TRENGGALEK - Pengalaman mengemudi Arafah Rianti menjadi sorotan menarik bagi para pengendara pemula, khususnya kaum hawa. Komika sekaligus konten kreator ini membagikan kisah perjuangannya saat pertama kali belajar mengendarai mobil ber-transmisi manual. Berbagai kejadian unik, mendebarkan, hingga menyebalkan pernah ia alami sebelum akhirnya mahir menguasai berbagai jenis kendaraan di jalan raya.
Cerita pengalaman mengemudi Arafah Rianti diungkapkan secara gamblang saat ia mendampingi Gofar Hilman di dalam kabin mobil Suzuki S-Presso. Pengalaman masa lalu tersebut menjadi pelajaran berharga mengenai pentingnya ketenangan dan kewaspadaan saat berada di balik kemudi.
Momen Panik di Tanjakan dan Nenek Kabur
Kisah paling menggelitik dari pengalaman mengemudi Arafah Rianti terjadi saat ia berusia 18 tahun. Kala itu, ia mengendarai mobil manual pertamanya melintasi kawasan tanjakan di wilayah Juanda, Depok. Dalam kondisi lalu lintas yang padat dan macet, mobil yang dikendarainya mendadak mati mesin dan bergerak mundur karena ia belum mahir memainkan kombinasi kopling serta rem tangan.
Kepanikan tak terhindarkan di dalam kabin. Sang adik yang duduk di sampingnya ikut panik, sementara neneknya yang berada di kursi belakang justru memilih keluar dan berjalan kaki karena takut. Kejadian tersebut menjadi momen tak terlupakan sekaligus pemicu bagi Arafah untuk terus melatih keterampilan mengemudinya hingga benar-benar mahir.
Pelajaran Penting Beli Mobil Bekas Murah
Selain pengalaman mengemudi Arafah Rianti di jalan raya, ia juga membagikan pengalaman pahit saat pertama kali membeli mobil bekas. Karena tergiur harga murah sebesar Rp 100 juta untuk sebuah mobil keluarga, Arafah langsung melakukan transfer dana tanpa memeriksa keabsahan dokumen kendaraan secara menyeluruh.
Belakangan diketahui bahwa BPKB mobil tersebut masih tersimpan di lembaga keuangan (diagunkan) oleh pemilik sebelumnya. Kasus ini akhirnya dapat diselesaikan setelah bantuan pihak hukum dan kepolisian. Arafah mengimbau masyarakat agar selalu memeriksa keaslian dan keberadaan BPKB serta STNK secara fisik sebelum melakukan transaksi jual beli kendaraan bekas.
Pentingnya Pemasangan Dashcam di Kendaraan
Belajar dari pengalaman mengemudi Arafah Rianti yang pernah terlibat insiden kecil dengan pengguna jalan lain, ia sangat menyarankan pemasangan dashcam pada kendaraan harian. Perangkat kamera perekam ini dinilai sangat vital sebagai bukti otentik apabila terjadi benturan atau perselisihan di jalan raya.
Kini, dengan jam terbang mengemudi yang makin tinggi, Arafah terbiasa membawa kendaraannya untuk berbagai aktivitas harian. Pengalamannya membuktikan bahwa setiap pengemudi pemula pasti melewati proses belajar yang penuh tantangan sebelum akhirnya menjadi pengendara yang percaya diri dan aman di jalan raya.
,
Editor : Dinar Ananda PutriSumber : You Tube