CIMAHI - Harga Vivo V50 dilaporkan turun hingga Rp4,4 jutaan pada promo marketplace, menjadikannya salah satu smartphone kelas menengah yang kembali menarik untuk dipertimbangkan pada 2026. Dengan harga tersebut, perangkat ini tetap menawarkan tiga kamera 50 MP, chipset Snapdragon 7 Gen 3, baterai 6.000 mAh, serta telah memperoleh pembaruan ke OriginOS 6 berbasis Android 16.
Informasi tersebut disampaikan kanal YouTube GontaGantiHape setelah kembali membeli Vivo V50 pada program Promo Payday. Unit yang dibeli merupakan varian RAM 8 GB dengan penyimpanan internal 256 GB yang dijual secara online eksklusif.
Menurut ulasan tersebut, harga normal Vivo V50 di Vivo Official Store Tokopedia berada di kisaran Rp4.999.000. Pada hari biasa harganya dapat naik hingga sekitar Rp5,2 juta sampai Rp5,3 juta. Namun saat promo tanggal kembar dan Payday, harga perangkat sempat turun menjadi Rp4.399.000. Dengan tambahan bonus dari marketplace, pembeli mengaku hanya membayar sekitar Rp4,2 juta.
Baca Juga: Bukan Cuma Prosesor! SSD NVMe Jadi Kunci Kecepatan Notebook untuk Siswa SMA pada Asus Vivobook 14
Paket Penjualan Masih Lengkap
Vivo V50 masih dibekali paket penjualan yang tergolong lengkap.
Di dalam kotak tersedia soft case yang disesuaikan dengan warna bodi perangkat, buku panduan, informasi penting, kartu garansi, daftar service center, adaptor FlashCharge 90 watt, kabel USB Type-A ke USB Type-C, serta SIM ejector.
Unit yang dibeli kali ini berwarna hitam. Menurut pengulas, warna soft case juga mengikuti warna bodi smartphone.
Desain Tetap Premium Meski Sudah Berusia Setahun
Secara desain, Vivo V50 masih mempertahankan ciri khas seri V dengan layar melengkung di empat sisi.
Frame perangkat menggunakan finishing glossy, sedangkan bagian belakang tetap tampil premium.
Meski desain rounded mulai dianggap tidak lagi mengikuti tren terbaru setelah hadirnya Vivo V70, bentuk tersebut justru dinilai tetap nyaman saat digenggam.
Pada bagian belakang terdapat LED Aura Light yang dapat diatur temperatur cahayanya, mulai dari warna hangat hingga putih.
Sektor kamera belakang mengusung dua sensor 50 MP hasil kolaborasi dengan ZEISS, masing-masing kamera utama dan kamera ultra-wide.
Namun, perangkat ini memang belum dilengkapi kamera telefoto.
Sementara itu, kamera depan juga menggunakan sensor 50 MP.
Di sisi bawah tersedia dua slot Nano SIM tanpa dukungan kartu microSD, port USB Type-C, mikrofon, serta speaker. Sensor sidik jari juga sudah tertanam di dalam layar.
Langsung Mendapat OriginOS 6
Setelah pertama kali diaktifkan, Vivo V50 langsung memperoleh pembaruan sistem operasi.
Ukuran pembaruan mencapai 3,66 GB dan membawa OriginOS 6 dengan Android Security Update per 1 April 2026.
Pengulas menyebut pembaruan tersebut dapat dilakukan langsung tanpa harus melalui beberapa versi sistem operasi secara bertahap.
Baca Juga: Keunggulan Kamera OIS pada Vivo V50, Smartphone Kelas Menengah dengan Standar Kualitas Flagship
Setelah diperbarui, perangkat menjalankan OriginOS 6 dengan chipset Snapdragon 7 Gen 3 berkecepatan hingga 2,63 GHz.
Varian yang dibeli menggunakan RAM 8 GB dan penyimpanan internal 256 GB.
Masih tersedia pilihan RAM 12 GB dengan penyimpanan 256 GB maupun 512 GB.
Penyimpanan Masih Lega
Setelah proses pembaruan selesai, kapasitas penyimpanan yang terpakai tercatat sekitar 29,34 GB.
Artinya, ruang kosong yang masih tersedia mencapai sekitar 226,66 GB.
Kondisi tersebut diperoleh saat perangkat belum dipasangi aplikasi tambahan selain proses pembaruan sistem operasi.
Baterai yang digunakan tetap berkapasitas 6.000 mAh.
Ada Kekurangan pada Always On Display
Salah satu catatan yang disampaikan pengulas terdapat pada fitur Always On Display.
Fitur tersebut belum dapat diatur agar menyala sepanjang hari.
Pilihan yang tersedia hanya menampilkan layar saat disentuh atau ketika perangkat sedikit digerakkan.
Menurut pengulas, fitur ini menjadi salah satu kekurangan dibanding beberapa smartphone lain, termasuk lini iQOO yang menawarkan pengaturan lebih lengkap pada model tertentu.
Meski demikian, pengguna yang tidak membutuhkan Always On Display dinilai tidak akan terlalu terpengaruh.
Layar Mendukung Refresh Rate 120 Hz
Pada sektor layar, Vivo V50 telah mendukung refresh rate hingga 120 Hz.
Tersedia pula fitur Smart Adaptation yang memungkinkan perangkat menyesuaikan refresh rate secara otomatis demi menghemat daya.
Pengguna juga dapat memilih mode warna standar, profesional, maupun bright.
Selain itu tersedia pengaturan temperatur warna yang terdiri atas default, warm, dan cool.
Kamera Masih Menjadi Andalan
Kemampuan kamera masih menjadi daya tarik utama Vivo V50.
Perangkat ini dibekali tiga kamera 50 MP, terdiri atas kamera utama, ultra-wide, dan kamera depan.
Kamera utama dan ultra-wide sama-sama mampu merekam video hingga resolusi 4K 30 fps maupun Full HD 60 fps.
Karena menggunakan sensor 50 MP pada kedua kamera belakang, kualitas perekaman video dinilai cukup konsisten.
Sementara itu, kamera depan juga mendukung perekaman hingga 4K 30 fps serta Full HD 60 fps.
Untuk kebutuhan stabilisasi, tersedia mode Steady Face pada Full HD 30 fps.
Fitur Fotografi Cukup Lengkap
Vivo V50 juga menawarkan beragam mode fotografi.
Mulai dari Film Camera yang menghadirkan efek bergaya retro, Live Photo, Moving Photo, hingga Macro yang memanfaatkan kamera ultra-wide dengan autofocus.
Untuk mode portrait tersedia pilihan focal length 23 mm, 35 mm, dan 50 mm.
Efek bokeh juga dapat dipilih dalam mode Natural maupun Classic dengan tambahan filter khas ZEISS.
Selain itu masih tersedia berbagai mode lain seperti High Resolution, Panorama, Ultra HD Document, Super Moon, Time-Lapse, Slow Motion, Astro, Snapshot, Dual View, Underwater Photography, Food, hingga RAW Photo.
Pada mode Pro, pengguna dapat mengatur shutter speed mulai 1/12.000 detik hingga 32 detik.
Baca Juga: 6 Rekomendasi HP 1 Jutaan Terbaik Juni 2026, Samsung Galaxy A07 hingga Vivo Y19s Pro Masuk Daftar
Rentang ISO tersedia mulai 50 hingga 3.200 dengan pilihan fokus otomatis maupun manual.
Mode profesional tersebut tersedia untuk kamera belakang.
Masih Layak Dibeli di Harga Sekarang
Menurut GontaGantiHape, Vivo V50 masih menjadi salah satu rekomendasi smartphone terbaik pada kisaran harga Rp4 juta hingga Rp5 juta. Meski kini sudah hadir Vivo V70, selisih usia kedua perangkat sebenarnya hanya sekitar satu tahun karena lini Vivo V Series diperbarui setiap enam bulan.
Baca Juga: Vivo V50 Layar Lengkung Resmi Hadir, Bawa Baterai 6.000 mAh dan Kamera ZEISS, Apa Saja yang Berubah?
Dengan harga yang kini berada di kisaran Rp4,5 jutaan, Vivo V50 masih menawarkan spesifikasi yang dinilai kompetitif. Pengguna mendapatkan tiga kamera 50 MP hasil kolaborasi ZEISS, chipset Snapdragon 7 Gen 3, baterai 6.000 mAh, pengisian cepat 90 watt, layar AMOLED melengkung, sensor sidik jari di dalam layar, serta pilihan RAM hingga 12 GB dan penyimpanan sampai 512 GB.
Selain itu, perangkat juga telah mendukung OriginOS 6 yang memungkinkan integrasi dengan komputer Windows maupun Mac melalui Vivo Office Kit untuk kebutuhan screen mirroring, transfer data, hingga sinkronisasi clipboard.
Dengan kombinasi spesifikasi tersebut serta harga yang jauh lebih rendah dibanding saat peluncuran, Vivo V50 dinilai masih menjadi salah satu smartphone kelas menengah yang layak dipertimbangkan bagi konsumen yang mencari perangkat dengan kamera lengkap, baterai besar, dan fitur modern pada 2026.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al AkhbariSumber : GontaGantiHape