Samsung Galaxy A56 5G Resmi Direview, Ini Plus Minus yang Bikin Seri A5 Tetap Jadi HP Anti Gagal

Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari • Dipublikasikan Selasa, 21 Juli 2026 | 16:01 WIB
Samsung Galaxy A56 5G hadir dengan desain baru, Exynos 1580, One UI 7, update 6 tahun, dan kamera yang tetap menjadi andalan. (Youtube. com)
Samsung Galaxy A56 5G hadir dengan desain baru, Exynos 1580, One UI 7, update 6 tahun, dan kamera yang tetap menjadi andalan. (Youtube. com)

JAKARTA - Samsung Galaxy A56 5G kembali hadir sebagai penerus seri Galaxy A5 yang selama ini menjadi salah satu lini smartphone paling populer Samsung. Berdasarkan ulasan GadgetIn, ponsel ini membawa peningkatan pada desain, performa, layar, hingga dukungan software, meski masih mempertahankan sejumlah kekurangan yang menjadi ciri khas seri Galaxy A.

Popularitas Galaxy A5 disebut tetap tinggi dari tahun ke tahun. Bahkan, menurut GadgetIn, jumlah penonton video ulasan seri Galaxy A di kanal tersebut kerap melampaui lini flagship Samsung Galaxy S.

Galaxy A56 5G hadir dengan sejumlah pembaruan yang membuat pengalaman penggunaan semakin nyaman. Namun di sisi lain, Samsung juga menghilangkan slot microSD yang sebelumnya masih tersedia pada Galaxy A55.

Baca Juga: Samsung Galaxy A16 5G Review: Update 6 Tahun dan Knox Vault Jadi Senjata Utama, Cocok untuk Dipakai Lama?

Galaxy A56 5G Tampil Lebih Tipis dan Ergonomis

Samsung melakukan perubahan kecil tetapi cukup terasa pada desain Galaxy A56 5G. Sudut bodi kini dibuat lebih membulat sehingga lebih nyaman digenggam dibandingkan Galaxy A55 yang dinilai memiliki desain lebih kaku.

Pilihan warna yang ditawarkan juga tampil lebih segar, yakni Awesome Olive, Awesome Pink, Graphite, dan Light Gray.

Perubahan lain terlihat pada modul kamera belakang. Kini ketiga kamera ditempatkan dalam satu bingkai vertikal sehingga tampil berbeda dengan seri Galaxy S yang masih menggunakan desain kamera terpisah.

Material premium tetap dipertahankan. Bagian depan dan belakang menggunakan Gorilla Glass Victus Plus, sedangkan rangka memakai aluminium.

Baca Juga: 7 HP Samsung Murah Terbaik 2026 Harga Rp1-2 Jutaan, Galaxy A07 5G hingga Galaxy A15 4G

Meski materialnya tetap premium, bobot Galaxy A56 berhasil ditekan menjadi di bawah 200 gram. Ketebalannya juga berkurang sekitar 0,8 mm dibandingkan pendahulunya sehingga terasa lebih ramping saat digunakan.

Samsung juga membuat bezel layar sedikit lebih tipis. Walaupun demikian, bezel bawah masih terlihat lebih tebal dibanding sisi lainnya sehingga tampilannya belum sepenuhnya simetris.

Slot microSD Hilang, Pengguna Disarankan Memilih Varian 256 GB

Salah satu perubahan terbesar pada Galaxy A56 adalah absennya slot microSD.

Jika Galaxy A55 masih memungkinkan penggunaan kartu memori bersamaan dengan SIM dan eSIM, kini Galaxy A56 hanya menyediakan dua slot nano SIM serta dukungan eSIM tanpa dukungan ekspansi penyimpanan.

Baca Juga: Review Samsung Galaxy A07 5G, Baterai 6.000 mAh Jadi Nilai Plus, tapi Absennya NFC Disorot

Artinya, pengguna harus mengandalkan kapasitas memori internal.

Dalam ulasan tersebut, GadgetIn menyarankan calon pembeli untuk tidak memilih varian 128 GB apabila ingin menggunakan ponsel dalam jangka panjang.

Kapasitas penyimpanan yang lebih besar dinilai akan lebih aman untuk menyimpan video 4K maupun menghadapi ukuran pembaruan sistem operasi yang terus bertambah selama bertahun-tahun.

Baca Juga: 9 HP Flagship Terbaik 2026, Samsung Galaxy S26 Ultra hingga Huawei Mate XT Ultimate, Mana Paling Worth It?

Samsung sendiri menawarkan promo free storage upgrade pada awal penjualan, yakni membeli varian 128 GB tetapi memperoleh kapasitas 256 GB.

Dukungan Update Software Hingga Enam Tahun

Salah satu nilai jual terbesar Galaxy A56 5G adalah komitmen pembaruan software.

Smartphone ini langsung menjalankan Android 15 dengan One UI 7.

Samsung menjanjikan dukungan pembaruan sistem operasi hingga enam tahun. Jika seluruh komitmen tersebut dipenuhi, Galaxy A56 berpotensi menerima pembaruan hingga Android 21 sekitar tahun 2031.

One UI 7 juga membawa berbagai pembaruan antarmuka.

Baca Juga: 9 HP Flagship Terbaik 2026, Samsung Galaxy S26 Ultra hingga Huawei Mate XT Ultimate, Mana Paling Worth It?

Ikon aplikasi didesain ulang, Control Center mendapatkan tata letak baru, serta hadir fitur Now Bar yang menampilkan aktivitas aplikasi dalam bentuk kapsul di bagian bawah layar.

Selain itu terdapat sejumlah fitur berbasis kecerdasan buatan yang diberi nama Awesome Intelligence.

Beberapa fitur yang tersedia antara lain AI Object Eraser untuk menghapus objek pada foto, Instant Slow Motion, AI Best Face, Custom Filter, hingga Circle to Search.

Layar AMOLED Lebih Besar dan Terang

Galaxy A56 menggunakan layar AMOLED berukuran 6,7 inci, naik dari 6,6 inci pada Galaxy A55.

Baca Juga: HP Flagship Kamera Terbaik: Huawei Pura 80 Ultra Resmi Rajai DXOMARK, Samsung dan Vivo Ketinggalan Jauh!

Ukuran layar yang bertambah diperoleh tanpa membuat dimensi bodi menjadi lebih besar berkat bezel yang lebih tipis.

Samsung juga meningkatkan tingkat kecerahan maksimum dari 1.000 nits menjadi 1.200 nits sehingga lebih nyaman digunakan di luar ruangan.

Refresh rate 120 Hz tetap dipertahankan sehingga animasi dan navigasi terasa mulus.

Fitur Always On Display juga masih tersedia, begitu pula sensor sidik jari di bawah layar dengan respons getaran yang dinilai memuaskan.

Baca Juga: 10 HP RAM 8 GB 256 GB Terbaik 2026 Harga Rp2 Jutaan, Samsung hingga Redmi Masuk Daftar

Exynos 1580 Beri Peningkatan Performa

Pada sektor dapur pacu, Galaxy A56 kini menggunakan chipset Exynos 1580 fabrikasi 4 nanometer.

Chipset ini merupakan peningkatan dari Exynos 1480 yang digunakan Galaxy A55.

Dalam penggunaan sehari-hari maupun gaming ringan, performanya dinilai lebih kencang.

Untuk Mobile Legends, Galaxy A56 mampu menjalankan permainan hingga 120 fps.

Baca Juga: Review Samsung Galaxy A57: Desain Makin Premium, Tapi Upgrade Dibanding Galaxy A56 Dinilai Terlalu Tipis

Sementara PUBG Mobile sudah mendukung pengaturan Smooth Extreme dengan frame rate mencapai 60 fps.

Suhu perangkat juga tetap stabil di kisaran 40 derajat Celsius saat memainkan game ringan.

Namun ketika digunakan memainkan game berat seperti Genshin Impact dengan pengaturan grafis medium, frame rate masih naik turun di kisaran 30 hingga 50 fps.

Suhu bodi juga meningkat hingga lebih dari 45 derajat Celsius sehingga masih menjadi tantangan yang umum ditemui pada smartphone kelas menengah.

Baca Juga: Review Samsung Galaxy A57: Desain Makin Premium, Tapi Upgrade Dibanding Galaxy A56 Dinilai Terlalu Tipis

Baterai Awet, Fast Charging Kini 45 Watt

Galaxy A56 dibekali baterai berkapasitas 5.000 mAh.

Dalam pengujian GadgetIn, streaming YouTube selama satu jam melalui WiFi dengan speaker aktif hanya menghabiskan sekitar 6 persen daya.

Bermain Mobile Legends selama satu jam mengonsumsi sekitar 12 persen baterai.

Sedangkan memainkan Genshin Impact selama 30 menit mengurangi daya sekitar 15 persen.

Baca Juga: Rekomendasi HP Samsung Terbaik 2026, Galaxy S26 Ultra hingga S25 FE Masuk Daftar Paling Worth It

Samsung juga meningkatkan kemampuan pengisian daya dari sebelumnya 25 watt menjadi 45 watt.

Pengisian selama 30 menit mampu mengisi baterai hingga 61 persen.

Dalam satu jam kapasitas baterai mencapai sekitar 93 persen, sedangkan pengisian penuh membutuhkan tambahan waktu sekitar 17 menit.

Meski demikian, charger tidak disertakan dalam paket penjualan.

Baca Juga: HP Flagship Kamera Terbaik: Huawei Pura 80 Ultra Resmi Rajai DXOMARK, Samsung dan Vivo Ketinggalan Jauh!

Di dalam kotak pembelian hanya tersedia kabel USB-C tanpa adaptor, casing, maupun pelindung layar.

Kamera Masih Mirip Galaxy A55

Dari sisi spesifikasi, kamera Galaxy A56 tidak mengalami banyak perubahan.

Kamera utama tetap menggunakan sensor 50 MP.

Kemudian terdapat kamera ultrawide 8 MP dan kamera makro 5 MP.

Kamera depan justru turun resolusinya dari 32 MP menjadi 12 MP.

Baca Juga: 7 HP Rp2 Jutaan Terbaik 2026, Poco M7 hingga Samsung Galaxy A07 Masuk Dafta

Meski begitu, kini kamera depan sudah mendukung perekaman video HDR.

Samsung juga mengklaim kemampuan Nightography mengalami peningkatan.

Dalam pengujian GadgetIn, terdapat sedikit peningkatan detail pada beberapa foto malam hari.

Tekstur objek terlihat sedikit lebih jelas dan pencahayaan lampu tampak lebih rapi dibanding Galaxy A55.

Baca Juga: Samsung Galaxy A07 5G Resmi Meluncur, Bawa Dimensity 6300, Baterai 6000 mAh dan One UI 8

Namun secara keseluruhan, kualitas foto Galaxy A56 dinilai sekitar 95 persen mirip dengan Galaxy A55.

Hasil fotonya tetap memiliki saturasi warna yang natural, detail baik, dynamic range luas, serta tidak terlihat berlebihan.

Untuk perekaman kamera depan, kualitasnya tetap menjadi salah satu keunggulan Samsung.

Video 4K 30 fps menghasilkan gambar tajam, warna natural, dynamic range baik, suara mikrofon jernih, dan stabilisasi yang memuaskan.

Baca Juga: Review Samsung Galaxy A07 5G, Baterai 6.000 mAh Jadi Nilai Plus, tapi Absennya NFC Disorot

Kesimpulan, Masih Menjadi Galaxy A yang Konsisten

Menurut GadgetIn, Galaxy A56 tetap mempertahankan karakter khas seri Galaxy A.

Kekurangan seperti paket penjualan yang minim, bezel bawah yang masih tebal, dan hilangnya slot microSD memang masih menjadi catatan.

Namun kelebihannya juga semakin kuat.

Baca Juga: HP Snapdragon 1 Jutaan Layar Jernih Full HD+: Samsung Galaxy A05s dan Vivo Y27s Manjakan Mata Pengguna!

Mulai dari desain yang lebih ergonomis, software yang matang, komitmen pembaruan hingga enam tahun, layar lebih terang, performa yang meningkat, hingga kualitas kamera yang tetap konsisten terutama pada perekaman video.

Bagi pengguna yang selama ini menyukai karakter smartphone Samsung, Galaxy A56 dinilai akan menjadi pilihan yang mudah dipertimbangkan.

Sebaliknya, bagi pengguna yang sejak awal kurang menyukai pendekatan Samsung, perubahan pada Galaxy A56 kemungkinan belum cukup untuk mengubah pandangan tersebut.

Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari
Sumber : gadgetin
Galaxy A56 GadgetIn Review Samsung Galaxy A56 samsung a56 Samsung Galaxy A56 5G