TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM – Suzuki Fronx SGX kembali mencuri perhatian setelah seluruh fitur dan performanya diungkap lebih rinci. Crossover terbaru Suzuki ini tidak hanya menawarkan desain bergaya SUV coupe, tetapi juga dibekali teknologi keselamatan Advanced Driver Assistance System (ADAS) dengan 12 fungsi, mesin mild hybrid, hingga performa akselerasi yang kompetitif di kelasnya.
Kehadiran Suzuki Fronx SGX menjadi langkah baru Suzuki untuk bersaing di segmen compact SUV yang dihuni Toyota Raize, Daihatsu Rocky, hingga Honda WR-V. Mobil ini bahkan menjadi model Suzuki pertama di Indonesia yang mengusung paket Suzuki Safety Support dengan fitur ADAS paling lengkap.
Selain desain yang modern, Suzuki juga mengklaim Fronx menawarkan kenyamanan berkendara, efisiensi bahan bakar, serta teknologi keselamatan yang biasanya hanya ditemukan pada mobil dengan harga lebih tinggi.
Baca Juga: ChatGPT Kini Tolak Permintaan Meniru Gaya Penulis Terkenal, Ini Alasan OpenAI
Interior Modern dengan Fitur Lengkap
Masuk ke kabin, Suzuki Fronx mengusung desain interior yang selaras dengan tampilan eksteriornya. Dashboard dibuat dengan aksen tiga dimensi, dipadukan material soft touch pada beberapa bagian sehingga memberikan kesan lebih premium.
Varian tertinggi menggunakan kombinasi jok berbahan synthetic leather dan kain, sedangkan varian di bawahnya memakai material fabric. Pengaturan AC sudah menggunakan sistem digital, sementara setir dapat diatur tilt dan telescopic sehingga memudahkan pengemudi mendapatkan posisi berkendara yang ergonomis.
Fitur lain yang tersedia meliputi head-up display (HUD), wireless charger, paddle shift, auto start-stop engine, electronic stability control, serta enam airbag yang menjadi perlengkapan standar di seluruh varian.
ADAS 12 Fitur Jadi Nilai Jual Utama
Keunggulan terbesar Suzuki Fronx terletak pada paket Suzuki Safety Support yang menghadirkan 12 fitur ADAS.
Fitur tersebut meliputi Adaptive Cruise Control, Lane Keep Assist, Blind Spot Monitoring, Rear Cross Traffic Alert, Auto High Beam, hingga berbagai sistem bantuan berkendara lainnya.
Berbeda dengan sebagian kompetitor yang hanya mengandalkan kamera, sistem ADAS Fronx juga menggunakan sensor radar atau sonar untuk mengukur jarak kendaraan di depan. Kombinasi radar dan kamera membuat Adaptive Cruise Control bekerja lebih halus saat mengikuti kendaraan lain, termasuk ketika menghadapi kondisi lalu lintas yang padat.
Lane Keep Assist juga mampu menjaga kendaraan tetap berada di jalurnya dengan koreksi setir yang halus sehingga meningkatkan kenyamanan berkendara di jalan tol.
Baca Juga: Hari Baik Memulai Usaha Menurut Kejawen, Tak Selalu Harus Hitung Weton, Ini Penjelasannya
Kabin Lapang dan Bagasi Besar
Meski memiliki desain atap bergaya coupe, ruang kabin tetap terasa lega.
Pengemudi dengan tinggi badan sekitar 177 sentimeter masih memperoleh ruang kepala dan ruang kaki yang memadai. Penumpang belakang juga dimanjakan dengan dua ventilasi AC, port USB-A dan USB-C, serta ruang kaki yang cukup luas.
Bagasi memiliki kapasitas sekitar 308 liter dan masih menyediakan ban serep berukuran penuh di bawah lantai bagasi. Kapasitas tersebut dinilai cukup untuk kebutuhan harian maupun perjalanan keluarga.
Dua Pilihan Mesin 1.500 cc
Suzuki Fronx dipasarkan dengan dua pilihan mesin bensin 1.500 cc empat silinder.
Varian GL menggunakan mesin K15B yang menghasilkan tenaga 104,7 PS dan torsi 138 Nm. Mesin ini tersedia dengan pilihan transmisi manual lima percepatan maupun otomatis empat percepatan.
Sementara varian GX dan SGX mengandalkan mesin K15C yang dipadukan teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS). Meski tenaga turun menjadi sekitar 100,6 PS dengan torsi 135 Nm, mesin ini lebih difokuskan untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar.
Transmisi otomatis enam percepatan juga menjadi nilai tambah karena menawarkan perpindahan gigi yang lebih halus dibandingkan transmisi otomatis empat percepatan pada varian GL.
Baca Juga: Hari Baik Buka Usaha Menurut Primbon Jawa, Senin Jadi Pilihan Terbaik, Sabtu Justru Paling Dihindari
Performa dan Handling Positif
Pengujian menunjukkan varian GL manual mampu berakselerasi dari 0-100 km/jam dalam waktu sekitar 11,1 detik, sementara varian GX manual bermesin mild hybrid mencatat waktu sekitar 12,1 detik.
Meski varian hybrid sedikit lebih lambat, karakter berkendaranya tetap terasa nyaman dan halus untuk penggunaan sehari-hari.
Suspensi mampu meredam guncangan dengan baik berkat travel yang panjang, sementara handling tetap stabil saat bermanuver maupun melaju di kecepatan tinggi. Radius putar sekitar 4,8 meter juga membuat Fronx mudah dikendalikan di jalan perkotaan.
Secara keseluruhan, Suzuki Fronx dinilai menawarkan paket yang lengkap di kelas compact SUV. Kombinasi desain modern, fitur ADAS yang sangat lengkap, kenyamanan kabin, serta pilihan mesin yang mengutamakan efisiensi menjadi modal kuat bagi Fronx untuk bersaing dengan para rivalnya di pasar otomotif Indonesia.
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : pinterest