TRENGGALEKNJENGGELK,JAWAPOS.COM – Mitsubishi XForce Hybrid resmi hadir sebagai penantang baru di segmen SUV kompak yang semakin kompetitif. Mengusung teknologi hybrid (HEV), model terbaru ini menawarkan peningkatan signifikan dibandingkan XForce Ultimate sebelumnya, mulai dari performa mesin, efisiensi bahan bakar, hingga fitur kenyamanan dan keselamatan.
Kehadiran Mitsubishi XForce Hybrid menjadi jawaban atas kebutuhan konsumen yang menginginkan SUV modern dengan konsumsi BBM lebih hemat tanpa mengorbankan performa. Tak hanya mendapat dapur pacu baru, mobil ini juga memperoleh sejumlah penyegaran pada sektor eksterior, interior, hingga karakter berkendara.
Berdasarkan hasil pengujian singkat di lintasan Bridgestone Proving Ground, XForce Hybrid memperlihatkan peningkatan torsi di putaran bawah berkat bantuan motor listrik. Hal tersebut membuat akselerasi terasa lebih responsif dibandingkan versi bermesin bensin.
Mesin Hybrid Jadi Pembeda Utama
Perubahan terbesar terdapat pada sektor mesin. Kini Mitsubishi XForce Hybrid menggunakan mesin 1.590 cc berkode 4A92 yang menghasilkan tenaga 105 hp dengan torsi 134 Nm.
Mesin tersebut dipadukan motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga hingga 114 hp dan torsi mencapai 255 Nm. Kombinasi tersebut membuat dorongan tenaga pada putaran rendah terasa jauh lebih kuat dibandingkan model sebelumnya.
Karakter hybrid juga membuat mobil mampu melaju menggunakan EV Mode pada kecepatan rendah. Saat mode ini aktif, mesin bensin tidak bekerja sehingga kabin terasa sangat senyap.
Selain memberikan kenyamanan lebih baik, sistem hybrid juga diklaim membantu meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar.
Tampilan Eksterior Lebih Modern
Secara desain, Mitsubishi tetap mempertahankan karakter Dynamic Shield khas XForce. Namun terdapat sejumlah penyegaran yang membuat tampilannya semakin modern.
Grille depan kini mendapat aksen tambahan sehingga terlihat lebih berkarakter. Lampu utama sudah menggunakan full LED projector, sementara desain pelek berubah total dengan model tiga palang besar berbahan alloy.
Logo Hybrid EV berukuran besar ditempatkan di sisi bodi sebagai identitas varian elektrifikasi. Pada bagian belakang, lampu menggunakan desain clear smoke yang memberikan kesan lebih futuristis, terutama saat dipadukan dengan warna bodi silver.
Sementara untuk varian Premium Package, Mitsubishi menghadirkan pilihan warna two tone sebagai standar.
Interior Mewah dengan Panoramic Roof
Masuk ke kabin, perubahan paling mencolok adalah hadirnya panoramic roof elektrik berukuran besar yang membentang hingga baris kedua.
Dashboard kini menggunakan material kulit sehingga tampil lebih premium dibandingkan desain sebelumnya yang memakai aksen denim.
Varian hybrid juga memperoleh tuas transmisi baru serta fitur Diamond Sense yang menjadi perlengkapan standar bersama sejumlah teknologi keselamatan modern.
Ada satu konsekuensi dari penggunaan sistem hybrid. Bagasi tidak lagi menyediakan ban serep karena ruang tersebut digunakan untuk penempatan aki dan komponen pendukung sistem elektrifikasi.
Meski demikian, kapasitas bagasi tetap tergolong luas dan masih mampu membawa perlengkapan aktivitas harian maupun olahraga.
Pengalaman Berkendara Lebih Halus
Saat diuji di berbagai kondisi lintasan, mulai dari bumper road, slalom hingga akselerasi lurus, Mitsubishi XForce Hybrid menunjukkan karakter yang lebih matang.
Suspensi telah mengalami penyetelan ulang sehingga rebound terasa lebih lembut dibandingkan XForce Ultimate generasi sebelumnya. Hasilnya, kenyamanan meningkat saat melewati jalan bergelombang tanpa menghilangkan kestabilan kendaraan.
Pada pengujian slalom, SUV ini tetap mudah dikendalikan meski memiliki dimensi bodi yang cukup besar. Respons kemudi tetap presisi sehingga mobil terasa lincah ketika berpindah arah.
Motor listrik juga memberikan tambahan tenaga instan ketika pengemudi melakukan akselerasi dari kecepatan rendah.
Baca Juga: Berbagai Manfaat Cuka Nanas untuk Kesehatan: Ampuh Menjaga Imun, Pencernaan, dan Berat Badan!
Tiga Mode Berkendara Tambahan
Selain mode berkendara reguler, Mitsubishi XForce Hybrid dibekali tiga mode khusus sistem elektrifikasi.
EV Mode memungkinkan kendaraan melaju hanya menggunakan tenaga listrik pada kondisi tertentu.
Charge Mode berfungsi memaksimalkan proses pengisian baterai, terutama saat deselerasi. Bahkan ketika transmisi dipindahkan ke posisi B, tingkat regenerasi energi dapat meningkat hingga maksimal.
Sementara Tarmac Mode memberikan respons akselerasi yang lebih agresif sehingga performa kendaraan terasa semakin bertenaga ketika digunakan di jalan aspal.
Konsumsi BBM Masih Akan Diuji Lebih Lanjut
Dalam pengujian awal sejauh 119,6 kilometer dari Jakarta menuju Bridgestone Proving Ground, konsumsi bahan bakar yang tercatat mencapai sekitar 16,1 km per liter.
Namun angka tersebut belum menjadi acuan resmi karena kendaraan digunakan dalam berbagai simulasi, termasuk akselerasi tinggi, slalom, serta pengujian lintasan khusus tanpa mematikan mesin.
Pengujian konsumsi bahan bakar metode full to full di jalan raya masih akan dilakukan untuk mengetahui efisiensi sebenarnya dalam penggunaan harian.
Secara keseluruhan, Mitsubishi berhasil memperbaiki kelemahan XForce sebelumnya, terutama pada torsi bawah yang kini jauh lebih responsif berkat motor listrik. Dengan tambahan fitur modern, kenyamanan kabin yang meningkat, serta karakter berkendara yang tetap stabil, XForce Hybrid berpotensi menjadi salah satu pilihan menarik di pasar SUV hybrid Indonesia.
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : pinterest