Penjualan Mobil Listrik Terlaris Semester I 2026: Jaecoo J5 EV Salip BYD Atto 3, Pasar EV Makin Berubah

Fadhilah Salsa Bella • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 18:19 WIB
Penjualan mobil listrik terlaris semester I 2026 dipimpin Jaecoo J5 EV yang menggeser BYD Atto 3. Simak daftar lengkap 15 besar dan perubahan peta pasar EV Indonesia (Pinterest).
Penjualan mobil listrik terlaris semester I 2026 dipimpin Jaecoo J5 EV yang menggeser BYD Atto 3. Simak daftar lengkap 15 besar dan perubahan peta pasar EV Indonesia (Pinterest).

TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM – Penjualan mobil listrik terlaris semester I 2026 menunjukkan perubahan besar di pasar otomotif Indonesia. Berdasarkan data wholesale Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) periode Januari–Juni 2026, sejumlah model baru langsung menembus daftar 15 besar, sementara beberapa nama lama harus tersingkir dari persaingan.

Data penjualan mobil listrik tersebut juga memperlihatkan persaingan kendaraan listrik berbasis baterai (Battery Electric Vehicle/BEV) yang semakin ketat. Pergeseran posisi terjadi hampir di seluruh peringkat, menandakan preferensi konsumen terus berubah seiring hadirnya model-model baru dengan harga dan fitur yang lebih kompetitif.

Yang paling mencuri perhatian adalah keberhasilan Jaecoo J5 EV merebut posisi puncak penjualan. Model compact SUV itu berhasil menggeser dominasi BYD Atto 3 yang sebelumnya menjadi pemimpin pasar pada akhir 2025.

Baca Juga: Penyebab Jerawat Susah Hilang dan Cara Mengobatinya Menurut Dokter, Hindari Makanan Ini Biar Muka Mulus!

Jaecoo J5 EV Jadi Juara Baru

Jaecoo J5 EV membukukan penjualan wholesale sebanyak 16.990 unit selama semester pertama 2026. Mobil ini dipasarkan pada kisaran harga Rp249 juta hingga Rp299 juta.

Meski baru mulai didistribusikan pada November 2025, model tersebut langsung melesat setelah menjalani enam bulan penuh penjualan. Pencapaian ini menjadi salah satu kejutan terbesar di pasar kendaraan listrik nasional.

Sementara itu, BYD Atto 3 harus puas berada di posisi kedua dengan total 10.116 unit. Mobil hatchback tersebut turun satu peringkat dibandingkan akhir tahun lalu meski penjualannya masih tergolong tinggi.

Posisi ketiga ditempati Geely X2 yang mengumpulkan 6.582 unit. Sebagai model yang mulai dipasarkan pada Januari 2026, performa Geely X2 dinilai cukup impresif karena langsung mampu bersaing dengan merek-merek yang lebih dulu hadir.

BYD dan Wuling Masih Mendominasi

Di luar tiga besar, persaingan juga berlangsung sengit. BYD M6 berada di posisi keempat dengan 5.844 unit, disusul BYD Sealion 7 di posisi kelima dengan 4.156 unit.

Pabrikan Wuling juga masih menunjukkan eksistensinya melalui beberapa model berbeda. Wuling Darion EV menempati posisi keenam dengan 3.071 unit, sementara Denza D9 berada di urutan ketujuh dengan 2.823 unit.

Geely X5 berada di posisi kedelapan dengan 1.587 unit, diikuti Aion V sebanyak 1.578 unit, serta Wuling Xing yang mencatat 1.520 unit dan melengkapi posisi 10 besar.

Pada peringkat berikutnya terdapat Aion UT (1.476 unit), VinFast VF3 (1.355 unit), Chery C6 (1.335 unit), MG S5 EV (1.198 unit), dan Wuling Air EV dengan 908 unit.

Baca Juga: Penyebab Jerawat Batu dan Cara Mengatasinya Menurut Dokter, Waspada Jika Sering Muncul di Wajah!

Banyak Pendatang Baru Langsung Masuk 15 Besar

Fenomena menarik pada semester pertama 2026 adalah munculnya banyak model baru yang langsung memperoleh respons positif dari pasar.

Beberapa di antaranya adalah Jaecoo J5 EV, Geely X2, MG S5 EV, Wuling Xing, Wuling Darion EV, hingga Aion UT. Kehadiran mereka membuat persaingan semakin dinamis dan mengubah peta kekuatan pasar mobil listrik Indonesia.

Sebaliknya, enam model yang sebelumnya masuk daftar 15 besar harus keluar dari klasemen. Model tersebut meliputi Hyptec HT, BYD Atto 2, Wuling Cloud EV, VinFast VF5, Wuling Binguo, dan VinFast E34.

Pergantian hampir separuh daftar tersebut menunjukkan bahwa pasar kendaraan listrik nasional masih berada dalam fase pertumbuhan dengan tingkat kompetisi yang sangat tinggi.

Persaingan EV Mulai Mengganggu Mobil Konvensional

Perkembangan penjualan mobil listrik juga mulai memberikan tekanan terhadap segmen kendaraan berbahan bakar konvensional.

Di kelas compact SUV, semakin banyak pilihan mobil listrik yang hadir dengan harga kompetitif. Kondisi ini dinilai mulai memengaruhi penjualan beberapa model bermesin bensin di kelas serupa.

Hal yang sama juga terlihat pada segmen city car dan hatchback. Kehadiran mobil listrik dengan harga semakin terjangkau membuat konsumen memiliki lebih banyak alternatif, sehingga persaingan dengan mobil konvensional menjadi semakin ketat.

Meski demikian, dinamika pasar EV masih tergolong fluktuatif. Banyak model baru mampu langsung menembus papan atas, tetapi tidak sedikit pula yang dalam waktu singkat harus keluar dari daftar mobil listrik terlaris.

Data semester pertama 2026 memperlihatkan bahwa persaingan kendaraan listrik di Indonesia belum sepenuhnya stabil. Dengan semakin banyak produsen menghadirkan model baru, perubahan peringkat penjualan diperkirakan masih akan terus terjadi hingga akhir tahun.

Baca Juga: Cara Mengukur Ukuran Cincin Pakai HP Tanpa Pita, Cukup Pakai Aplikasi Ini Langsung Pas di Jari!

Editor : Fadhilah Salsa Bella
Sumber : pinterest
Penjualan mobil listrik terlaris 2026 mobil listrik indonesia jaecoo j5 ev gaikindo BYD Atto 3