TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - Samsung Galaxy Z Fold 8 menjadi sorotan dalam ajang Samsung Unpacked yang digelar di Jakarta. Pada peluncuran kali ini, Samsung tidak hanya menghadirkan pembaruan pada lini ponsel lipatnya, tetapi juga memperkenalkan sistem penamaan baru serta satu model foldable yang melengkapi keluarga Galaxy Z.
Samsung kini memiliki tiga perangkat foldable, yakni Galaxy Z Flip 8, Galaxy Z Fold 8, dan Galaxy Z Fold 8 Ultra. Perubahan tersebut disebut sebagai bagian dari penyegaran lini produk setelah sebelumnya hanya terdapat dua model, yakni Fold dan Flip.
Perubahan nama ini dilakukan karena hadirnya perangkat baru yang memiliki ukuran berada di antara Galaxy Z Flip dan Galaxy Z Fold Ultra.
Samsung Ubah Sistem Penamaan Foldable
Dalam penjelasan pada video, disebutkan bahwa Galaxy Z Flip 8 tetap mempertahankan namanya.
Sementara perangkat foldable dengan ukuran baru kini menggunakan nama Galaxy Z Fold 8. Adapun model Fold yang sebelumnya dikenal masyarakat berganti nama menjadi Galaxy Z Fold 8 Ultra sebagai varian dengan spesifikasi tertinggi.
Perubahan tersebut membuat lini foldable Samsung kini terdiri atas tiga pilihan dengan karakteristik ukuran layar dan penggunaan yang berbeda.
Galaxy Z Flip 8 Fokus pada Peningkatan Performa
Samsung Galaxy Z Flip 8 disebut memperoleh peningkatan terbesar pada sektor chipset.
Perangkat ini menggunakan prosesor Exynos 2600 berbasis fabrikasi 2 nanometer yang menggantikan Exynos 2500 dengan fabrikasi 3 nanometer pada generasi sebelumnya.
Samsung mengklaim performanya meningkat hingga 37 persen sekaligus menawarkan efisiensi daya yang lebih baik sehingga diharapkan mampu menghasilkan suhu kerja lebih rendah dan konsumsi baterai lebih hemat.
Di luar peningkatan prosesor tersebut, sebagian besar spesifikasi Galaxy Z Flip 8 masih mempertahankan konfigurasi generasi sebelumnya.
Kapasitas baterai tetap 4.300 mAh.
Kecepatan pengisian daya juga masih berada di angka 25 watt.
Konfigurasi kamera tetap terdiri atas dua kamera dengan spesifikasi yang sama.
Begitu pula pilihan RAM, penyimpanan, serta ukuran layar tidak mengalami perubahan.
Samsung hanya membuat bodinya lebih ringan sekitar 8 gram dan lebih tipis sekitar 0,5 milimeter dibanding model sebelumnya.
Baca Juga: Anime Winter 2026 Makin Panas, Jujutsu Kaisen Season 3 hingga Frieren Season 2 Dominasi Perbincangan
Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Perubahan Besar
Pembaruan paling besar menurut pemaparan dalam video justru hadir pada Galaxy Z Fold 8 Ultra.
Perangkat ini akhirnya menggunakan teknologi baterai silicon carbon yang sebelumnya belum diterapkan Samsung pada lini foldable.
Teknologi tersebut memungkinkan kapasitas baterai meningkat menjadi 5.000 mAh dari sebelumnya 4.400 mAh tanpa membuat bodi perangkat menjadi lebih tebal.
Selain itu, kemampuan pengisian cepat juga meningkat dari 25 watt menjadi 45 watt.
Penggunaan baterai silicon carbon menjadi salah satu sorotan utama karena selama ini Samsung dinilai belum mengadopsi teknologi tersebut.
Dalam video disebutkan bahwa kehadiran teknologi tersebut sekaligus menunjukkan Samsung telah menganggap baterai silicon carbon cukup aman untuk digunakan pada produk-produknya.
Tidak hanya Galaxy Z Fold 8 Ultra, teknologi baterai tersebut juga digunakan pada Galaxy Z Fold 8 dan Galaxy Z Flip 8.
Kamera dan Chipset Fold 8 Ultra Ikut Ditingkatkan
Selain sektor baterai, Galaxy Z Fold 8 Ultra juga memperoleh peningkatan pada kamera ultrawide.
Resolusinya naik dari 12 megapiksel menjadi 50 megapiksel.
Sementara kamera utama tetap menggunakan sensor 200 megapiksel.
Kamera telefoto juga masih mengusung resolusi 10 megapiksel lengkap dengan Optical Image Stabilization (OIS) serta kemampuan optical zoom tiga kali.
Pada sektor performa, Samsung membekali perangkat tersebut dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy yang disebut memiliki efisiensi daya lebih baik.
Bobot perangkat juga berada di angka sekitar 215 gram sehingga tetap tergolong ringan untuk ukuran ponsel lipat.
Galaxy Z Fold 8 Jadi Anggota Baru
Samsung juga memperkenalkan Galaxy Z Fold 8 sebagai model baru yang berada di antara Flip dan Fold Ultra.
Perangkat ini mengusung desain lebih lebar dibanding Fold Ultra, tetapi lebih pendek sehingga memiliki karakter berbeda dari dua model lainnya.
Layar luarnya berukuran 5,5 inci dengan rasio 16:10.
Saat dibuka, ukuran layarnya menjadi 7,6 inci dengan rasio 4:3 sehingga memberikan pengalaman yang berbeda dibanding Flip maupun Fold Ultra.
Dalam video dijelaskan bahwa rasio tersebut dinilai lebih nyaman digunakan untuk membaca dokumen, majalah digital, hingga menonton video.
Bentuknya juga disebut menyerupai tablet kecil yang dapat dilipat sehingga memiliki karakter penggunaan tersendiri.
Galaxy Z Fold 8 diposisikan sebagai perangkat hybrid yang berada di tengah antara Flip dan Fold Ultra.
Spesifikasi Galaxy Z Fold 8
Galaxy Z Fold 8 dibekali dua kamera belakang yang terdiri atas kamera utama dan ultrawide.
Keduanya memiliki resolusi 50 megapiksel.
Pada sektor dapur pacu, Samsung langsung menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy, sama seperti Fold 8 Ultra.
Sementara kapasitas baterainya berada di angka 4.800 mAh sehingga berada di antara Flip 8 dan Fold 8 Ultra.
Samsung Siapkan Beragam Promo
Dalam pemaparannya, disebutkan bahwa Samsung menyediakan berbagai pilihan kapasitas penyimpanan untuk ketiga perangkat tersebut.
Perbedaan harga antarvarian dipengaruhi kapasitas memori dan RAM.
Samsung juga menawarkan sejumlah promo berupa upgrade memori, bonus hingga Rp9 juta, cicilan, perlindungan layar, AI Pro, priority lane, layanan pickup delivery, hingga layanan contact center selama 24 jam.
Informasi lengkap mengenai harga dan promo disebut tersedia melalui situs resmi Samsung.
Tiga Foldable Samsung Kini Hadir Bersamaan
Peluncuran kali ini menandai perubahan besar pada lini ponsel lipat Samsung.
Jika sebelumnya hanya memiliki dua model, kini Samsung menghadirkan tiga pilihan sekaligus, yaitu Galaxy Z Flip 8, Galaxy Z Fold 8, dan Galaxy Z Fold 8 Ultra.
Dalam video tersebut, perhatian terbesar diberikan kepada Galaxy Z Fold 8 Ultra, terutama karena peningkatan kapasitas baterai, adopsi teknologi silicon carbon, serta peningkatan kemampuan pengisian daya yang dinilai menjadi salah satu perubahan paling signifikan dibanding generasi sebelumnya.
Baca Juga: 10 Anime Terlucu Versi Fenime, Dari Asobi Asobase hingga Saiki Kusuo yang Wajib Ditonton
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : pinterest