TRENGGALEK – Mobil hatchback bekas Rp100 jutaan masih menjadi pilihan menarik bagi masyarakat yang membutuhkan kendaraan harian dengan dimensi kompak, mudah dikendarai di jalan perkotaan, sekaligus menawarkan kenyamanan dan fitur yang lebih lengkap dibanding banyak mobil di kelas LCGC.
Seiring meningkatnya harga mobil baru, mobil hatchback bekas Rp100 jutaan menjadi alternatif yang semakin diminati. Di kisaran harga tersebut, konsumen sudah bisa mendapatkan kendaraan dengan mesin bertenaga, transmisi otomatis konvensional yang mudah dirawat, hingga fitur keselamatan yang cukup lengkap.
Bagi pemburu mobil hatchback bekas Rp100 jutaan, terdapat empat model yang dinilai masih sangat layak dipertimbangkan. Mulai dari Suzuki Swift generasi kedua hingga Kia Rio, masing-masing memiliki karakter berbeda yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.
Baca Juga: Mobil Listrik Rp100 Jutaan Makin Diminati, Ini 3 Pilihan EV Murah dengan Fitur Kompetitif
Suzuki Swift Generasi Kedua Tawarkan Kenyamanan dan Perawatan Mudah
Suzuki Swift generasi kedua yang diproduksi pada 2012 hingga 2017 menjadi salah satu hatchback yang banyak direkomendasikan. Mobil ini menggunakan mesin K14B 1.400 cc yang juga dipakai Suzuki Ertiga sehingga ketersediaan suku cadangnya cukup melimpah.
Mesin tersebut menghasilkan tenaga sekitar 94 PS dengan torsi 130 Nm. Pilihan transmisinya terdiri dari manual lima percepatan dan otomatis konvensional empat percepatan yang dikenal lebih sederhana dibanding CVT.
Keunggulan Swift generasi kedua terletak pada kenyamanan kabin yang baik, suspensi yang nyaman, serta fitur modern seperti keyless entry, push start-stop button, AC digital auto climate control, hingga rem cakram depan dan belakang.
Meski demikian, mobil ini memiliki bagasi yang tidak terlalu besar dan head unit bawaan yang sudah terasa ketinggalan zaman sehingga banyak pemilik memilih melakukan upgrade. Harga bekasnya saat ini berada di kisaran Rp100 juta hingga Rp130 jutaan.
Daihatsu Sirion Generasi Ketiga Punya Kabin Paling Lapang
Bagi pengguna yang mengutamakan ruang kabin, Daihatsu Sirion generasi ketiga menjadi salah satu pilihan terbaik. Mobil yang diproduksi sejak 2018 ini menggunakan mesin 1NR-VE 1.300 cc yang juga digunakan pada Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia.
Mesin tersebut menghasilkan tenaga sekitar 95 PS dengan torsi 120 Nm. Untuk model sebelum facelift tersedia pilihan transmisi manual maupun otomatis konvensional, sedangkan versi facelift menggunakan transmisi CVT.
Sirion menawarkan berbagai fitur modern seperti Apple CarPlay, AC digital, keyless entry, air purifier, hingga kursi baris kedua yang lega dengan konfigurasi lipat rata lantai. Konsumsi bahan bakarnya juga cukup efisien dengan klaim mampu mencapai sekitar 27 km per liter saat eco driving.
Kekurangannya lebih banyak berada pada harga suku cadang yang sedikit lebih mahal karena berstatus CBU serta popularitasnya yang belum setinggi produk Daihatsu rakitan lokal. Harga bekasnya kini berkisar Rp120 juta hingga Rp140 jutaan untuk versi pra-facelift.
Mazda2 Skyactiv Andalkan Desain Premium dan Fitur Lengkap
Mazda2 Skyactiv pra-facelift menjadi pilihan bagi pengemudi yang mengutamakan sensasi berkendara. Hatchback ini memakai mesin Skyactiv-G 1.500 cc yang mampu menghasilkan tenaga sekitar 115 PS dan torsi 148 Nm.
Mobil ini hanya tersedia dengan transmisi otomatis enam percepatan yang juga memiliki mode manual. Selain performanya responsif, Mazda2 terkenal memiliki efisiensi bahan bakar yang baik tanpa mengorbankan tenaga.
Fitur keselamatannya tergolong lengkap, mulai dari ABS, EBD, Brake Assist, Dynamic Stability Control, Traction Control, Hill Launch Assist hingga berbagai fitur i-Activsense pada tipe GT.
Meski demikian, ruang kabin belakang dan bagasi tergolong sempit. Biaya penggantian beberapa komponen juga relatif lebih tinggi dibanding hatchback Jepang lainnya. Harga bekasnya saat ini berada di kisaran Rp140 juta hingga Rp150 jutaan.
Kia Rio Jadi Alternatif Menarik Selain Jazz dan Yaris
Pilihan terakhir adalah Kia Rio produksi 2011 hingga 2017. Hatchback asal Korea Selatan ini menggunakan mesin Gamma 1.400 cc Dual CVVT dengan tenaga 107 PS dan torsi 135 Nm.
Kia Rio menawarkan desain eksterior dan interior yang masih modern, kualitas material kabin yang baik, suspensi nyaman, serta handling yang tetap stabil. Kekedapan kabinnya juga menjadi salah satu nilai lebih dibanding beberapa rival di kelasnya.
Baca Juga: lelang Suzuki Karimun Blind Van Bekas Mulai Rp40 Jutaan: Solusi Hemat Mobil Operasional Usaha
Namun, calon pembeli perlu memeriksa kondisi ECU, khususnya pada varian otomatis yang dikenal memiliki potensi masalah akibat korosi maupun kerusakan komponen elektronik. Konsumsi bahan bakarnya juga tidak sehemat beberapa kompetitor, dengan rata-rata sekitar 10 hingga 11 km per liter di dalam kota.
Untuk harga, Kia Rio keluaran awal kini dipasarkan mulai sekitar Rp80 juta hingga Rp100 jutaan. Sementara tipe Platinum keluaran terakhir masih berada di kisaran Rp130 juta hingga Rp150 jutaan.
Keempat hatchback tersebut menawarkan karakter yang berbeda, mulai dari biaya perawatan yang ekonomis, kenyamanan kabin, hingga fitur premium. Sebelum membeli mobil bekas, calon konsumen tetap disarankan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi mesin, transmisi, sistem kelistrikan, dan riwayat servis agar kendaraan yang dipilih benar-benar siap digunakan dalam jangka panjang.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al AkhbariSumber : Wahyu Ekoo