilannya Mewah dan Agresif

Honda Brio digunakan dalam ajang balap one make race dan menjadi salah satu basis modifikasi yang cukup diminati.

Menurut Ridwan Hanif, banyak pilihan suku cadang aftermarket membuat biaya modifikasi relatif lebih terjangkau dibanding mobil lain.

Tidak sedikit pula Brio yang dimodifikasi ekstrem, termasuk menggunakan mesin 1.500 cc milik Honda Jazz hingga pemasangan turbo.

Kabin Lebih Baik, Bagasi Lebih Praktis

Generasi terbaru Honda Brio membawa sejumlah perubahan pada interior.

Dashboard tampil lebih modern dibanding generasi awal yang menggunakan desain serba bulat.

Versi terbaru juga sudah dilengkapi tombol start-stop engine, steering switch control, serta panel instrumen bergaya RS.

Baca Juga: Honda Brio 2026 Bikin Heboh, Desain Berubah Total, Makin Mewah dengan Harga Mulai Rp167 Jutaan

Bagian bagasi ikut mengalami peningkatan.

Pintu belakang kini menggunakan desain konvensional sehingga lebih praktis dibanding model lama yang memanfaatkan kaca sebagai bagian pintu bagasi.

Ukuran bagasi juga disebut cukup memadai, meski bangku belakang belum menggunakan konfigurasi split folding.

Untuk ruang kabin, penumpang belakang masih mendapatkan ruang kaki dan ruang kepala yang cukup bagi penumpang dengan tinggi sekitar 170 sentimeter.

Handling Jadi Salah Satu Kelebihan

Ridwan Hanif mengaku cukup sering menggunakan Honda Brio, mulai dari generasi pertama hingga model terbaru.

Baca Juga: Bikin Pangling! Trik Modifikasi Honda Brio Harian Nyaman buat Keluarga, Modal Minim Tampilan Auto Secantik Tipe RS

Menurutnya, mobil ini memiliki karakter berkendara yang menyenangkan.

Handling terasa lincah dan menjadi salah satu alasan Brio sering dijadikan mobil balap maupun basis modifikasi.

Suspensi belakang pada model terbaru juga disebut lebih nyaman dibanding generasi awal.

Perubahan tersebut dipengaruhi bentuk bodi belakang yang lebih berat serta penggunaan ban dengan profil berbeda.

Meski demikian, karakter suspensinya tetap tergolong keras dibanding mobil yang lebih mengutamakan kenyamanan.

Baca Juga: Bikin Pangling! Modifikasi Honda Brio Satya Sukses Upgrade Jadi RS Urbanite, Tampilannya Mewah dan Agresif

Peredaman Kabin Masih Jadi Kekurangan

Salah satu kekurangan yang masih dipertahankan hingga sekarang adalah kualitas peredaman kabin.

Suara ban, kolong mobil, maupun suara dari luar masih cukup mudah masuk ke dalam kabin.

Meski mesin 1.200 cc tergolong halus dan minim getaran, kebisingan tetap terasa saat mobil digunakan di jalan.

Karena alasan itu, banyak pemilik Brio menambahkan peredam kabin agar kenyamanan meningkat.

Baca Juga: Honda Brio 2026 Diprediksi Meluncur dengan Wajah Baru, Harga Mulai Rp190 Jutaan Jadi Sorotan

Head unit juga kerap diganti dengan perangkat yang sudah mendukung Android Auto dan Apple CarPlay, terutama pada model yang belum mendapat fitur tersebut dari pabrikan.

Irit, Mudah Dirawat, dan Harga Bekas Stabil

Honda Brio juga dikenal memiliki konsumsi bahan bakar yang efisien.

Meski Toyota Agya terbaru disebut lebih hemat, Brio tetap dianggap irit untuk penggunaan harian.

Keunggulan lain adalah biaya kepemilikan yang relatif rendah.

Baca Juga: Honda Brio 2021 Tipe E Disulap Jadi Mewah, Body Kit Custom dan Interior Premium Bikin Pangling

Karena populasinya sangat besar, pilihan suku cadang aftermarket melimpah dengan harga yang kompetitif.

Ridwan Hanif juga menilai mobil yang sederhana justru memiliki nilai jual kembali lebih baik.

Minimnya fitur elektronik membuat risiko kerusakan komponen mahal menjadi lebih kecil ketika usia kendaraan bertambah.

Faktor tersebut menjadi salah satu alasan harga Honda Brio bekas tetap bertahan tinggi.

Baca Juga: Honda Brio 2026 Makin Sporty dan Modern, Harga Mulai Rp170 Jutaan, Simak Spesifikasi Lengkapnya

Bahkan Brio keluaran 2011 bermesin 1.300 cc disebut masih dipasarkan pada kisaran Rp80 juta hingga Rp90 jutaan.

Pada akhirnya, Honda Brio tetap menjadi salah satu mobil paling diminati di Indonesia bukan semata karena fitur atau teknologi.

Desain yang menarik, mesin yang terbukti andal, biaya operasional yang rendah, kemudahan modifikasi, serta nilai jual kembali yang kuat menjadi kombinasi yang membuat mobil ini terus menjadi pilihan banyak konsumen, baik sebagai kendaraan pertama maupun mobil harian keluarga.

Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari
Sumber : Ridwan Hanif
review honda brio Harga Honda Brio Bekas mobil terlaris Indonesia honda brio rs honda brio