JAKARTA - Suzuki Fronx tampil berbeda dengan balutan warna Red Candy yang dipadukan aksen hitam atau black package. Modifikasi sederhana berupa penggantian warna bodi dan beberapa detail eksterior tersebut sukses mengubah karakter crossover ini menjadi jauh lebih sporty tanpa mengubah desain dasarnya.
Dalam video yang diunggah kanal YouTube InfoMotif, Suzuki Fronx varian SGX diperlihatkan telah menjalani proses pengecatan ulang menggunakan warna Red Candy. Warna tersebut dipadukan dengan berbagai aksen hitam sehingga menghadirkan tampilan yang berbeda dibanding Fronx standar yang umum ditemui di jalan.
Presenter InfoMotif mengaku sempat mengira mobil tersebut merupakan produk dari merek lain. Pasalnya, warna Red Candy identik dengan sejumlah mobil premium dan jarang ditemui pada Suzuki Fronx.
Baca Juga: Review Suzuki Fronx Hybrid 2026, SUV Crossover Rp300 Jutaan dengan ADAS, Worth It Dibeli?
Menurut penjelasan dalam video, proses pengecatan dilakukan langsung melalui Suzuki Pusat Pulogadung sehingga kualitas pengerjaan disebut mengikuti standar pabrikan.
Kombinasi Warna Bikin Tampilan Fronx Berubah Total
Perubahan paling mencolok terlihat pada bagian depan kendaraan.
Jika Suzuki Fronx SGX standar masih menggunakan beberapa aksen krom, pada unit ini seluruh bagian tersebut diubah menjadi hitam sehingga menyatu dengan warna bodi Red Candy.
Perpaduan merah dan hitam dinilai membuat karakter crossover Suzuki Fronx menjadi lebih tegas.
Presenter menyebut modifikasi tersebut sebenarnya tidak rumit karena hanya berfokus pada penggantian warna bodi serta beberapa detail eksterior.
Namun hasil akhirnya dinilai mampu memberikan kesan berbeda ketika mobil digunakan di jalan.
Menurutnya, tampilan tersebut bisa menjadi referensi bagi pemilik Suzuki Fronx yang ingin melakukan modifikasi ringan tanpa mengubah bentuk asli kendaraan.
Bagian Samping Tetap Minimalis
Perubahan pada sisi samping mobil juga tidak dilakukan secara berlebihan.
Sebagian besar hanya mengikuti konsep warna yang diterapkan pada bagian depan.
Bagian atas kendaraan memang sudah menggunakan finishing hitam dari pabrikan sehingga tidak memerlukan banyak perubahan tambahan.
Presenter bahkan berpendapat modifikasi serupa juga dapat diterapkan pada Suzuki Fronx varian GL.
Dengan penggantian warna dan beberapa aksen eksterior, tampilannya dapat menyerupai varian SGX meski tetap memiliki perbedaan fitur seperti kamera 360 derajat.
Selain itu, keberadaan roof rail dan talang air bawaan pada Suzuki Fronx SGX juga dinilai membuat tampilan mobil semakin lengkap tanpa perlu banyak aksesori tambahan.
Lekukan bodi bergaya coupe tetap menjadi salah satu daya tarik utama yang membuat Fronx terlihat lebih sporty dibanding SUV kompak lain di kelasnya.
Sentuhan Belakang Semakin Atraktif
Pada bagian belakang, konsep modifikasi tetap mempertahankan kombinasi warna merah dan hitam.
Seluruh detail dibuat senada agar menghasilkan tampilan yang lebih menyatu.
Emblem Suzuki juga diubah menjadi warna hitam sehingga kesan sporty semakin kuat.
Lampu belakang tetap menggunakan komponen standar bawaan kendaraan.
Tidak ada perubahan pada bumper maupun aksesori tambahan di area belakang.
Presenter menilai perubahan warna saja sudah cukup memberikan efek visual yang signifikan.
Meski demikian, ia mengaku masih tertarik mengganti velg apabila ingin membuat tampilan Suzuki Fronx menjadi lebih personal.
Biaya Custom Mulai Rp15,4 Juta
Dalam kesempatan tersebut, InfoMotif juga berbincang dengan Erwin dari Suzuki Pusat Pulogadung mengenai proses pengecatan custom tersebut.
Menurut Erwin, biaya pengecatan Suzuki Fronx dengan konsep seperti unit yang ditampilkan berada di kisaran Rp15,4 juta.
Harga tersebut dipengaruhi pemilihan warna Red Candy yang termasuk kategori warna dengan material lebih mahal dibanding warna lain.
Baca Juga: Daftar Harga Mobil Suzuki April 2026 Terbaru, XL7 Hybrid hingga Fronx Naik ? Simak Daftar Lengkapnya
Ia menjelaskan seluruh proses dilakukan sesuai standar pabrikan sehingga hasil akhirnya memiliki kualitas yang setara dengan kendaraan produksi massal.
Erwin juga mengatakan layanan custom warna tidak hanya tersedia untuk Suzuki Fronx.
Seluruh model Suzuki dapat memperoleh layanan serupa sesuai keinginan konsumen.
Keuntungan lainnya, dokumen kendaraan seperti STNK dan BPKB akan langsung menyesuaikan warna baru sehingga pemilik tidak perlu mengurus perubahan administrasi secara terpisah.
Suzuki Fronx 2025 Masih Tersedia
Selain membahas modifikasi, Erwin juga mengungkapkan Suzuki Fronx model tahun 2025 masih tersedia di Suzuki Pusat Pulogadung.
Untuk varian SGX, harga on the road disebut berada di angka Rp331,3 juta sebelum potongan diskon.
Ia menyebut unit produksi 2025 masih mendapatkan program diskon sehingga harga akhirnya bisa lebih rendah dibanding harga resmi.
Selain Suzuki Fronx, stok model tahun 2025 yang masih tersedia meliputi Suzuki Grand Vitara dan Suzuki Jimny.
Sementara untuk Suzuki XL7, Erwin menyarankan konsumen memilih model tahun 2026 karena selisih program promonya disebut tidak terlalu jauh.
Ia menilai langkah tersebut lebih menguntungkan karena nilai jual kembali kendaraan tahun produksi lebih baru juga cenderung lebih baik.
Promo Kredit dan Trade-in Jadi Daya Tarik
Selain menawarkan layanan pengecatan custom, Suzuki Pusat Pulogadung juga menyiapkan berbagai program pembelian untuk Suzuki Fronx.
Erwin menjelaskan tersedia program bunga 0 persen dengan tenor 11 bulan bagi konsumen yang memenuhi syarat.
Dealer juga menawarkan skema pembayaran 50:50. Konsumen cukup membayar 50 persen di awal, kemudian melunasi sisa 50 persen pada tahun berikutnya saat mengambil BPKB. Program tersebut sudah termasuk asuransi penuh selama satu tahun.
Bagi pembeli yang menginginkan uang muka ringan, tersedia program DP mulai sekitar 13 persen.
Menurut Erwin, besaran tersebut membuat konsumen memiliki lebih banyak pilihan pembiayaan, termasuk untuk varian tertinggi Suzuki Fronx.
Masih ada pilihan lain berupa DP sekitar 30 persen yang disebut memiliki bunga lebih ringan dibanding tenor dengan uang muka lebih kecil.
Ia menilai skema tersebut menjadi salah satu pilihan terbaik bagi konsumen yang ingin memperoleh total pembayaran kredit lebih efisien.
Suzuki Pusat Pulogadung juga menyediakan tenor hingga delapan tahun.
Namun Erwin mengingatkan bahwa tenor yang semakin panjang akan membuat bunga kredit ikut meningkat sehingga perlu dipertimbangkan sebelum memilih skema pembiayaan.
Trade-in dan Test Drive Berhadiah
Program pembelian tidak berhenti pada pilihan kredit.
Konsumen juga dapat memanfaatkan layanan tukar tambah atau trade-in kendaraan lama.
Erwin mengatakan pembeli akan memperoleh diskon maksimal untuk mobil baru, ditambah cashback khusus bagi pelanggan yang melakukan trade-in.
Menariknya, kendaraan lama masih dapat digunakan hingga unit baru dikirim ke rumah konsumen.
Dealer juga membuka kesempatan bagi calon pembeli dari berbagai daerah karena seluruh proses pembelian dapat dilakukan melalui konsultasi langsung dengan tenaga penjual.
Bahkan, calon konsumen dipersilakan membandingkan simulasi kredit dari lembaga pembiayaan lain sebelum menentukan pilihan.
Suzuki Pusat Pulogadung juga menyediakan unit test drive yang lebih lengkap dibanding sebagian dealer lain.
Tidak hanya menghadirkan satu varian Suzuki Fronx, beberapa tipe dapat dicoba langsung sesuai kebutuhan konsumen.
Menurut Erwin, peserta test drive Suzuki Fronx juga berkesempatan mengikuti undian dengan hadiah Suzuki Fronx, Suzuki Burgman, hingga iPhone tanpa dikenakan biaya.
Interior Fronx SGX Dinilai Sudah Lengkap
Setelah membahas bagian eksterior dan program pembelian, InfoMotif beralih mengulas interior Suzuki Fronx SGX.
Menurut presenter, kabin mobil tersebut tidak mengalami perubahan karena sejak awal sudah memiliki kelengkapan fitur yang memadai.
Jok semi kulit dengan kombinasi bahan fabric tetap dipertahankan.
Bagian tengah jok menggunakan material fabric yang dinilai membuat posisi duduk terasa lebih nyaman dibanding jok full kulit.
Kursi pengemudi juga telah dilengkapi pengaturan ketinggian sehingga memudahkan pengemudi menemukan posisi berkendara yang ideal.
Presenter bahkan menilai tidak banyak komponen interior yang perlu dimodifikasi.
Jika ingin memberikan sentuhan tambahan, ia menyarankan mengganti warna plafon menjadi hitam agar nuansa sporty semakin terasa.
ADAS dan HUD Jadi Nilai Tambah
Suzuki Fronx SGX juga disebut memiliki fitur yang paling lengkap di antara seluruh varian Fronx.
Mobil ini telah dibekali teknologi Advanced Driver Assistance System (ADAS) yang menurut presenter menjadi satu-satunya fitur tersebut pada lini mobil Suzuki di Indonesia.
Baca Juga: Ternyata Mercedes-Benz C200 Memiliki Kesamaan dengan Suzuki Fronx ,Ini Faktanya!
Selain ADAS, tersedia pula paddle shift, lampu otomatis, steering switch, kamera 360 derajat, automatic idle stop, hingga head-up display (HUD). Menurut presenter, HUD memberikan informasi tambahan yang membantu pengemudi sekaligus menghadirkan kesan modern pada kendaraan.
Sistem hiburan juga telah mendukung Apple CarPlay dan Android Auto. Fitur tersebut dipadukan dengan AC digital otomatis serta wireless charging yang membuat penggunaan mobil sehari-hari menjadi lebih praktis.
Meski tampil sebagai crossover kompak, kabin Suzuki Fronx tetap mampu menampung lima penumpang dewasa dengan ruang bagasi yang dinilai cukup besar.
Modifikasi Sederhana Dinilai Sudah Cukup
Di akhir pembahasan, presenter menyimpulkan Suzuki Fronx sebenarnya sudah memiliki desain yang menarik sejak keluar dari pabrik. Karena itu, modifikasi tidak harus dilakukan secara ekstrem.
Menurutnya, perubahan warna bodi dengan kualitas pengecatan standar pabrikan sudah mampu menghadirkan tampilan yang jauh berbeda dibanding model standar. Kombinasi warna Red Candy dan aksen hitam membuat karakter crossover Suzuki Fronx terlihat lebih agresif sekaligus tetap elegan.
Bagi pemilik yang menginginkan sentuhan personal tanpa mengubah identitas kendaraan, konsep modifikasi tersebut dinilai dapat menjadi salah satu referensi.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al AkhbariSumber : InfoMotif